Sponsor minim, Andra yakin naik podium
Selasa, 27 November 2012 - 19:58 WIB
Sponsor minim, Andra yakin naik podium
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Indonesia Alexandra Asmasoebrata, yakin bisa juara pada ajang balap Formula Asia Renault Series 2012 round 7-8 di Sirkuit Zhuhai Internasional, 7-9 Desember, mendatang. Meski minim sponsor, Andra bertekad meraih hasil terbaik.
Pembalap bersusia 24 tahun ini, akan bersaing dengan 20 pembalap dari penjuru dunia di antaranya dari Finlandia, China, Spanyol, Hongkong, Jepang, Makau, Rusia, Singapura, dan Amerika Serika. Namun, itu tidak membuatnya gentar. Ambisinya meraih podium pertama di balapan nanti, sangat optimistis bisa diraihnya dengan sempurna.
"Saya sangat optimis bisa menjadi juara. Tapi,jika gagal meraih juara, seenggaknya bisa naik podium dan membawa gelar di balapan nanti," kata Andra.
Pada balapan kali ini, Andra -sapaan akrabnya- akan mengikuti ajang terakhir pada kejuaran itu musim ini. Namun, tahun ini prestasinya kurang bagus seperti musim lalu yang bisa mengikuti 24 race dan meraih 14 piala. Tapi, saat ini dia hanya sekarang hanya melakukan empat balapan. Ini dikarenakan masalah kurangnya sponsor dari pemerintah.
Bahkan, balapan terakhirnya gagal mewujudkan ambisinya meraih podium karena faktor mobil yang tidak mendukung. Ini dikarenakan kurang memuaskannya kerja tim mekanik yang masih menggunakan mobil Alexandra yang sudah afkir hampir lima tahun.
"Jujur, pada balapan sebelumnya saya sangat optimistis menjadi juara. Rasa percaya diri tumbuh dengan melihat hasil yang memuaskan dari tahun lalu," ujar Andra. "Tapi, ada trouble dari engine yang agak kurang siap. Sebenarnya, balapan itu jika tidak adanya skil, sponsor, dan mesin, akan kurang maksimal. Sebab, tu harus bisa kita miliki agar semuanya bisa berjalan dengan lancar," lanjutnya.
Dengan keberangkatnya pada Selasa, 4 Desember nanti, dia akan memiliki waktu melakukan persiapan lebih lama selama empat hari sebelum balapan. Ini dikarenakan, Andra sudah lama sudah tidak balapan. Tapi, kondisi itu tidak akan menjadi masalah. Karena, dia sangat yakin bisa memberikan hasil terbaik.
Kondisi cuaca musim dingin, juga akan menjadi masalah di sirkuit ini. Meski sudah menghapal seluruh lintasan tersebut, jika kondisi cuaca tidak bersahabat bisa merubah hasil akhir di balapan nanti. Jadi, dengan persiapan yang matang, pembalap berusia 24 tahun ini sangat optimis bisa meraih kemenangan.
"Mungkin dengan sirkuit saya sudah mengenal lama. Tapi, Setiap kondisi sangat berbeda di setiap race. Segala macam persiapan kita dengan kondisi kering sudah. Tapi, kondisi ujan masih trouble. Targetnya sendiri saya ingin menang," ucap Andra.
Sejak 2004 lalu, dia sudah berlaga 15 kali di sirkuit itu. Bukan tidak mungkin Andra bisa menang, dengan persiapan yang matang dalam menghaapi balapan ini yaitu melakukan latihan-latihan, baik latihan fisik ataupun mental. Apalagi, tim Manager yang sekaligus Alexabdra (Pekka Saarinen) asal Finlandia, seudah rebuild engine dan memperbaiki kerusakan-kerusakan sperpart-sperpart lainnya.
Sementara itu, menurut Manager Andra, Alex Asmasoebrata, kondisi saat ini tidak seperti musim lalu. Dia sempat merasa kecewa dengan apresiasi dari pemerintah yang tidak memberikan penghargaan untuk pembalap wanita satu-satunya Indonesia dan di turnamen tersebut.
Padahal, musim lalu Andra berprestasi bisa menjadi juara dua klasemen umum kategori asia di ajang itu. Sehingga, membuatnya sedikit kecewa dangan dukungan yang kurang penuh dari pemerintah. Bahkan, Alex mengakui ingin mencari sponsor dari negara muslim seperti Malaysia pada tahun depan.
Pembalap bersusia 24 tahun ini, akan bersaing dengan 20 pembalap dari penjuru dunia di antaranya dari Finlandia, China, Spanyol, Hongkong, Jepang, Makau, Rusia, Singapura, dan Amerika Serika. Namun, itu tidak membuatnya gentar. Ambisinya meraih podium pertama di balapan nanti, sangat optimistis bisa diraihnya dengan sempurna.
"Saya sangat optimis bisa menjadi juara. Tapi,jika gagal meraih juara, seenggaknya bisa naik podium dan membawa gelar di balapan nanti," kata Andra.
Pada balapan kali ini, Andra -sapaan akrabnya- akan mengikuti ajang terakhir pada kejuaran itu musim ini. Namun, tahun ini prestasinya kurang bagus seperti musim lalu yang bisa mengikuti 24 race dan meraih 14 piala. Tapi, saat ini dia hanya sekarang hanya melakukan empat balapan. Ini dikarenakan masalah kurangnya sponsor dari pemerintah.
Bahkan, balapan terakhirnya gagal mewujudkan ambisinya meraih podium karena faktor mobil yang tidak mendukung. Ini dikarenakan kurang memuaskannya kerja tim mekanik yang masih menggunakan mobil Alexandra yang sudah afkir hampir lima tahun.
"Jujur, pada balapan sebelumnya saya sangat optimistis menjadi juara. Rasa percaya diri tumbuh dengan melihat hasil yang memuaskan dari tahun lalu," ujar Andra. "Tapi, ada trouble dari engine yang agak kurang siap. Sebenarnya, balapan itu jika tidak adanya skil, sponsor, dan mesin, akan kurang maksimal. Sebab, tu harus bisa kita miliki agar semuanya bisa berjalan dengan lancar," lanjutnya.
Dengan keberangkatnya pada Selasa, 4 Desember nanti, dia akan memiliki waktu melakukan persiapan lebih lama selama empat hari sebelum balapan. Ini dikarenakan, Andra sudah lama sudah tidak balapan. Tapi, kondisi itu tidak akan menjadi masalah. Karena, dia sangat yakin bisa memberikan hasil terbaik.
Kondisi cuaca musim dingin, juga akan menjadi masalah di sirkuit ini. Meski sudah menghapal seluruh lintasan tersebut, jika kondisi cuaca tidak bersahabat bisa merubah hasil akhir di balapan nanti. Jadi, dengan persiapan yang matang, pembalap berusia 24 tahun ini sangat optimis bisa meraih kemenangan.
"Mungkin dengan sirkuit saya sudah mengenal lama. Tapi, Setiap kondisi sangat berbeda di setiap race. Segala macam persiapan kita dengan kondisi kering sudah. Tapi, kondisi ujan masih trouble. Targetnya sendiri saya ingin menang," ucap Andra.
Sejak 2004 lalu, dia sudah berlaga 15 kali di sirkuit itu. Bukan tidak mungkin Andra bisa menang, dengan persiapan yang matang dalam menghaapi balapan ini yaitu melakukan latihan-latihan, baik latihan fisik ataupun mental. Apalagi, tim Manager yang sekaligus Alexabdra (Pekka Saarinen) asal Finlandia, seudah rebuild engine dan memperbaiki kerusakan-kerusakan sperpart-sperpart lainnya.
Sementara itu, menurut Manager Andra, Alex Asmasoebrata, kondisi saat ini tidak seperti musim lalu. Dia sempat merasa kecewa dengan apresiasi dari pemerintah yang tidak memberikan penghargaan untuk pembalap wanita satu-satunya Indonesia dan di turnamen tersebut.
Padahal, musim lalu Andra berprestasi bisa menjadi juara dua klasemen umum kategori asia di ajang itu. Sehingga, membuatnya sedikit kecewa dangan dukungan yang kurang penuh dari pemerintah. Bahkan, Alex mengakui ingin mencari sponsor dari negara muslim seperti Malaysia pada tahun depan.
(aww)