Mayweather terancam kehilangan gelar WBC
Sabtu, 17 November 2012 - 04:44 WIB
Mayweather terancam kehilangan gelar WBC
A
A
A
Sindonews.com - Juara kelas welter versi WBC, Floyd Mayweather Jr, kemungkinan besar bisa kehilangan gelarnya hanya dalam waktu dua minggu jika ia tidak mneghadiri Konvensi WBC mendatang dan menjelaskan posisinya kepada Presiden WBC, Don Jose Sulaiman.
Petinju berusia 35 tahun, yang belum berduel mempertahankan gelar selama 14 bulan sejak mengambilnya dari Victor Ortiz, telah dipanggil oleh WBC untuk hadir di Cancun, Meksiko, pada acara tahunan mereka yang digelar pada 2-8 Desember mendatang.
Alpa dalam konvensi bisa hampir dipastikan bahwa juara sementara WBC, Robert Guerrero, ditasbihkan sebagai pemegang gelar juara penuh, meskipun Sulaiman masih bersedia untuk menunggu posisi Mayweather mengenai sabuknya sebelum keputusan akhir. "Saya belum dihubungi oleh Mayweather atau oleh wakilnya karena ada beberapa kebingungan yang menderanya selain Al Haymon (penasihat Mayweather)," kata Sulaiman, dikutip WBN, Jumat waktu setempat (16/11).
Menurut Sulaiman, sudah menjadi keputusannya untuk melakukan pertemuan dengan Mayweather, dan dia sangat mengharapkan kehadiran sang juara pada konvensi WBC. Sulaiman juga memastikan jika sudah bertemu, ia akan mengajak Mayweather membicarakan pertarungan mempertahankan gelarnya. "Dia teman baik saya dan juara WBC yang sangat loyal."
Di lain sisi, Guerrero berhak mendapatkan kesempatan bertarung dengan Mayweather setelah berhasil meraih gelar interim dengan mengalahkan Selcuk Aydin. Sementara, Sulaiman juga bertekad untuk memberikan Mayweather kesempatan untuk mengatur bentrokan dengan juara multi divisi. "Hal ini seharusnya menjadi duel pilihan dalam rangka mempertahankan gelarnya. Tapi kemudian (jika tidak ada kesepakatan) itu akan menjadi pertarungan wajib yang akan pasti dibahas dan diputuskan di Cancun, yang merupakan konvensi berikutnya yang akan diselenggarakan dalam dua minggu lagi," jelas Sulaiman.
Petinju berusia 35 tahun, yang belum berduel mempertahankan gelar selama 14 bulan sejak mengambilnya dari Victor Ortiz, telah dipanggil oleh WBC untuk hadir di Cancun, Meksiko, pada acara tahunan mereka yang digelar pada 2-8 Desember mendatang.
Alpa dalam konvensi bisa hampir dipastikan bahwa juara sementara WBC, Robert Guerrero, ditasbihkan sebagai pemegang gelar juara penuh, meskipun Sulaiman masih bersedia untuk menunggu posisi Mayweather mengenai sabuknya sebelum keputusan akhir. "Saya belum dihubungi oleh Mayweather atau oleh wakilnya karena ada beberapa kebingungan yang menderanya selain Al Haymon (penasihat Mayweather)," kata Sulaiman, dikutip WBN, Jumat waktu setempat (16/11).
Menurut Sulaiman, sudah menjadi keputusannya untuk melakukan pertemuan dengan Mayweather, dan dia sangat mengharapkan kehadiran sang juara pada konvensi WBC. Sulaiman juga memastikan jika sudah bertemu, ia akan mengajak Mayweather membicarakan pertarungan mempertahankan gelarnya. "Dia teman baik saya dan juara WBC yang sangat loyal."
Di lain sisi, Guerrero berhak mendapatkan kesempatan bertarung dengan Mayweather setelah berhasil meraih gelar interim dengan mengalahkan Selcuk Aydin. Sementara, Sulaiman juga bertekad untuk memberikan Mayweather kesempatan untuk mengatur bentrokan dengan juara multi divisi. "Hal ini seharusnya menjadi duel pilihan dalam rangka mempertahankan gelarnya. Tapi kemudian (jika tidak ada kesepakatan) itu akan menjadi pertarungan wajib yang akan pasti dibahas dan diputuskan di Cancun, yang merupakan konvensi berikutnya yang akan diselenggarakan dalam dua minggu lagi," jelas Sulaiman.
(nug)