Prajurit Kodam Siliwangi bakar motivasi atlet
Senin, 03 Desember 2012 - 17:57 WIB
Prajurit Kodam Siliwangi bakar motivasi atlet
A
A
A
Sindonews.com - Ada yang istimewa dalam program pemusatan latihan jangka panjang yang digelar KONI Jabar pada awal tahun 2013. Atlet-atlet Jawa Barat di Pekan Olahraga (PON) Remaja, rencananya akan didampingi sejumlah prajurit dari Kodam II/Siliwangi.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar, Azis Syarif menuturkan, rencana tersebut akan dilakukan guna memotivasi atlet dan memompa semangat juang para atlet untuk menjadi yang terbaik dan meraih medali emas.
"Para atlet PON Remaja Jabar akan mulai berlatih awal 2013, mereka akan didampingi oleh prajurit dari Kodam III Siliwangi untuk memompa semangat juang atlet," katanya beberapa wakktu lalu.
Program pendampingan atlet oleh anggota militer seperti itu juga sempat diterapkan KONI Jabar pada PON XVIII/2012 untuk memndongkrak motivasi atlet, sehingga pada saat itu Jawa Barat meraih posisi dua besar. Prajurit Kodam Siliwangi itu disebar untuk menangani sejumlah cabang olahraga, kehadirannya untuk memberikan motivasi bagi atlet.
Meski tidak menggelar program pembentukan karakter seperti yang dilakukan oleh tim PON XVIII Jabar, namun menurut Azis para atlet muda Jabar itu tetap akan mendapatkan pelatihan cukup ketat dan disiplin tinggi.
"Kedisiplinan adalah kunci keberhasilan atlet dalam melakukan latihan maupun pertandingan. Itu akan diterapkan selain oleh pelatih juga oleh tim motivator dari prajurit," katanya.
Sebagai langkah persiapan menuju PON Remaja tersebut, piaknya memastikan kontingen PON Remaja Jabar terbentuk awal 2013 mendatang. "Jabar serius untuk menyiapkan tim ke ajang PON Remaja, sama seperti persiapan ke ajang PON XVIII/2012 di Riau. Awal 2013 tim harus segera dibentuk dan siap melakukan pemusatan latihan," kata Azis.
Bahkan KONI Jawa Barat sudah memperpanjang kerja sama dengan Komite Olahraga Gyeongsangbukdo untuk melanjutkan pembinaan dan pelatihan dalam rangka persiapan ke PON Remaja. Penandatanganan kerja sama itu dilakukan pada saat peninjauan Komite Olahrga Geyongsangbuk-do pada PON XVIII/ 2012 pada Bulan Oktober lalu.
"Setiap cabang olahraga sudah diinstruksikan untuk melakukan seleksi atlet dan awal tahun mereka sudah memasuki Pelatda," ujarnya.
Azis berharap, kontingen Jabar selalu menjadi yang terbaik setiap event. Untuk itu, KONI Jabar terus melakukan pembinaan sejak dini guna meraih apa yang telah menjadi cita-cita bersama. Begitu juga saat atlet menjalani pendampingan selama TC, mental juara para atlet semakin terasah.
''Ya mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik. Mental juara para atlet semakin terasah. Langkah ini kan untuk menjadikan olahraga Jabar selalu menjadi yang terbaik,”pungkasnya.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar, Azis Syarif menuturkan, rencana tersebut akan dilakukan guna memotivasi atlet dan memompa semangat juang para atlet untuk menjadi yang terbaik dan meraih medali emas.
"Para atlet PON Remaja Jabar akan mulai berlatih awal 2013, mereka akan didampingi oleh prajurit dari Kodam III Siliwangi untuk memompa semangat juang atlet," katanya beberapa wakktu lalu.
Program pendampingan atlet oleh anggota militer seperti itu juga sempat diterapkan KONI Jabar pada PON XVIII/2012 untuk memndongkrak motivasi atlet, sehingga pada saat itu Jawa Barat meraih posisi dua besar. Prajurit Kodam Siliwangi itu disebar untuk menangani sejumlah cabang olahraga, kehadirannya untuk memberikan motivasi bagi atlet.
Meski tidak menggelar program pembentukan karakter seperti yang dilakukan oleh tim PON XVIII Jabar, namun menurut Azis para atlet muda Jabar itu tetap akan mendapatkan pelatihan cukup ketat dan disiplin tinggi.
"Kedisiplinan adalah kunci keberhasilan atlet dalam melakukan latihan maupun pertandingan. Itu akan diterapkan selain oleh pelatih juga oleh tim motivator dari prajurit," katanya.
Sebagai langkah persiapan menuju PON Remaja tersebut, piaknya memastikan kontingen PON Remaja Jabar terbentuk awal 2013 mendatang. "Jabar serius untuk menyiapkan tim ke ajang PON Remaja, sama seperti persiapan ke ajang PON XVIII/2012 di Riau. Awal 2013 tim harus segera dibentuk dan siap melakukan pemusatan latihan," kata Azis.
Bahkan KONI Jawa Barat sudah memperpanjang kerja sama dengan Komite Olahraga Gyeongsangbukdo untuk melanjutkan pembinaan dan pelatihan dalam rangka persiapan ke PON Remaja. Penandatanganan kerja sama itu dilakukan pada saat peninjauan Komite Olahrga Geyongsangbuk-do pada PON XVIII/ 2012 pada Bulan Oktober lalu.
"Setiap cabang olahraga sudah diinstruksikan untuk melakukan seleksi atlet dan awal tahun mereka sudah memasuki Pelatda," ujarnya.
Azis berharap, kontingen Jabar selalu menjadi yang terbaik setiap event. Untuk itu, KONI Jabar terus melakukan pembinaan sejak dini guna meraih apa yang telah menjadi cita-cita bersama. Begitu juga saat atlet menjalani pendampingan selama TC, mental juara para atlet semakin terasah.
''Ya mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik. Mental juara para atlet semakin terasah. Langkah ini kan untuk menjadikan olahraga Jabar selalu menjadi yang terbaik,”pungkasnya.
(aww)