Pelatih Mack akui kekuatan Froch
Kamis, 15 November 2012 - 23:07 WIB
Pelatih Mack akui kekuatan Froch
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Yusaf Mack, Percy Custus, memberikan pujian kepada calon lawan anak didiknya dalam perebutan gelar juara tinju dunia kelas menengah super versi IBF, Carl Froch. Menurutnya, Froch adalah "raksasa" di kelas tersebut.
"Ini pertarungan yang luar biasa dan kita semua tahu itu. Sebelum kami mendapat panggilan, kami mengatakan bagaimana hebatnya pria ini. Kami tak berpikir akan bertarung melawannya. Saya mengatakan, 'pria ini adalah binatang'," kata Custus seperti dilansir Sky Sports, Kamis (15/11).
Meski mengakui kemampuan sang lawan, bukan berarti Custus menyerah. Dia justru akan membuat Froch harus rela menahan kecewa.
"Saya datang untuk memenangkan pertandingan ini. Selama Mack melakukan apa yang saya minta, ini akan menjadi pertarungan yang menarik,"jelas Custus.
"Dia (Froch) hanya seorang manusia. Kami akan membuat beberapa penyesuaian untuk menghadapi Froch karena kami tahu beberapa hal yang akan ia lakukan,"ia menambahkan.
Custus kemudian mengungkapkan, Mack sebenarnya punya kesempatan untuk menghadapi lawan yang lebih bergengsi, yaitu Nathan Cleverly. "Tapi, uang yang ditawarkan tidaklah tepat,"ungkapnya.
"Ini pertarungan yang luar biasa dan kita semua tahu itu. Sebelum kami mendapat panggilan, kami mengatakan bagaimana hebatnya pria ini. Kami tak berpikir akan bertarung melawannya. Saya mengatakan, 'pria ini adalah binatang'," kata Custus seperti dilansir Sky Sports, Kamis (15/11).
Meski mengakui kemampuan sang lawan, bukan berarti Custus menyerah. Dia justru akan membuat Froch harus rela menahan kecewa.
"Saya datang untuk memenangkan pertandingan ini. Selama Mack melakukan apa yang saya minta, ini akan menjadi pertarungan yang menarik,"jelas Custus.
"Dia (Froch) hanya seorang manusia. Kami akan membuat beberapa penyesuaian untuk menghadapi Froch karena kami tahu beberapa hal yang akan ia lakukan,"ia menambahkan.
Custus kemudian mengungkapkan, Mack sebenarnya punya kesempatan untuk menghadapi lawan yang lebih bergengsi, yaitu Nathan Cleverly. "Tapi, uang yang ditawarkan tidaklah tepat,"ungkapnya.
(aww)