Pemain muda diingatkan jaga fanatisme PSM

Rabu, 14 November 2012 - 22:52 WIB
Pemain muda diingatkan...
Pemain muda diingatkan jaga fanatisme PSM
A A A
Sindonews.com - Pemain lokal diharapkan menjaga fanatisme kedaerahannya dan tetap membela PSM Makassar di kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2012/2013 mendatang. Harapan ini disampaikan pemain senior PSM era perserikatan, Mustari Ato.

Dia mengaku prihatin dengan kondisi sepak bola Indonesia saat ini, khususnya tim Juku Eja. Mustari mengatakan, belum jelasnya kontrak pemain harus disikapi dengan tenang. Karena hal seperti ini, adalah hal biasa dalam sepak bola Indonesia. ''Ini bukan masalah baru di sepak bola Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, dari tahun ketahun, persoalan seperti itu selalu muncul dan pemain harus menyikapinya dengan tenang. ''Saya berharap dari pemain-pemain muda asal Sulsel untuk tetap jaga fanatisme kedaerahannya,” tuturnya.

Striker PSM yang pensiun tahun 1992 ini mengatakan, jika pemain – pemain muda asal Sulsel tersebut materialistis, diyakini klub klub ini nantinya hanya tinggal nama. ''Siapa yang mau membesarkan klub ini kalau bukan mereka, anak-anak Sulsel,” katanya.

Mustari mengaku, saat Ulang Tahun (Ultah) PSM ke 97, dia sempat bertemu dengan petinggi klub dan membicarakan masa depan pemain. ''Tidak jelasnya kontrak, tidak hanya dialami PSM,” ucapnya.

Menurutnya, semua klub yang bermain di IPL, hingga sekarang masih menggantung kontrak pemainnya. ''Pertimbangannya adalah tidak jelasnya jadwal kompetisi. Sehingga langkah tersebut harus ditempuh,” jelasnya.

Dia menyakini, jika PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sudah mengeluarkan jadwal resmi, manajemen PSM juga akan bergerak cepat. ''Ini soal momen yang belum tepat untuk mengontrak pemain,” katanya.

Mustari berharap, PSM tetap menjadi tim yang disegani dengan bermaterikan pemain-pemain lokal usia muda. ''PSM punya nama besar dan saya berharap semua pemain muda bangga membela PSM,” tuturnya.

CEO PSM Makassar Rully Habibie mengakui, tantangan sepak bola Indonesia saat ini, sangat berat. ''Klub dipaksa hidup tanpa APBD. Makanya pengelolaannya harus profesional,” jelasnya.

Menurut dia, karena tuntutannya adalah profesional, klub harus mengukur kemampuannya untuk mengontrak pemain. “Kami tidak berani mengontrak pemain kalau kompetisi tidak jelas,” ucapnya.
(aww)
Berita Terkait
Aksi Nyata Suporter...
Aksi Nyata Suporter PSM Makassar Perangi Pandemi Corona
Donasi Lawan Covid-19,...
Donasi Lawan Covid-19, Red Gank PSM Lelang Jersey Ferdinand Sinaga
Suporter PSM Makassar...
Suporter PSM Makassar Harap Ada Solusi Terbaik Untuk Liga 1
Mengenal Duo Kartini...
Mengenal Duo 'Kartini' di Tribun Suporter PSM Makassar
Perbandingan Sepak Bola...
Perbandingan Sepak Bola Indonesia dan Malaysia di Mata Pelatih PSM Makassar
Pelatih PSM Sebut Stamina...
Pelatih PSM Sebut Stamina Pemain Indonesia Hanya Bertahan 60 Menit
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
3 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
5 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
19 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved