Brandon Roy terancam pensiun selamanya
Rabu, 21 November 2012 - 00:58 WIB
Brandon Roy terancam pensiun selamanya
A
A
A
Sindonews.com - Brandon Roy menjadi salah satu pemain yang paling akrab dengan cedera. Lagi-lagi, dia harus menjalani operasi lutut. Itu menjadi pukulan telak baginya setelah memutuskan kembali bermain musim ini dengan bergabung Minnesota Timberwolves.
Roy, yang sempat menyatakan pensiun pada tahun lalu, telah akrab dengan cedera lutut sejak SMA. Pemain yang biasa menempati posisi shooting guard tersebut, total sudah menjalani tujuh kali operasi lutut selama karirnya. Akibat kambuhnya cederanya untuk yang terbaru, pemain berusia 28 tahun itu terancam bakal pensiun untuk selamanya. Namun, pihak tim masih belum mau menyerah dan berusaha keras agar sang pemain bisa secepatnya kembali.
Dalam pernyataan resmi tim, sang presiden David Kahn memberikan dukungannya kepada Roy, mereka berharap Roy siap bermain lagi setelah masa rehabilitasi selama sebulan. "Brandon telah mengalami beberapa kali nyeri lutut kanan. Berawal pada 26 Oktober, ketika lututnya bertabrakan dengan pemain Milwaukee Bucks dalam pertandingan pramusim. Rasa sakitnya menjadi lebih nyata pada 9 November saat pertandingan melawan Indiana. Kami sepenuhnya mendukung keputusan Brandon untuk melakukan operasi lutut kanannya hari ini, dan berharap untuk kembali ketika ia merasa siap untuk bermain," jelas Kahn, seperti dikutip ESPN, kemarin (20/11).
Timberwolves sendiri memiliki ekspektasi yang tinggi kepada Roy sejak penandatanganan kontrak pada offseason kemarin. Sementara, ia masih belum menunjukkan eksplosivitasnya seperti sebelumnya. Dengan catatan 4,7 assist per game, mantan pemain Portland Trail Blazers itu menjadi bagian penting dalam Timberwolves.
Pelatih Kepala Timberwolves, Rick Adelman, mengungkapkan bahwa benar-benar sulit berharap banyak kepada Roy, mengingat kondisi Roy yang seperti itu. Namun, Adelman masih berharap Roy bisa melalui semuanya dengan baik. "Saya pikir dia merasa wajib untuk melakukan operasi dan memastikan semuanya baik-baik saja. Semoga kalau sudah selesai semuanya, dia bisa segera kembali."
Roy pensiun sebelum awal musim tahun lalu ketika ia merasa bahwa rasa sakit di kedua lututnya akan membuatnya tak mampu bermain bersama skuad Blazers. Tapi setelah menjalani beberapa operasi selama jeda kompetisi, Roy kembali bekerja dan akhirnya menarik perhatian Timberwolves, yang sangat membutuhkan kehadiran veteran.
Selama lima musim bergabung dengan Blazers, Roy dua kali masuk dlaam All-Star dan mencetak rata-rata 18,8 poin dan 4,7 assist per game dalam karirnya.
Roy, yang sempat menyatakan pensiun pada tahun lalu, telah akrab dengan cedera lutut sejak SMA. Pemain yang biasa menempati posisi shooting guard tersebut, total sudah menjalani tujuh kali operasi lutut selama karirnya. Akibat kambuhnya cederanya untuk yang terbaru, pemain berusia 28 tahun itu terancam bakal pensiun untuk selamanya. Namun, pihak tim masih belum mau menyerah dan berusaha keras agar sang pemain bisa secepatnya kembali.
Dalam pernyataan resmi tim, sang presiden David Kahn memberikan dukungannya kepada Roy, mereka berharap Roy siap bermain lagi setelah masa rehabilitasi selama sebulan. "Brandon telah mengalami beberapa kali nyeri lutut kanan. Berawal pada 26 Oktober, ketika lututnya bertabrakan dengan pemain Milwaukee Bucks dalam pertandingan pramusim. Rasa sakitnya menjadi lebih nyata pada 9 November saat pertandingan melawan Indiana. Kami sepenuhnya mendukung keputusan Brandon untuk melakukan operasi lutut kanannya hari ini, dan berharap untuk kembali ketika ia merasa siap untuk bermain," jelas Kahn, seperti dikutip ESPN, kemarin (20/11).
Timberwolves sendiri memiliki ekspektasi yang tinggi kepada Roy sejak penandatanganan kontrak pada offseason kemarin. Sementara, ia masih belum menunjukkan eksplosivitasnya seperti sebelumnya. Dengan catatan 4,7 assist per game, mantan pemain Portland Trail Blazers itu menjadi bagian penting dalam Timberwolves.
Pelatih Kepala Timberwolves, Rick Adelman, mengungkapkan bahwa benar-benar sulit berharap banyak kepada Roy, mengingat kondisi Roy yang seperti itu. Namun, Adelman masih berharap Roy bisa melalui semuanya dengan baik. "Saya pikir dia merasa wajib untuk melakukan operasi dan memastikan semuanya baik-baik saja. Semoga kalau sudah selesai semuanya, dia bisa segera kembali."
Roy pensiun sebelum awal musim tahun lalu ketika ia merasa bahwa rasa sakit di kedua lututnya akan membuatnya tak mampu bermain bersama skuad Blazers. Tapi setelah menjalani beberapa operasi selama jeda kompetisi, Roy kembali bekerja dan akhirnya menarik perhatian Timberwolves, yang sangat membutuhkan kehadiran veteran.
Selama lima musim bergabung dengan Blazers, Roy dua kali masuk dlaam All-Star dan mencetak rata-rata 18,8 poin dan 4,7 assist per game dalam karirnya.
(nug)