Dihina Malaysia, SBY jangan lembek
Sabtu, 01 Desember 2012 - 03:53 WIB
Dihina Malaysia, SBY jangan lembek
A
A
A
Sindonews.com - Memang pantas jika rakyat Indonesia marah terhadap aksi penghinaan Malaysia terhadap Indonesia untuk yang kesekian kalinya. Video nyanyian suporter Malaysia menambah luka baru bagi rakyat Indonesia.
Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Ki Kusumo ikut angkat bicara. Menurutnya, aksi negara tetangga itu dapat memicu permusuhan di dua negara. para suporter Malaysia itu harus menjunjung tinggi komitmen fair play yang di dunia olahraga, khususnya sepak bola.
"Asosiasi Sepak Bola Malaysia seharusnya mengajari pendukungnya agar tidak bertingkah aneh-aneh dan menyinggung perasaan bangsa atau tim lain," tuturnya kepada sindonews Sabtu (1/12/2012)
Untuk Indonesia, Ki Kusumo menyarankan agar tidak ragu-ragu untuk melaporkannya ke Federasi Sepak Bola Asia (AFC) atau kalau tak dianggap perlu ke FIFA dan PBB. "Presiden SBY jangan diam saja. Indonesia jangan bersikap lembek,"tegasnya.
Ki Kusumo khawatir, jika pemerintah Indonesia diam saja dalam menyikapi persoalan ini, maka rakyatnya yang akan mengambil cara sendiri. Dia juga mendesak AFC dan FIFA menyikapi persoalan ini dengan serius.
"Kalau perlu beri sanksi yang tegas, kepada Malaysia supaya tidak mengulangi lagi," tukasnya.
Apakah KPMP akan menurunkan anggotanya untuk menggelar aksi demonstrasi di Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia? Katanya, KPMP melihat dulu sikap PSSI. Ditambahkannya, sebagai shock therapy, tidak ada salahnya melakukan boikot kepada produk-produk asal Malaysia.
Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Ki Kusumo ikut angkat bicara. Menurutnya, aksi negara tetangga itu dapat memicu permusuhan di dua negara. para suporter Malaysia itu harus menjunjung tinggi komitmen fair play yang di dunia olahraga, khususnya sepak bola.
"Asosiasi Sepak Bola Malaysia seharusnya mengajari pendukungnya agar tidak bertingkah aneh-aneh dan menyinggung perasaan bangsa atau tim lain," tuturnya kepada sindonews Sabtu (1/12/2012)
Untuk Indonesia, Ki Kusumo menyarankan agar tidak ragu-ragu untuk melaporkannya ke Federasi Sepak Bola Asia (AFC) atau kalau tak dianggap perlu ke FIFA dan PBB. "Presiden SBY jangan diam saja. Indonesia jangan bersikap lembek,"tegasnya.
Ki Kusumo khawatir, jika pemerintah Indonesia diam saja dalam menyikapi persoalan ini, maka rakyatnya yang akan mengambil cara sendiri. Dia juga mendesak AFC dan FIFA menyikapi persoalan ini dengan serius.
"Kalau perlu beri sanksi yang tegas, kepada Malaysia supaya tidak mengulangi lagi," tukasnya.
Apakah KPMP akan menurunkan anggotanya untuk menggelar aksi demonstrasi di Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia? Katanya, KPMP melihat dulu sikap PSSI. Ditambahkannya, sebagai shock therapy, tidak ada salahnya melakukan boikot kepada produk-produk asal Malaysia.
(wbs)