Gagal di IIC, Iwan tetap pelatih Persija
Kamis, 13 Desember 2012 - 21:50 WIB
Gagal di IIC, Iwan tetap pelatih Persija
A
A
A
Sindonews.com - Kegagalan Persija Jakarta di ajang Inter Island Cup (IIC) 2012 tidak mengusik kursi kepelatihan Iwan Setiawan. Manajemen klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut tetap percaya pelatih asal Aceh tersebut mampu mengangkat performa tim di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013.
Kabar kursi Iwan tidak aman selepas Persija berlaga di ajang IIC langsung ditepis manajemen klub berkostum orange tersebut. Menurut manajemen, kurang maksimalnya permainan Macan Kemayoran, karena Persija tidak turun dengan kekuatan penuh. Seperti diketahui memang, Persija belum bisa memainkan dua pemain seniornya Bambang 'Bepe' Pamungkas dan Ismed Sofyan.
"Iwan akan terus melatih Persija, karena wewenang terkait dengan nasib pelatih merupakan wewenang manajemen. Kami turun tidak dengan kekuatan penuh, jadi kami rasa tim juga sudah memperlihatkan kualitas permainan yang baik," ujar ketua umum (ketum) Persija, Ferry Paulus.
Seperti diketahui, Persija gagal lolos ke babak selanjutnya diajang IIC. Macan Kemayoran itu meraih satu kemenangan, satu seri dan satu kali kekalahan. Persija pun kalah poin dari Sriwijaya FC (SFC) yang keluar sebagai pemuncak klasemen. Laskar Wong Kito, julukan SFC, berhasil memanfaatkan kelebihannya sebagai tuan rumah.
"Pertandingan terbaik saat lawan Sriwijaya FC. Tapi sangat kelihatan sekali kalau pemain kami mengalami kemunduran mental. Mental pemain muda harus terus digenjot untuk menghadapi pertandingan-pertandingan krusial," ujar Ferry, pria yang juga mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI era kepemimpinan Nurdin Halid tersebut.
Lebih lanjut, Ferry mengatakan, bahwa selain baru kelihatan pemain muda yang mentalnya belum ciamik, banyak pemain yang juga terkejut dengan nama besar. Menurut manajemen, pemain-pemain muda Macan Kemayoran masih terlihat canggung ketika bertemu klub-klub besar ISL seperti SFC, Persita Tanggerang, dan PSPS Pekanbaru.
"Ketika bertemu tim besar, pemain sangat sekali terlihat grogi. Selain itu, mereka juga terkejut dengan aroma turnamen. Karena itu, IIC sangat bermanfaat untuk tim," jelas Ferry.
"Nah, ketika ikut ajang Trofeo Persija. Semua pemain terlihat semangat karena dukungan The Jakmania. Hal ini yang akan kami pupuk agar Persija bisa siap menghadapi kompetisi Indonesia Super League," tutupnya.
Kabar kursi Iwan tidak aman selepas Persija berlaga di ajang IIC langsung ditepis manajemen klub berkostum orange tersebut. Menurut manajemen, kurang maksimalnya permainan Macan Kemayoran, karena Persija tidak turun dengan kekuatan penuh. Seperti diketahui memang, Persija belum bisa memainkan dua pemain seniornya Bambang 'Bepe' Pamungkas dan Ismed Sofyan.
"Iwan akan terus melatih Persija, karena wewenang terkait dengan nasib pelatih merupakan wewenang manajemen. Kami turun tidak dengan kekuatan penuh, jadi kami rasa tim juga sudah memperlihatkan kualitas permainan yang baik," ujar ketua umum (ketum) Persija, Ferry Paulus.
Seperti diketahui, Persija gagal lolos ke babak selanjutnya diajang IIC. Macan Kemayoran itu meraih satu kemenangan, satu seri dan satu kali kekalahan. Persija pun kalah poin dari Sriwijaya FC (SFC) yang keluar sebagai pemuncak klasemen. Laskar Wong Kito, julukan SFC, berhasil memanfaatkan kelebihannya sebagai tuan rumah.
"Pertandingan terbaik saat lawan Sriwijaya FC. Tapi sangat kelihatan sekali kalau pemain kami mengalami kemunduran mental. Mental pemain muda harus terus digenjot untuk menghadapi pertandingan-pertandingan krusial," ujar Ferry, pria yang juga mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI era kepemimpinan Nurdin Halid tersebut.
Lebih lanjut, Ferry mengatakan, bahwa selain baru kelihatan pemain muda yang mentalnya belum ciamik, banyak pemain yang juga terkejut dengan nama besar. Menurut manajemen, pemain-pemain muda Macan Kemayoran masih terlihat canggung ketika bertemu klub-klub besar ISL seperti SFC, Persita Tanggerang, dan PSPS Pekanbaru.
"Ketika bertemu tim besar, pemain sangat sekali terlihat grogi. Selain itu, mereka juga terkejut dengan aroma turnamen. Karena itu, IIC sangat bermanfaat untuk tim," jelas Ferry.
"Nah, ketika ikut ajang Trofeo Persija. Semua pemain terlihat semangat karena dukungan The Jakmania. Hal ini yang akan kami pupuk agar Persija bisa siap menghadapi kompetisi Indonesia Super League," tutupnya.
(aww)