Toni : Kesalahan besar bergabung Al-Nasr
Sabtu, 10 November 2012 - 05:10 WIB
Toni : Kesalahan besar bergabung Al-Nasr
A
A
A
Sindonews.com - Striker gaek Fiorentina Luca Toni mengungkapkan telah melakukan keputusan yang tidak populer yang sampai saat ini masih disesalkan. Mantan pemain Bayern Muenchen itu mengakui keputusan menuju salah satu klub profesional Liga Uni Emirat Arab, Al-Nasr adalah suatu kesalahan.
Toni yang berusia 34 tahun memilih meninggalkan Juventus untuk bergabung dengan Al-Nasr pada awal Januari 2012 ini. Itu disebabkan karena, jarang mendapat kesempatan bermain di bawah komando Antonio Conte kala itu. Tapi petualangan di Al-Nasr tidak bertahan lama. Pasalnya awal musim ini ia segera ditransfer kembali ke Italia untuk kembali ke mantan klubnya Fiorentina.
Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Toni bertutur kecewa dengan standar bermain di negara Timur Tengah. Mantan pemain timnas Italia itu menyarankan agar para pemain yang ingin mencoba peruntungan di Timur Tengah berpikir lebih matang.
"Jangan pergi ke Dubai. Saya suka bermain sepak bola dengan tensi tinggi dan saya tidak mendapatkan disana. Dubai negara yang bagus, tapi sepakbola belum cukup kompetitif,”kata Toni dikutip Corriere della Sera, Sabtu (10/11/2012)
"Saya ingin menjadi mencari tantangan di lapangan dan saya ingin bermain di tingkat tinggi di liga yang kompetitif,”terangnya.
Diakuinya standar sepakbola Serie A kini memang mengalami penurunan kualitas. Menurutnya kompetisi Italia harus memberikan sesuatu hal baru kepada para penggemar.
“Standar sepakbola telah memburuk turun dalam kualitas. Pada musim panas tahun 2007, ketika saya pergi ke Jerman, liga Italia adalah lebih baik daripada yang Jerman," paparnya.
"Sekarang justru sebaliknya. Masalahnya adalah kualitas yang kami tawarkan kepada para penggemar. Tanpa stadion baru kami akan berjalan di tempat,”pungkasnya.
Toni yang berusia 34 tahun memilih meninggalkan Juventus untuk bergabung dengan Al-Nasr pada awal Januari 2012 ini. Itu disebabkan karena, jarang mendapat kesempatan bermain di bawah komando Antonio Conte kala itu. Tapi petualangan di Al-Nasr tidak bertahan lama. Pasalnya awal musim ini ia segera ditransfer kembali ke Italia untuk kembali ke mantan klubnya Fiorentina.
Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Toni bertutur kecewa dengan standar bermain di negara Timur Tengah. Mantan pemain timnas Italia itu menyarankan agar para pemain yang ingin mencoba peruntungan di Timur Tengah berpikir lebih matang.
"Jangan pergi ke Dubai. Saya suka bermain sepak bola dengan tensi tinggi dan saya tidak mendapatkan disana. Dubai negara yang bagus, tapi sepakbola belum cukup kompetitif,”kata Toni dikutip Corriere della Sera, Sabtu (10/11/2012)
"Saya ingin menjadi mencari tantangan di lapangan dan saya ingin bermain di tingkat tinggi di liga yang kompetitif,”terangnya.
Diakuinya standar sepakbola Serie A kini memang mengalami penurunan kualitas. Menurutnya kompetisi Italia harus memberikan sesuatu hal baru kepada para penggemar.
“Standar sepakbola telah memburuk turun dalam kualitas. Pada musim panas tahun 2007, ketika saya pergi ke Jerman, liga Italia adalah lebih baik daripada yang Jerman," paparnya.
"Sekarang justru sebaliknya. Masalahnya adalah kualitas yang kami tawarkan kepada para penggemar. Tanpa stadion baru kami akan berjalan di tempat,”pungkasnya.
(aww)