Mobil bermasalah, Andra gagal finis di race pertama
Minggu, 09 Desember 2012 - 11:40 WIB
Mobil bermasalah, Andra gagal finis di race pertama
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Indonesia, Alexandra Asmasoebrata mengaku kecewa dengan mobil PS Racing yang dikemudikannya. Dia menilai, kendaraan tersebut kurang kompetitif sehingga tidak memberikan hasil memuaskan.
Faktanya begitu. Meski telah menunjukkan performa terbaiknya, Andra - sapaan akrab Alexandra - gagal finis pada balapan Asian Formula Renault Series 2012 di Sirkuit Zhuhai Internasional, China, kemarin. Memulai start dari posisi 12, Andra sempat tampil baik pada awal lomba. Dia berhasil menyodok ke posisi sembilan di lap pertama. Namun, seiring lomba berjalan, tiba-tiba masalah mobil pun muncul sehingga posisinya ikut melorot ke peringkat 13. Hasilnya, dia memutuskan keluar dari lintasan saat balapan sudah berjalan 10 lap.
"Saya sudah merasa kondisi mobil tidak berjalan dengan baik. Pada awal balapan memang sempat bagus, tapi mesin kemudian mati saat saya menginjak gas di tengah balapan,"kata Andra.
Pembalap berusia 24 tahun ini pun harus puas dengan hasil tersebut. Sebab,dia menggunakan mobil yang sudah lama tidak aktif untuk balapan. Apalagi, mobil Andra saat berjaya musim lalu disewakan ke pembalap lain dari tim itu.
Hal ini yang membuat dia menggunakan mobil sendiri yang sudah lama tidak digunakan balapan. Selain itu, Andra menilai, tim tersebut semakin kurang konsisten setelah memiliki enam pembalap di satu tim. Apalagi, mobil seharga Rp2 miliar miliknya kemungkinan tidak dilakukan rebuild engine dan hanya memperbaiki kerusakan dari mobil itu sendiri. Ini yang membuat Andra sedikit kecewa dengan tim tersebut.
Meski begitu, Andra tidak putus asa. Dia akan berusaha keras untuk membayar kegagalan finis pada race pertama kemarin pada balapan kedua, hari ini. Hanya, kondisi itu akan membuat dia sedikit sulit karena harus memulai lomba dari grid 20.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin. Saya belum tahu kerusakan pada mobil saya.Tapi, saya harap mobil bisa lebih baik pada balapan besok (hari ini),"ujar Andra.
Sementara itu, Managing Director PS Racing Pekka Saarinen menyatakan bahwa mobil Andra bermasalah pada sistem fuel pump. Akibatnya, aliran bahan bakar menjadi tidak stabil. Ini yang membuat tarikan gas terhambat. Namun, dia berjanji akan segera memperbaiki kerusakan itu agar Andra bisa tampil maksimal pada balapan selanjutnya.
"Pompa bahan bakarnya bermasalah.Itu akan kami perbaiki tidak lebih dari 25 menit,"ujar Saarinen."Besok (hari ini) akan selesai dengan baik.Jadi,peluang untuk menang tetap 50-50,"ujarnya.
Pada balapan kemarin, podium dikuasai pembalap Jepang dari tim Buzz Racing Yosuke Yamazaki. Dia meraih posisi pertama dengan catatan waktu 26 menit 58,069 detik. Disusul rekannya Satoshi Kosugi hanya berselisih 0,245 detik, sedangkan podium ketiga ditempati Shigetomo Shimondo.
Tahun ini, Andra hanya mengikuti 4 race karena kurangnya dukungan sponsor. Itu sangat berbeda dengan musim lalu yang bisa mengikuti 24 race dan meraih 14 piala. Ini yang menyebabkan Andra kesulitan beradaptasi.
Laporan Langsung Wartawan Koran Sindo
RAIKHUL AMAR
dari Zhuhai, China
Faktanya begitu. Meski telah menunjukkan performa terbaiknya, Andra - sapaan akrab Alexandra - gagal finis pada balapan Asian Formula Renault Series 2012 di Sirkuit Zhuhai Internasional, China, kemarin. Memulai start dari posisi 12, Andra sempat tampil baik pada awal lomba. Dia berhasil menyodok ke posisi sembilan di lap pertama. Namun, seiring lomba berjalan, tiba-tiba masalah mobil pun muncul sehingga posisinya ikut melorot ke peringkat 13. Hasilnya, dia memutuskan keluar dari lintasan saat balapan sudah berjalan 10 lap.
"Saya sudah merasa kondisi mobil tidak berjalan dengan baik. Pada awal balapan memang sempat bagus, tapi mesin kemudian mati saat saya menginjak gas di tengah balapan,"kata Andra.
Pembalap berusia 24 tahun ini pun harus puas dengan hasil tersebut. Sebab,dia menggunakan mobil yang sudah lama tidak aktif untuk balapan. Apalagi, mobil Andra saat berjaya musim lalu disewakan ke pembalap lain dari tim itu.
Hal ini yang membuat dia menggunakan mobil sendiri yang sudah lama tidak digunakan balapan. Selain itu, Andra menilai, tim tersebut semakin kurang konsisten setelah memiliki enam pembalap di satu tim. Apalagi, mobil seharga Rp2 miliar miliknya kemungkinan tidak dilakukan rebuild engine dan hanya memperbaiki kerusakan dari mobil itu sendiri. Ini yang membuat Andra sedikit kecewa dengan tim tersebut.
Meski begitu, Andra tidak putus asa. Dia akan berusaha keras untuk membayar kegagalan finis pada race pertama kemarin pada balapan kedua, hari ini. Hanya, kondisi itu akan membuat dia sedikit sulit karena harus memulai lomba dari grid 20.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin. Saya belum tahu kerusakan pada mobil saya.Tapi, saya harap mobil bisa lebih baik pada balapan besok (hari ini),"ujar Andra.
Sementara itu, Managing Director PS Racing Pekka Saarinen menyatakan bahwa mobil Andra bermasalah pada sistem fuel pump. Akibatnya, aliran bahan bakar menjadi tidak stabil. Ini yang membuat tarikan gas terhambat. Namun, dia berjanji akan segera memperbaiki kerusakan itu agar Andra bisa tampil maksimal pada balapan selanjutnya.
"Pompa bahan bakarnya bermasalah.Itu akan kami perbaiki tidak lebih dari 25 menit,"ujar Saarinen."Besok (hari ini) akan selesai dengan baik.Jadi,peluang untuk menang tetap 50-50,"ujarnya.
Pada balapan kemarin, podium dikuasai pembalap Jepang dari tim Buzz Racing Yosuke Yamazaki. Dia meraih posisi pertama dengan catatan waktu 26 menit 58,069 detik. Disusul rekannya Satoshi Kosugi hanya berselisih 0,245 detik, sedangkan podium ketiga ditempati Shigetomo Shimondo.
Tahun ini, Andra hanya mengikuti 4 race karena kurangnya dukungan sponsor. Itu sangat berbeda dengan musim lalu yang bisa mengikuti 24 race dan meraih 14 piala. Ini yang menyebabkan Andra kesulitan beradaptasi.
Laporan Langsung Wartawan Koran Sindo
RAIKHUL AMAR
dari Zhuhai, China
(wir)