Brook penuhi mimpinya sejak kecil
Selasa, 04 Desember 2012 - 03:04 WIB
Brook penuhi mimpinya sejak kecil
A
A
A
Sindonews.com - Petinju kelas welter tak terkalahkan, Kell Brook, memiliki kesempatan untuk memenuhi impiannya sejak saat masih kecil yakni mendapatkan gelar juara dunia. Peluang itu terbuka setelah dia dipastikan menjalani pertarungan menantang pemilik gelar IBF, Devon Alexander, pada awal tahun depan.
Petarung berusia 26 tahun asal Inggris itu akan bertarung dengan petinju asal Amerika Serikat di Las Vegas pada 19 Januari 2013, setelah promotor Eddie Hearn berhasil melakukan negosiasi dengan tim dari Alexander. "Kami akhirnya mendapatkannya. Ini adalah apa yang saya impikan sejak saya berusia sembilan tahun, bertarung untuk gelar juara dunia," ujar Brook, seperti dikutip sportinglife, Senin (3/12).
Brook secara bertahap mampu bermanuver membawa dirinya ke posisi penantang wajib lewat serangkaian kemenangan meyakinkan selama 18 bulan terakhir dan dia mendapatkan ganjarannya dengan berkesempatan bertarung menghadapi Alexander.
"Saya sangat bersemangat dan lapar untuk gelar juara dunia. Tidak ada yang akan menghentikan saya. Saya tidak sabar untuk mendapatkan sabuk itu di Amerika, dan mendapatkan gelar juara dunia."
"Bertarung untuk mendapatkan gelar di Amerika akan membuatnya jauh lebih spesial. Saya bisa memiliki cara saya sendiri, di Sheffield misalnya, Tapi sejujurnya saya tidak berpikir dia akan datang ke sini."
Petarung berusia 26 tahun asal Inggris itu akan bertarung dengan petinju asal Amerika Serikat di Las Vegas pada 19 Januari 2013, setelah promotor Eddie Hearn berhasil melakukan negosiasi dengan tim dari Alexander. "Kami akhirnya mendapatkannya. Ini adalah apa yang saya impikan sejak saya berusia sembilan tahun, bertarung untuk gelar juara dunia," ujar Brook, seperti dikutip sportinglife, Senin (3/12).
Brook secara bertahap mampu bermanuver membawa dirinya ke posisi penantang wajib lewat serangkaian kemenangan meyakinkan selama 18 bulan terakhir dan dia mendapatkan ganjarannya dengan berkesempatan bertarung menghadapi Alexander.
"Saya sangat bersemangat dan lapar untuk gelar juara dunia. Tidak ada yang akan menghentikan saya. Saya tidak sabar untuk mendapatkan sabuk itu di Amerika, dan mendapatkan gelar juara dunia."
"Bertarung untuk mendapatkan gelar di Amerika akan membuatnya jauh lebih spesial. Saya bisa memiliki cara saya sendiri, di Sheffield misalnya, Tapi sejujurnya saya tidak berpikir dia akan datang ke sini."
(nug)