Aniaya istri, Presiden FC Dallas disuruh cuti
Kamis, 15 November 2012 - 12:45 WIB
Aniaya istri, Presiden FC Dallas disuruh cuti
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen FC Dallas, Rabu waktu setempat (14/11), menyatakan bahwa CEO tim sepakbola peserta Major League Soccer (Liga AS) itu mengambil cuti dengan waktu tak terbatas setelah dituduh memukuli dan mencekik istrinya di sebuah hotel di New York City.
Menurut pernyataan tersebut, Presiden FC Dallas, Douglas Quinn, diminta mengambil cuti untuk menyelesaikan masalah pribadinya. Sang Wakil Presiden, Dan Hunt untuk sementara mengambil alih tugas Quinn.
Kepolisian New York menyatakan bahwa Quinn menyerang istrinya, Elizabeth Quinn, setelah mereka cekcok di kamar Hotel Manhattan, akhir pekan lalu. Dalam laporannya, Elizabeth menyebutkan bahwa Quinn berulangkali meninju wajahnya, dan menekan bantal di atas wajahnya, sehingga dirinya susah bernafas.
Quinn didakwa di pengadilan Manhattan dan dibebaskan dengan uang jaminan USD20.000. Dia akan kembali menghadiri pengadilan pada Kamis. Pengacaranya, Alan Futerfas, dari New York, mengatakan, dia berharap bisa bertemu dengan petugas kantor jaksa Manhattan itu. "Di sini selalu ada cerita dari sisi yang lain, dan pasti ada satu di sini," katanya, seperti dikutip Seattle PI, Rabu.
Sementara itu, dalam kompetisi MLS, Dallas telah kehilangan kesempatan untuk playoff setelah hanya finish di urutan keenam di Wilayah Barat MLS.
Menurut pernyataan tersebut, Presiden FC Dallas, Douglas Quinn, diminta mengambil cuti untuk menyelesaikan masalah pribadinya. Sang Wakil Presiden, Dan Hunt untuk sementara mengambil alih tugas Quinn.
Kepolisian New York menyatakan bahwa Quinn menyerang istrinya, Elizabeth Quinn, setelah mereka cekcok di kamar Hotel Manhattan, akhir pekan lalu. Dalam laporannya, Elizabeth menyebutkan bahwa Quinn berulangkali meninju wajahnya, dan menekan bantal di atas wajahnya, sehingga dirinya susah bernafas.
Quinn didakwa di pengadilan Manhattan dan dibebaskan dengan uang jaminan USD20.000. Dia akan kembali menghadiri pengadilan pada Kamis. Pengacaranya, Alan Futerfas, dari New York, mengatakan, dia berharap bisa bertemu dengan petugas kantor jaksa Manhattan itu. "Di sini selalu ada cerita dari sisi yang lain, dan pasti ada satu di sini," katanya, seperti dikutip Seattle PI, Rabu.
Sementara itu, dalam kompetisi MLS, Dallas telah kehilangan kesempatan untuk playoff setelah hanya finish di urutan keenam di Wilayah Barat MLS.
(nug)