DeGale ingin jajal kekuatan Froch
Rabu, 12 Desember 2012 - 04:00 WIB
DeGale ingin jajal kekuatan Froch
A
A
A
Sindonews.com - Juara kelas menengah super Eropa asal Inggris, James DeGale, telah menetapkan padangannya untuk pertarungan domestik melawan pemilik gelar IBF, Carl Froch. Petinju berusia 26 tahun itu pada Minggu (9/12) kemarin, mencatatkan kemenangan atas Fulgencio Zuniga. Itu merupakan kemenangan keempat dari empat pertarungan terakhir sejak dikalahkan George Groves, pertengahan tahun lalu.
DeGale, yang meraih emas untuk Inggris Raya di Olimpiade Beijing 2008, yakin jika duel melawan Froch itu cukup masuk akal. Dan lewat pertarungan itu, dirinya bakal bisa terus meningkatkan kemampuannya. "Saya ingin melawan Carl dan untuk dunia tinju Inggris, itu akan menjadi pertarungan besar," ungkapnya, kepada Sky Sports, Selasa (11/12).
"Jika saya bisa terus berkembang dan terus menang, maka akan masuk akal bagi saya untuk melawannya."
"Saya pikir Carl ingin pertarungan gelar juara dunia yang besar dalam negeri sebelum ia pensiun. Dia tidak mendapatkannya melawan Joe Calzaghe, meskipun di tahun-tahun ini telah mencobanya, dan semoga dia bisa mendapatkan satu duel untuk saya," jelas DeGale, dikutip Sports Mole, Selasa.
"Dia jenis petarung yang akan mampu melawan siapa pun, dia suka pertarungan besar, dan jika saya bisa memenangkan gelar juara dunia, itu akan membuat pertarungan besar."
Sementara itu, pertarungan DeGale berikutnya adalah menghadapi Mouhamed Ali Ndiaye di Kent pada tanggal 26 bulan depan.
DeGale, yang meraih emas untuk Inggris Raya di Olimpiade Beijing 2008, yakin jika duel melawan Froch itu cukup masuk akal. Dan lewat pertarungan itu, dirinya bakal bisa terus meningkatkan kemampuannya. "Saya ingin melawan Carl dan untuk dunia tinju Inggris, itu akan menjadi pertarungan besar," ungkapnya, kepada Sky Sports, Selasa (11/12).
"Jika saya bisa terus berkembang dan terus menang, maka akan masuk akal bagi saya untuk melawannya."
"Saya pikir Carl ingin pertarungan gelar juara dunia yang besar dalam negeri sebelum ia pensiun. Dia tidak mendapatkannya melawan Joe Calzaghe, meskipun di tahun-tahun ini telah mencobanya, dan semoga dia bisa mendapatkan satu duel untuk saya," jelas DeGale, dikutip Sports Mole, Selasa.
"Dia jenis petarung yang akan mampu melawan siapa pun, dia suka pertarungan besar, dan jika saya bisa memenangkan gelar juara dunia, itu akan membuat pertarungan besar."
Sementara itu, pertarungan DeGale berikutnya adalah menghadapi Mouhamed Ali Ndiaye di Kent pada tanggal 26 bulan depan.
(nug)