CEO PSM yakinkan sponsor tidak lari
Selasa, 11 Desember 2012 - 20:58 WIB
CEO PSM yakinkan sponsor tidak lari
A
A
A
Sindonews.com - CEO PSM Makassar Rully Habibie mengatakan, timnya tidak terimbas ancaman sanksi yang akan diterima Indonesia dari FIFA. Nasib Indonesia akan ditentukan dalam rapat Komite Eksekutif FIFA pada 14 Desember di Tokyo, Jepang.
Dia mengungkapkan, masalah tersebut belum begitu berpengaruh pada klub dalam hal pencarian sponsor. ''Kami terus membuka komunikasi dengan beberapa sponsor,” sebut Rully.
Dia tidak secara rinci menyebutkan jumlah sponsor yang sudah didekati. ''Yang jelas, kami terus berusaha membuka komunikasi dan meyakinkan mereka agar tidak mundur,” katanya.
Dari komunikasi sementara, belum ada di antara sponsor tersebut yang membatalkan keinginannya membiayai PSM. ''Belum ada yang menyatakan mundur walaupun nasib sepak bola Indonesia akan ditentukan di Jepang,” tuturnya.
Rully mengatakan, manajemen PSM terus memberikan informasi soal perkembangan terbaru sepakbola Indonesia. ''Kami terus meyakinkan sponsor agar mereka yakin dan mau bertahan,” katanya.
Dia mengakui, perbaikan sepak bola Indonesia harus dimulai ditahun 2013. Karena sudah cukup lama FIFA dan Asian Football Confederation (AFC), memberikan kesempatan kepada klub untuk berbenah. ''Sekarang sudah waktunya untuk bertransformasi,” ucapnya.
Menurutnya, perubahan yang dilakukan tidak semudah membalikan telapan tangan. Namun dia yakin, akan berbuah manis. ''Contoh soal lima aspek yang diharuskan AFC,” tuturnya.
Rully mengatakan, pengurus klub saat ini berusaha semaksimal mungkin melengkapi persyaratan tersebut. ''Pengurus baru, tinggal menambah yang kurang,” jelas dia.
Saat ini, PSM terus melengkapi semua kekurangan dan yakin akan lolos verifikasi. ”Kalau mengacu ke tahun lalu, sudah tidak ada masalah. Kalaupun ada kekurangan, mungkin hanya penambahan saja,” sebutnya.
Dia mengungkapkan, masalah tersebut belum begitu berpengaruh pada klub dalam hal pencarian sponsor. ''Kami terus membuka komunikasi dengan beberapa sponsor,” sebut Rully.
Dia tidak secara rinci menyebutkan jumlah sponsor yang sudah didekati. ''Yang jelas, kami terus berusaha membuka komunikasi dan meyakinkan mereka agar tidak mundur,” katanya.
Dari komunikasi sementara, belum ada di antara sponsor tersebut yang membatalkan keinginannya membiayai PSM. ''Belum ada yang menyatakan mundur walaupun nasib sepak bola Indonesia akan ditentukan di Jepang,” tuturnya.
Rully mengatakan, manajemen PSM terus memberikan informasi soal perkembangan terbaru sepakbola Indonesia. ''Kami terus meyakinkan sponsor agar mereka yakin dan mau bertahan,” katanya.
Dia mengakui, perbaikan sepak bola Indonesia harus dimulai ditahun 2013. Karena sudah cukup lama FIFA dan Asian Football Confederation (AFC), memberikan kesempatan kepada klub untuk berbenah. ''Sekarang sudah waktunya untuk bertransformasi,” ucapnya.
Menurutnya, perubahan yang dilakukan tidak semudah membalikan telapan tangan. Namun dia yakin, akan berbuah manis. ''Contoh soal lima aspek yang diharuskan AFC,” tuturnya.
Rully mengatakan, pengurus klub saat ini berusaha semaksimal mungkin melengkapi persyaratan tersebut. ''Pengurus baru, tinggal menambah yang kurang,” jelas dia.
Saat ini, PSM terus melengkapi semua kekurangan dan yakin akan lolos verifikasi. ”Kalau mengacu ke tahun lalu, sudah tidak ada masalah. Kalaupun ada kekurangan, mungkin hanya penambahan saja,” sebutnya.
(aww)