Waduh, PSM tak punya bus tim
Rabu, 07 November 2012 - 21:40 WIB
Waduh, PSM tak punya bus tim
A
A
A
Sindonews.com - PSM Makassar sudah menjalani latihan resmi kurang lebih satu pekan. Namun, pemain masih datang sendiri-sendiri ke tempat latihan. Media Officer (MO) PSM, Andi Widya Syadzwina mengakui, sejak berakhirnya kompetisi musim lalu, sudah tidak ada lagi bus yang disediakan untuk mengantar pemain ke tempat latihan.
Menurutnya, pemain datang sendiri-sendiri ke tempat latihan dengan menggunakan kendaraan pribadi. ''Mereka datang sendiri-sendiri dengan kendaraannya,” sebutnya.
Dia menjelaskan, fasilitas lain yang hingga saat ini juga belum ada adalah mes untuk tempat tinggal pemain, termasuk kantor. ''Sampai sekarang belum ada mes,” kata Wina.
Soal kantor PSM, menurut dia sebelumnya sudah disiapkan di sekitar Tanjung Bunga. Namun hingga sekarang belum digunakan. ''Saya belum pernah ke kantor. Karena susunan manajemen juga belum jelas,” tuturnya.
Menurutnya, pengadaan bus pemain, kantor, termasuk mess sepenuhnya di tangan Ketua Umum PSM Sadikin Aksa. ''Ketua umum yang memutuskan,” jelasnya.
Salah seorang ofisial PSM yang enggan disebutkan namanya sempat mencak-mencak lantaran belum tersedianya angkutan yang representatif untuk pemain. ''Terpaksa kami gunakan angkutan umum untuk mengangkut barang-barang,” tuturnya.
Dia menjelaskan, sebaiknya bus tim disediakan agar perangkat pendukung latihan, mudah diatur dan tidak tercecer. ''Harapannya seperti itu supaya barang-barang tidak diangkut naik pete-pete (angkutan kota),” katanya.
Ketua Umum PSM Makassar Sadikin Aksa tidak memberikan jawaban tegas soal keterbatasan fasilitas tersebut. ''Saya sudah delegasikan ke masing-masing bagian untuk mengurusnya,” ucapnya.
Menurut dia, jika tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik maka dia akan mencari orang lain yang lebih mampu. ''Kalau dia tidak bisa kerja, nanti saya ganti,” pungkasnya.
Menurutnya, pemain datang sendiri-sendiri ke tempat latihan dengan menggunakan kendaraan pribadi. ''Mereka datang sendiri-sendiri dengan kendaraannya,” sebutnya.
Dia menjelaskan, fasilitas lain yang hingga saat ini juga belum ada adalah mes untuk tempat tinggal pemain, termasuk kantor. ''Sampai sekarang belum ada mes,” kata Wina.
Soal kantor PSM, menurut dia sebelumnya sudah disiapkan di sekitar Tanjung Bunga. Namun hingga sekarang belum digunakan. ''Saya belum pernah ke kantor. Karena susunan manajemen juga belum jelas,” tuturnya.
Menurutnya, pengadaan bus pemain, kantor, termasuk mess sepenuhnya di tangan Ketua Umum PSM Sadikin Aksa. ''Ketua umum yang memutuskan,” jelasnya.
Salah seorang ofisial PSM yang enggan disebutkan namanya sempat mencak-mencak lantaran belum tersedianya angkutan yang representatif untuk pemain. ''Terpaksa kami gunakan angkutan umum untuk mengangkut barang-barang,” tuturnya.
Dia menjelaskan, sebaiknya bus tim disediakan agar perangkat pendukung latihan, mudah diatur dan tidak tercecer. ''Harapannya seperti itu supaya barang-barang tidak diangkut naik pete-pete (angkutan kota),” katanya.
Ketua Umum PSM Makassar Sadikin Aksa tidak memberikan jawaban tegas soal keterbatasan fasilitas tersebut. ''Saya sudah delegasikan ke masing-masing bagian untuk mengurusnya,” ucapnya.
Menurut dia, jika tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik maka dia akan mencari orang lain yang lebih mampu. ''Kalau dia tidak bisa kerja, nanti saya ganti,” pungkasnya.
(aww)