Everton kontra Spurs kental aroma Belgia
Minggu, 09 Desember 2012 - 09:35 WIB
Everton kontra Spurs kental aroma Belgia
A
A
A
Sindonews.com - Aroma Belgia terasa ketika Everton menjamu Tottenham Hotspur di Goodison Park, hari ini. Pemain Negeri Cokelat masing-masing tim akan bertarung merebut kemenangan. Andalan kubu tuan rumah tidak lain Marouane Fellaini. Penampilan sosok berusia 25 tahun itu melonjak drastis sejak diturunkan sebagai gelandang serang oleh Pelatih David Moyes pada musim ini.
Buktinya, Fellaini sudah menciptakan delapan gol. Kevin Mirallas yang baru pulih cedera hamstring juga telah siap membantu Fellaini. Meski kemungkinan besar bermain dari bangku cadangan, Mirallas memberi dimensi baru bagi serangan The Toffees, julukan Everton. Kedua pemain tersebut bakal berusaha menembus pertahanan Tottenham yang dihuni Jan Vertonghen. Menghuni sisi kiri lini belakang tim tamu, dia pasti memberi informasi terkait kelebihan dan kelemahan dua kompatriotnya itu ke William Gallas dkk.
Vertonghen nantinya bahu-membahu bersama dinamo permainan Tottenham Mousa Dembele. Bertumpu pada dua pemain Belgia tersebut, Everton dan Tottenham bertarung demi mempertegas kredibilitas. Keduanya mengincar tiket Liga Champions, menyusul penurunan performa Arsenal. Everton dan Tottenham telah menunjukkan potensi mereka pada 15 pertandingan yang dijalani.
Tuan rumah mengoleksi 19 poin dan menempati peringkat 6. Sementara Spurs, julukan Tottenham duduk di urutan 4, memimpin empat nilai di atas rivalnya. Tampil di depan pendukung sendiri bisa membantu Everton memperkecil jarak dari Spurs. Dorongan semangat fans itu sudah menolong Phil Jagielka dkk mencatat rekor impresif. Mereka belum terkalahkan di rumah. Everton juga tidak pernah ditaklukkan Tottenham sejak 2007.
”Kami sukses menjadikan Goodison Park sebagai benteng. Kami bertekad memper - tahankan status itu. Kami tahu Tottenham lawan tangguh. Namun, saya percaya kami dapat kembali mempermalukan mereka,” ucap Jagielka, dikutip situs resmi klub.
Tantangan berat pun menanti Spurs. Apalagi, mereka tidak bakal diperkuat Gareth Bale yang cedera hamstring. Turut menghilang adalah Michael Dawson, Scott Parker, Benoit Assou-Ekotto, dan Younes Kaboul. Namun, Tottenham memiliki striker tajam pada diri Jermain Defoe. Penyerang berusia 30 tahun itu seperti lahir kembali di tangan Andre Villas-Boas. Buktinya, dia telah mencetak sembilan gol.
Bertumpu pada ketajamannya, Spurs boleh yakin mampu mencuri angka sekaligus mempertegas posisi di klasemen. ”Mereka punya tim kuat dan dukungan suporter hebat. Fellaini ancaman utama kami. Meski tinggi, dia cukup lincah. Namun, kami punya Defoe,” ungkap bek Tottenham Kyle Walker.
Buktinya, Fellaini sudah menciptakan delapan gol. Kevin Mirallas yang baru pulih cedera hamstring juga telah siap membantu Fellaini. Meski kemungkinan besar bermain dari bangku cadangan, Mirallas memberi dimensi baru bagi serangan The Toffees, julukan Everton. Kedua pemain tersebut bakal berusaha menembus pertahanan Tottenham yang dihuni Jan Vertonghen. Menghuni sisi kiri lini belakang tim tamu, dia pasti memberi informasi terkait kelebihan dan kelemahan dua kompatriotnya itu ke William Gallas dkk.
Vertonghen nantinya bahu-membahu bersama dinamo permainan Tottenham Mousa Dembele. Bertumpu pada dua pemain Belgia tersebut, Everton dan Tottenham bertarung demi mempertegas kredibilitas. Keduanya mengincar tiket Liga Champions, menyusul penurunan performa Arsenal. Everton dan Tottenham telah menunjukkan potensi mereka pada 15 pertandingan yang dijalani.
Tuan rumah mengoleksi 19 poin dan menempati peringkat 6. Sementara Spurs, julukan Tottenham duduk di urutan 4, memimpin empat nilai di atas rivalnya. Tampil di depan pendukung sendiri bisa membantu Everton memperkecil jarak dari Spurs. Dorongan semangat fans itu sudah menolong Phil Jagielka dkk mencatat rekor impresif. Mereka belum terkalahkan di rumah. Everton juga tidak pernah ditaklukkan Tottenham sejak 2007.
”Kami sukses menjadikan Goodison Park sebagai benteng. Kami bertekad memper - tahankan status itu. Kami tahu Tottenham lawan tangguh. Namun, saya percaya kami dapat kembali mempermalukan mereka,” ucap Jagielka, dikutip situs resmi klub.
Tantangan berat pun menanti Spurs. Apalagi, mereka tidak bakal diperkuat Gareth Bale yang cedera hamstring. Turut menghilang adalah Michael Dawson, Scott Parker, Benoit Assou-Ekotto, dan Younes Kaboul. Namun, Tottenham memiliki striker tajam pada diri Jermain Defoe. Penyerang berusia 30 tahun itu seperti lahir kembali di tangan Andre Villas-Boas. Buktinya, dia telah mencetak sembilan gol.
Bertumpu pada ketajamannya, Spurs boleh yakin mampu mencuri angka sekaligus mempertegas posisi di klasemen. ”Mereka punya tim kuat dan dukungan suporter hebat. Fellaini ancaman utama kami. Meski tinggi, dia cukup lincah. Namun, kami punya Defoe,” ungkap bek Tottenham Kyle Walker.
(akr)