Pelatih Rennes tuding PSG lakukan pengaturan skor
Jum'at, 16 November 2012 - 20:11 WIB
Pelatih Rennes tuding PSG lakukan pengaturan skor
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Rennes, Frederic Antonetti telah mengecam Paris Saint Germain sebagai titisan klub asal Italia yang sering melakukan tindakan pengaturan pertandingan. Hal ini diutarakannya setelah melihat sejumlah pertandingan terakhir yang dilakoni anak asuh Carlo Ancelotti dimana klub terkaya di Prancis tersebut selalu diuntungkan dengan keputusan wasit. Kekhawatiran itu wajar, pasalnya anak asuh Antonetti akan bertandang ke markas PSG di Parc des Princes, Sabtu 17 November 2012.
Akhir pekan lalu, direktur olahraga PSG, Leonardo mengkritik wasit Turpin Clement ketika dia tidak mengesahkan gol Mamadou Sakho saat memimpin pertandingan timnya menghadapi Montpellier yang berakhir imbang 1-1. Namun, kritikan yang dilontarkan mantan pemain AC Milan itu dinilai berlebihan.
"Leonardo ingin wasit yang memimpin pertandingan dengan adil. Tapi, pada setiap keputusan dia menyebutkan, wasit sudah benar. Menurut saya, semua tim pasti berperasaan sama ingin wasit yang adil, tetapi saya rasa dia ingin menunjukkan PSG sebagai klub Italia yang mengatur skor di Prancis," kata Antonetti seperti dilansir SuperSport, Jumat (16/11/2012).
"Pasalnya, saya telah melihat secara nyata sejumlah pertandingan baik di TV maupun di dalam stadion dimana ada peran untuk mengatur sebuah pertandingan yang dapat menguntungkan bagi salah satu tim," tambahnya.
Karena itu, skandal pengaturan pertandingan di Serie A yang telah berlangsung selama bertahun-tahun telah menyebabkan persepsi di dunia sepakbola Italia yang nyatanya belum juga dibersihkan secara menyeluruh. Saat ini, PSG memiliki beberapa pemain serta pengurus asal Italia bahkan mantan pemain Serie A.
Akhir pekan lalu, direktur olahraga PSG, Leonardo mengkritik wasit Turpin Clement ketika dia tidak mengesahkan gol Mamadou Sakho saat memimpin pertandingan timnya menghadapi Montpellier yang berakhir imbang 1-1. Namun, kritikan yang dilontarkan mantan pemain AC Milan itu dinilai berlebihan.
"Leonardo ingin wasit yang memimpin pertandingan dengan adil. Tapi, pada setiap keputusan dia menyebutkan, wasit sudah benar. Menurut saya, semua tim pasti berperasaan sama ingin wasit yang adil, tetapi saya rasa dia ingin menunjukkan PSG sebagai klub Italia yang mengatur skor di Prancis," kata Antonetti seperti dilansir SuperSport, Jumat (16/11/2012).
"Pasalnya, saya telah melihat secara nyata sejumlah pertandingan baik di TV maupun di dalam stadion dimana ada peran untuk mengatur sebuah pertandingan yang dapat menguntungkan bagi salah satu tim," tambahnya.
Karena itu, skandal pengaturan pertandingan di Serie A yang telah berlangsung selama bertahun-tahun telah menyebabkan persepsi di dunia sepakbola Italia yang nyatanya belum juga dibersihkan secara menyeluruh. Saat ini, PSG memiliki beberapa pemain serta pengurus asal Italia bahkan mantan pemain Serie A.
(akr)