Rodriguez yakin Li Na tembus tiga besar dunia
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 12:46 WIB
Rodriguez yakin Li Na tembus tiga besar dunia
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Li Na, Carlos Rodriguez yakin petenis berusia 30 tahun itu masih memiliki kesempatan untuk menjadi petenis terbaik dunia sebelum kejuaraan musim ini berakhir.
Kendati musim ini Li Na belum tampil maksimal di turnamen besar seperti Prancis Terbuka, AS Terbuka, China Terbuka, bahkan gagal di Roland Garros. Namun, Rodriguez yakin pencapaian besar itu akan datang dengan berjalannya waktu. Petenis China ini berhasil mencapai kesuksesan yang baik pada 2011 lalu ketika untuk pertama kalinya dia mengikuti grand slam di Australia Terbuka dan kemudian dia memenangkan gelar pertamanya di Roland Garros.
Menurutnya, kegagalan musim ini diakibatkan oleh banyaknya tekanan dari masyarakat China yang terlalu menempatkan dirinya terlalu besar untuk merebut sejumlah gelar. Li Na pernah mengatakan kepadanya bahwa dia masih ingin bermain tenis hingga dua atau tiga tahun ke depan.
Hal ini dilakukannya, karena Li Na ingin mencapai tiga besar petenis terbaik di dunia. "Saya pikir Li Na bisa memberikan kemampuannya 20 hingga 25 persen di setiap pertandingan. Ini setelah saya melihat di dalam latihan dimana dia selalu menunjukkan semangat yang luar biasa untuk bisa mencapai tiga besar petenis dunia sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun," kata Rodriguez seperti dilansir chinadaily.com.cn, Jumat (26/10/2012).
Saat ini Li Na yang sedang mengikuti kejuaraan WTA di Istanbul, akan menjalani laga hidup mati menghadapi Victoria Azarenka di grup merah.
Kendati musim ini Li Na belum tampil maksimal di turnamen besar seperti Prancis Terbuka, AS Terbuka, China Terbuka, bahkan gagal di Roland Garros. Namun, Rodriguez yakin pencapaian besar itu akan datang dengan berjalannya waktu. Petenis China ini berhasil mencapai kesuksesan yang baik pada 2011 lalu ketika untuk pertama kalinya dia mengikuti grand slam di Australia Terbuka dan kemudian dia memenangkan gelar pertamanya di Roland Garros.
Menurutnya, kegagalan musim ini diakibatkan oleh banyaknya tekanan dari masyarakat China yang terlalu menempatkan dirinya terlalu besar untuk merebut sejumlah gelar. Li Na pernah mengatakan kepadanya bahwa dia masih ingin bermain tenis hingga dua atau tiga tahun ke depan.
Hal ini dilakukannya, karena Li Na ingin mencapai tiga besar petenis terbaik di dunia. "Saya pikir Li Na bisa memberikan kemampuannya 20 hingga 25 persen di setiap pertandingan. Ini setelah saya melihat di dalam latihan dimana dia selalu menunjukkan semangat yang luar biasa untuk bisa mencapai tiga besar petenis dunia sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun," kata Rodriguez seperti dilansir chinadaily.com.cn, Jumat (26/10/2012).
Saat ini Li Na yang sedang mengikuti kejuaraan WTA di Istanbul, akan menjalani laga hidup mati menghadapi Victoria Azarenka di grup merah.
(wbs)