Schalke permalukan Arsenal di depan pendukungnya
Kamis, 25 Oktober 2012 - 04:16 WIB
Schalke permalukan Arsenal di depan pendukungnya
A
A
A
Sindonews.com - Pasukan Arsene Wenger harus mengakui kehebatan Schalke di depan pendukungnya, setelah dalam pertandingan ketiga Liga Champions Arsenal kalah 0-2. Kedua gol terswebut diciptakan oleh Klaas - Jan Huntelaar dan Ibrahim Afellay, Kamis (25/10/2012).
Sebenarnya sejak menit awal tim tuan rumah mengambil dominasi untuk melakukan serangan. Kesempatan pertama itu muncul ketika umpan silang Lukas Podolski di menit ke-10 tidak dimaksimalkan Gervinho dengan baik. Gervinho yang tidak menampilkan performa baik dalam pertandingan ini banyak membuang-buang peluang, salah satunya di menit ke-20 ketika dia berdiri bebas untuk melakukan tembakan, namun pemain timnas Pantai Gading ini terlalu lama mengambil keputusan tersebut. Akibatnya, bola itu dapat diamankan oleh pemain bertahan Schalke.
Klub asal Jerman ini sebernarnya bisa unggul terlebih dahulu pada menit ke-14 jika wasit menghadiahi penalti ketika Afellay dijatuhkan kiper Arsenal, Vito Mannone. Namun, justru pemain timnas Belanda ini mendapatkan kartu kuning karena dinilai diving. Akhirnya, babak pertama pun imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Aaron Ramsey hampir menciptakan gol jika tendangannya itu tidak menyamping dari gawang Schalke yang dijaga Lars Unnerstall. Schalke yang terus mendapatkan tekanan mengambil inisiatif untuk melakukan pergantian pemain. Marco Hoger ditarik keluar dan digantikan oleh Jermaine Jones. Pertandingan pun berjalan segit hingga 55 menit.
Namun, justru Schalke yang berhasil memecahkan kebutuannya lewat gol Huntelaar di menit ke-76 yang memaksimalkan umpan Affelay. Arsenal yang berusaha untuk menyamakan kedudukan malah kembali kebobolan empat menit sebelum pertandingan usai (86') ketika Affelay melepaskan tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Hingga pluit panjang dibunyikan yang menandai pertandingan usai, keunggulan dua gol Schalke tidak berubah hingga pertandingan usai.
Dengan kemenangan ini, Schalke berada di puncak klasemen Grup B Liga Champions.
Sebenarnya sejak menit awal tim tuan rumah mengambil dominasi untuk melakukan serangan. Kesempatan pertama itu muncul ketika umpan silang Lukas Podolski di menit ke-10 tidak dimaksimalkan Gervinho dengan baik. Gervinho yang tidak menampilkan performa baik dalam pertandingan ini banyak membuang-buang peluang, salah satunya di menit ke-20 ketika dia berdiri bebas untuk melakukan tembakan, namun pemain timnas Pantai Gading ini terlalu lama mengambil keputusan tersebut. Akibatnya, bola itu dapat diamankan oleh pemain bertahan Schalke.
Klub asal Jerman ini sebernarnya bisa unggul terlebih dahulu pada menit ke-14 jika wasit menghadiahi penalti ketika Afellay dijatuhkan kiper Arsenal, Vito Mannone. Namun, justru pemain timnas Belanda ini mendapatkan kartu kuning karena dinilai diving. Akhirnya, babak pertama pun imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Aaron Ramsey hampir menciptakan gol jika tendangannya itu tidak menyamping dari gawang Schalke yang dijaga Lars Unnerstall. Schalke yang terus mendapatkan tekanan mengambil inisiatif untuk melakukan pergantian pemain. Marco Hoger ditarik keluar dan digantikan oleh Jermaine Jones. Pertandingan pun berjalan segit hingga 55 menit.
Namun, justru Schalke yang berhasil memecahkan kebutuannya lewat gol Huntelaar di menit ke-76 yang memaksimalkan umpan Affelay. Arsenal yang berusaha untuk menyamakan kedudukan malah kembali kebobolan empat menit sebelum pertandingan usai (86') ketika Affelay melepaskan tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Hingga pluit panjang dibunyikan yang menandai pertandingan usai, keunggulan dua gol Schalke tidak berubah hingga pertandingan usai.
Dengan kemenangan ini, Schalke berada di puncak klasemen Grup B Liga Champions.
(aww)