Arungi kompetisi musim depan, PSCS butuh 24 pemain
Jum'at, 23 November 2012 - 16:21 WIB
Arungi kompetisi musim depan, PSCS butuh 24 pemain
A
A
A
Sindonews.com - PSCS Cilacap musim depan membutuhkan 24 pemain, tiga di antaranya pemain asing. Saat ini, sudah ada 21 pemain domestik yang masuk dalam rekomenadasi pelatih untuk disodori kontrak. Sedangkan untuk slot tiga legiun asing masih nihil.
Ketua Umum PSCS, Farid Ma'ruf, mengatakan, untuk mengarungi Divisi Utama PT Liga Indonesia, PSCS membutuhkan 24 pemain. PSCS juga menjatah tiga pemain muda yang berstatus magang, jadi totalnya nanti ada 27 pemain. Komposisinya adalah 21 pemain domestik yang sudah matang, tiga pemain impor dan tiga pemain muda atau magang.
Manajemen masih melangsungkan proses negosiasi nilai kontrak terhadap 21 pemain domestik. Sebagai tahap awal, lima pilar musim lalu disodori kontrak terlebih dahulu, yakni Eka Wijayanto, Taryono, Wahyu Tri Haryanto, Rastiawan, dan kiper Ghoni Yanuar. Untuk negosiasi terhadap pemain lainnya dilakukan secara bertahap. "Jika sepekan dilakukan negosiasi, belum bisa memenuhi kuota kebutuhan pemain, maka manajemen akan membuka kembali pendaftaran untuk seleksi tahap kedua," katanya, Jumat (23/11).
Farid mengaku masih ada waktu untuk menggelar seleksi tahap kedua. Pasalnya, berdasarkan rilis PT Liga Indonesia, kickoff kompetisi Divisi Utama pada pertengahan Januari, sehingga masih ada waktu sekitar 2 bulan untuk mempersiapkan tim. "Masih ada waktu untuk memenuhi kuota 24 pemain, baik domestik maupun asing," tegasnya.
Dia mengakui, untuk saat ini yang lebih diprioritaskan untuk segera dikontrak adalah pemain domestik. "Manajemen baru akan melakukan rekrutmen pemain asing setelah kuota untuk pemain domestik sudah terpenuhi. Untuk pemain asing akan dilakukan akhir Desember atau awal Januari," bebernya.
Di saat yang bersamaan, pelatih PSCS Cilacap, Gatot Barnowo, menambahkan, sebenarnya sudah banyak legiun asing yang ingin menjadi bagian tim berjuluk Laskar Nusakambangan itu. Mereka juga sudah menjalani seleksi dan latihan resmi dalam laga uji coba menghadapi tim lain. "Sayangnya para legiun asing itu tidak layak karena kualitasnya di bawah standar," imbuhnya.
Legiun asing yang ditolak PSCS antara lain Mohamad Camarra dari Guinea, yang sebelumnya bermain di Liga Cina, lalu Julio dari Brazil, dan Moris Power asal Kamerun. Sebenarnya ada satu pemain asing layak dikontrak karena kualitasnya bagus, yakni Edgar Rolon asal Paraguay. Sayangnya nilai kontrak yang diajukannya terlalu tinggi, sehingga membuat PSCS enggan menggunakan jasanya.
Ketua Umum PSCS, Farid Ma'ruf, mengatakan, untuk mengarungi Divisi Utama PT Liga Indonesia, PSCS membutuhkan 24 pemain. PSCS juga menjatah tiga pemain muda yang berstatus magang, jadi totalnya nanti ada 27 pemain. Komposisinya adalah 21 pemain domestik yang sudah matang, tiga pemain impor dan tiga pemain muda atau magang.
Manajemen masih melangsungkan proses negosiasi nilai kontrak terhadap 21 pemain domestik. Sebagai tahap awal, lima pilar musim lalu disodori kontrak terlebih dahulu, yakni Eka Wijayanto, Taryono, Wahyu Tri Haryanto, Rastiawan, dan kiper Ghoni Yanuar. Untuk negosiasi terhadap pemain lainnya dilakukan secara bertahap. "Jika sepekan dilakukan negosiasi, belum bisa memenuhi kuota kebutuhan pemain, maka manajemen akan membuka kembali pendaftaran untuk seleksi tahap kedua," katanya, Jumat (23/11).
Farid mengaku masih ada waktu untuk menggelar seleksi tahap kedua. Pasalnya, berdasarkan rilis PT Liga Indonesia, kickoff kompetisi Divisi Utama pada pertengahan Januari, sehingga masih ada waktu sekitar 2 bulan untuk mempersiapkan tim. "Masih ada waktu untuk memenuhi kuota 24 pemain, baik domestik maupun asing," tegasnya.
Dia mengakui, untuk saat ini yang lebih diprioritaskan untuk segera dikontrak adalah pemain domestik. "Manajemen baru akan melakukan rekrutmen pemain asing setelah kuota untuk pemain domestik sudah terpenuhi. Untuk pemain asing akan dilakukan akhir Desember atau awal Januari," bebernya.
Di saat yang bersamaan, pelatih PSCS Cilacap, Gatot Barnowo, menambahkan, sebenarnya sudah banyak legiun asing yang ingin menjadi bagian tim berjuluk Laskar Nusakambangan itu. Mereka juga sudah menjalani seleksi dan latihan resmi dalam laga uji coba menghadapi tim lain. "Sayangnya para legiun asing itu tidak layak karena kualitasnya di bawah standar," imbuhnya.
Legiun asing yang ditolak PSCS antara lain Mohamad Camarra dari Guinea, yang sebelumnya bermain di Liga Cina, lalu Julio dari Brazil, dan Moris Power asal Kamerun. Sebenarnya ada satu pemain asing layak dikontrak karena kualitasnya bagus, yakni Edgar Rolon asal Paraguay. Sayangnya nilai kontrak yang diajukannya terlalu tinggi, sehingga membuat PSCS enggan menggunakan jasanya.
(nug)