Dzeko dan Chicharito berebut status
Selasa, 13 November 2012 - 09:55 WIB
Dzeko dan Chicharito berebut status
A
A
A
Sindonews.com - Edin Dzeko dan Javier Hernandez bersaing memperebutkan status siapa pemain cadangan paling hebat di Liga Primer. Keduanya bermain efektif walau tidak masuk tim utama.
Sebanyak lima dari enam gol sudah Dzeko ciptakan di Liga Primer musim ini meski masuk di tengah pertandingan.Terakhir, dia membantu Manchester City (Man City) menaklukkan Tottenham Hotspur 2-1 di Etihad, Minggu (11/11). Saat itu, dia menggantikan Carlos Tevez pada menit ke-73. Dengan produktivitas tinggi dan minimnya waktu bermain,Dzeko pun menjadi salah satu pemain paling efektif di Liga Primer.
Dia mencetak gol setiap 64 menit.Total,Dzeko sudah mencetak 11 gol (total 22) sebagai pemain pelapis. Dia meninggalkan kelompok yang dihuni Teddy Sheringham,Julian Joachim,Dwight Yorke,Jimmy Floyd Hasselbaink,Louis Saha,dan Didier Drogba pada daftar top skor pemain pengganti sepanjang masa Liga Primer.Dzeko kini memiliki torehan serupa seperti Salomon Kalou.“Gol inilah pesan saya ke pelatih.
Saya berharap ke depannya nama saya dipertimbangkan pada posisi starter,” ujar Dzeko, dilansir Sky Sports. Namun,Dzeko sadar efektivitasnya ini dapat membuat cap supersub makin lekat. Dia terancam tetap sering dicadangkan.Sebab, persaingan lini depan The Citizens—julukan Man City— juga ketat.Dzeko mesti memperebutkan dua tempat melawan duo Argentina Tevez dan Sergio Aguero serta bomber badung Mario Balotelli.
Belum lagi kemungkinan perubahan taktik Nakhoda Man City Roberto Mancini yang bisa sewaktu-waktu memutuskan hanya menurunkan satu penyerang di sebuah pertandingan. Terbukti,Mancini tidak memastikan apakah Dzeko bakal jadi starter di partai selanjutnya versus Aston Villa,Sabtu (17/11).Dia cuma memuji kontribusinya yang berbuah kemenangan atas Tottenham. “Dzeko harus sadar akan perannya ini.
Dia perlu tahu cuma ada 11 tempat di tim inti,” ujar Asisten Pelatih Man City David Platt. Walaupun Mancini kerap mengabaikan,Arsitek Tottenham Andre Villas- Boas menilai kualitas Dzeko sebagai pelapis. Menurut dia, bomber asal Bosnia- Herzegovina tersebut punya kemampuan menghancurkan musuh untuk mengubah hasil pertandingan.
“Dzeko selalu menyelamatkan Man City.Dia sangat sering membantu mereka merebut kemenangan,” kata Villas-Boas. Chicharito,sapaan Hernandez,memiliki rasio produktivitas lebih baik ketimbang Dzeko.Striker Manchester United itu merobek gawang lawan setiap 50 menit.Tapi,Chicharito mesti mengakui keunggulan Dzeko menyangkut jumlah gol. Keseluruhan,Chicharito membukukan delapan (total 27) gol dari bangku cadangan,tiga di antaranya dibuat musim ini.
Penyerang asal Meksiko itu teranyar menciptakan dua gol di partai kontra Villa,Sabtu (10/11), meski baru bermain pada 45 menit terakhir laga. Tidak seperti Dzeko,peran besar Chicharito pada laga versus Villa sudah mengangkat namanya. Pelatih MU Sir Alex Ferguson berjanji memainkannya sejak menit pertama di pertandingan melawan Norwich City.Jika Ferguson memenuhi ikrarnya,ini adalah kedua kali Hernandez masuk tim utama MU di Liga Primer musim ini.
Sebanyak lima dari enam gol sudah Dzeko ciptakan di Liga Primer musim ini meski masuk di tengah pertandingan.Terakhir, dia membantu Manchester City (Man City) menaklukkan Tottenham Hotspur 2-1 di Etihad, Minggu (11/11). Saat itu, dia menggantikan Carlos Tevez pada menit ke-73. Dengan produktivitas tinggi dan minimnya waktu bermain,Dzeko pun menjadi salah satu pemain paling efektif di Liga Primer.
Dia mencetak gol setiap 64 menit.Total,Dzeko sudah mencetak 11 gol (total 22) sebagai pemain pelapis. Dia meninggalkan kelompok yang dihuni Teddy Sheringham,Julian Joachim,Dwight Yorke,Jimmy Floyd Hasselbaink,Louis Saha,dan Didier Drogba pada daftar top skor pemain pengganti sepanjang masa Liga Primer.Dzeko kini memiliki torehan serupa seperti Salomon Kalou.“Gol inilah pesan saya ke pelatih.
Saya berharap ke depannya nama saya dipertimbangkan pada posisi starter,” ujar Dzeko, dilansir Sky Sports. Namun,Dzeko sadar efektivitasnya ini dapat membuat cap supersub makin lekat. Dia terancam tetap sering dicadangkan.Sebab, persaingan lini depan The Citizens—julukan Man City— juga ketat.Dzeko mesti memperebutkan dua tempat melawan duo Argentina Tevez dan Sergio Aguero serta bomber badung Mario Balotelli.
Belum lagi kemungkinan perubahan taktik Nakhoda Man City Roberto Mancini yang bisa sewaktu-waktu memutuskan hanya menurunkan satu penyerang di sebuah pertandingan. Terbukti,Mancini tidak memastikan apakah Dzeko bakal jadi starter di partai selanjutnya versus Aston Villa,Sabtu (17/11).Dia cuma memuji kontribusinya yang berbuah kemenangan atas Tottenham. “Dzeko harus sadar akan perannya ini.
Dia perlu tahu cuma ada 11 tempat di tim inti,” ujar Asisten Pelatih Man City David Platt. Walaupun Mancini kerap mengabaikan,Arsitek Tottenham Andre Villas- Boas menilai kualitas Dzeko sebagai pelapis. Menurut dia, bomber asal Bosnia- Herzegovina tersebut punya kemampuan menghancurkan musuh untuk mengubah hasil pertandingan.
“Dzeko selalu menyelamatkan Man City.Dia sangat sering membantu mereka merebut kemenangan,” kata Villas-Boas. Chicharito,sapaan Hernandez,memiliki rasio produktivitas lebih baik ketimbang Dzeko.Striker Manchester United itu merobek gawang lawan setiap 50 menit.Tapi,Chicharito mesti mengakui keunggulan Dzeko menyangkut jumlah gol. Keseluruhan,Chicharito membukukan delapan (total 27) gol dari bangku cadangan,tiga di antaranya dibuat musim ini.
Penyerang asal Meksiko itu teranyar menciptakan dua gol di partai kontra Villa,Sabtu (10/11), meski baru bermain pada 45 menit terakhir laga. Tidak seperti Dzeko,peran besar Chicharito pada laga versus Villa sudah mengangkat namanya. Pelatih MU Sir Alex Ferguson berjanji memainkannya sejak menit pertama di pertandingan melawan Norwich City.Jika Ferguson memenuhi ikrarnya,ini adalah kedua kali Hernandez masuk tim utama MU di Liga Primer musim ini.
(wbs)