Tuduhan korupsi, Romario desak CBF diinvestigasi
Jum'at, 07 Desember 2012 - 10:02 WIB
Tuduhan korupsi, Romario desak CBF diinvestigasi
A
A
A
Sindonews.com - Legenda sepak bola Brasil, Romario de Souza Faria yang kini menjadi politisi mendesak kongres untuk melakukan investigasi terhadap dugaan korupsi di Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF).
Keinginan itu disampaikan Romario setelah ia mengumpulkan 171 tanda tangan dari rekannya sesama legislator dalam waktu 24 jam.
Mereka mendukung pembentukan sebuah komisi untuk menyelidiki CBF. Tapi itu bisa memakan waktu berbulan-bulan sebelum penyelidikan disetujui. Setidaknya dibutuhkan waktu selama sebulan sebelum investigasi itu dilakukan.
“Kami sebagai wakil rakyat tidak akan lagi membiarkan penipuan semacam ini kepada rakyat," tulis Romario,” tulis Romario seperti dikutip AP, Jumat (7/12/2012).
Romario mengatakan penyelidikan tidak boleh ditunda hanya karena Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Dalam dokumen yang diedarkan oleh Romario, dia ingin kongres menyelidiki tuduhan bahwa pejabat di CBF telah mengambil keuntungan finansial melalui kontrak yang melibatkan tim nasional.
Ia juga menduga adanya penipuan dalam pemilihan Presiden CBF Jose Maria Marin, yang Ricardo Teixeira.
Keinginan itu disampaikan Romario setelah ia mengumpulkan 171 tanda tangan dari rekannya sesama legislator dalam waktu 24 jam.
Mereka mendukung pembentukan sebuah komisi untuk menyelidiki CBF. Tapi itu bisa memakan waktu berbulan-bulan sebelum penyelidikan disetujui. Setidaknya dibutuhkan waktu selama sebulan sebelum investigasi itu dilakukan.
“Kami sebagai wakil rakyat tidak akan lagi membiarkan penipuan semacam ini kepada rakyat," tulis Romario,” tulis Romario seperti dikutip AP, Jumat (7/12/2012).
Romario mengatakan penyelidikan tidak boleh ditunda hanya karena Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Dalam dokumen yang diedarkan oleh Romario, dia ingin kongres menyelidiki tuduhan bahwa pejabat di CBF telah mengambil keuntungan finansial melalui kontrak yang melibatkan tim nasional.
Ia juga menduga adanya penipuan dalam pemilihan Presiden CBF Jose Maria Marin, yang Ricardo Teixeira.
(aww)