Taekwondoin Solo sabet medali di Indonesia Open
Kamis, 13 Desember 2012 - 19:24 WIB
Taekwondoin Solo sabet medali di Indonesia Open
A
A
A
Sindonews.com - Taekwondoin andalan asal Kota Solo, Muhammad Arifin gagal meraih medali emas di ajang Taekwondo Championship Indonesia Open (TCIO), di Tenis Indoor, Senayan, Jakarta. Dari 10 taekwondoin asal Kota Solo yang dikirimkan di ajang tersebut, terancam pulang dengan nihil medali.
Di partai puncak, Arifin yang bertanding di kelas Kyuruki (pertarungan) nomor terbang putra U-48 kilogram (kg) harus mengakui kemenangan taekwondoin asal tim Indonesia A, Unggul Pangestu. Di nomor ini, medali perunggu diraih Putu Oka Mahendra asal Bali dan Raynald Hanggar (Jawa Barat).
Di ajang ini, Kota Solo mengirimkan 10 taekwondoin muda yang akan turun di dua nomor lengkap yakni kyuruki dan poomsae (gerak). Untuk nomor kyuruki, Surakarta mengirimkan M Arifin (-48 kg), William Alexander (-55 kg), Ade Kumara S (-63 kg), Kevin Grescia (-73 kg), Almaida Nur (-46 kg), Hugo Leonardo (-68 kg). Sedangkan nomor seni gerak masing-masing Talita Indria, Roya Sukma Adam dan Zidjian Muhammad.
Kabid Pembinaan dan Prestasi Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Surakarta, Ali Solichin mengakui, persaingan di kejuaraan sangat dipastikan ketat. ApalagÍ dalam kejuaraan ini panitia mengujicobakan peralatan baru berupa sensor body protect atlet yang berfungsi mengetahui tendangan atau pukulan mengenai lawan atau tidak. "Anak-anak bisa menembus lima besar saja sudah sangat bagus," katanya, Kamis (13/12).
TCIO ini menjadi rangkain penutup kejuaraan selama 2012. Di ajang ini sebanyak 300 taekwondoin junior berpartisipasi. Peserta berasal dari 17 provinsi di Indonesia antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Bali, Riau, Jawa Timur, Banten, Jambi, NAD, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Bengkulu. Taekwondoin asal negara tetangga, Timor Leste juga ambil bagian di ajang ini.
Di partai puncak, Arifin yang bertanding di kelas Kyuruki (pertarungan) nomor terbang putra U-48 kilogram (kg) harus mengakui kemenangan taekwondoin asal tim Indonesia A, Unggul Pangestu. Di nomor ini, medali perunggu diraih Putu Oka Mahendra asal Bali dan Raynald Hanggar (Jawa Barat).
Di ajang ini, Kota Solo mengirimkan 10 taekwondoin muda yang akan turun di dua nomor lengkap yakni kyuruki dan poomsae (gerak). Untuk nomor kyuruki, Surakarta mengirimkan M Arifin (-48 kg), William Alexander (-55 kg), Ade Kumara S (-63 kg), Kevin Grescia (-73 kg), Almaida Nur (-46 kg), Hugo Leonardo (-68 kg). Sedangkan nomor seni gerak masing-masing Talita Indria, Roya Sukma Adam dan Zidjian Muhammad.
Kabid Pembinaan dan Prestasi Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Surakarta, Ali Solichin mengakui, persaingan di kejuaraan sangat dipastikan ketat. ApalagÍ dalam kejuaraan ini panitia mengujicobakan peralatan baru berupa sensor body protect atlet yang berfungsi mengetahui tendangan atau pukulan mengenai lawan atau tidak. "Anak-anak bisa menembus lima besar saja sudah sangat bagus," katanya, Kamis (13/12).
TCIO ini menjadi rangkain penutup kejuaraan selama 2012. Di ajang ini sebanyak 300 taekwondoin junior berpartisipasi. Peserta berasal dari 17 provinsi di Indonesia antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Bali, Riau, Jawa Timur, Banten, Jambi, NAD, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Bengkulu. Taekwondoin asal negara tetangga, Timor Leste juga ambil bagian di ajang ini.
(aww)