Pardew tak permasalahkan kartu merah Coloccini
Senin, 05 November 2012 - 06:50 WIB
Pardew tak permasalahkan kartu merah Coloccini
A
A
A
Sindonews.com - Kendati tayangan ulang memperlihatkan Coloccini hanya melakukan sedikit kontak saat melanggar Suarez, pelatih Newcastle United, Alan Pardew, menolak untuk mengkritik kepemimpinan wasit Anthony Taylor. Dalam pertandingan tersebut, Newcastle sukses menahan imbang Liverpool 1-1.
Pardew sempat bertanya kepada Taylor mengenai keputusan kartu merah itu setelah peluit akhir berbunyi. Namun, pelatih berusia 51 tahun itu mengaku masih bisa menerima keputusan tersebut. "Saya pikir mungkin dia (Taylor) terjebak dalam suasana pertandingan dan saya ingin bertanya padanya sebelum dia punya kesempatan untuk melihat tayangan ulang," katanya, seperti dikutip Soccerway, Senin (5/11).
"Dia bilang jika itu adalah pelanggaran serius. Moral wasit benar-benar rendah saat ini, karena kritik konstan dan isu-isu di sekitar mereka. Kami menerima keputusannya dan saya pikir dia memiliki hari yang baik. Saya tidak berpikir ada niat apapun tapi kami menerimanya."
Meskipun Liverpool mengendalikan sebagian besar permainan Newcastle hanya benar-benar tampak bermasalah ketika Suarez menguasai bola dan Pardew kecewa timnya tidak mencetak gol lagi di pertandingan itu. "Saya merasa kami tidak memiliki konsentrasi saat unggul 1-0. Kami lebih mencari aman dan saya ingin kami mendapat kemungkinan gol kedua," ucapnya.
"Mencetak gol bisa mengubah proses permainan di babak kedua. Suarez adalah pemain hebat dan terus membuat kami kelabakan. Jika kami bisa mematikan pergerakannya, kami bisa menang."
Pardew sempat bertanya kepada Taylor mengenai keputusan kartu merah itu setelah peluit akhir berbunyi. Namun, pelatih berusia 51 tahun itu mengaku masih bisa menerima keputusan tersebut. "Saya pikir mungkin dia (Taylor) terjebak dalam suasana pertandingan dan saya ingin bertanya padanya sebelum dia punya kesempatan untuk melihat tayangan ulang," katanya, seperti dikutip Soccerway, Senin (5/11).
"Dia bilang jika itu adalah pelanggaran serius. Moral wasit benar-benar rendah saat ini, karena kritik konstan dan isu-isu di sekitar mereka. Kami menerima keputusannya dan saya pikir dia memiliki hari yang baik. Saya tidak berpikir ada niat apapun tapi kami menerimanya."
Meskipun Liverpool mengendalikan sebagian besar permainan Newcastle hanya benar-benar tampak bermasalah ketika Suarez menguasai bola dan Pardew kecewa timnya tidak mencetak gol lagi di pertandingan itu. "Saya merasa kami tidak memiliki konsentrasi saat unggul 1-0. Kami lebih mencari aman dan saya ingin kami mendapat kemungkinan gol kedua," ucapnya.
"Mencetak gol bisa mengubah proses permainan di babak kedua. Suarez adalah pemain hebat dan terus membuat kami kelabakan. Jika kami bisa mematikan pergerakannya, kami bisa menang."
(nug)