Pelatih Swansea City geram wasit lupa meniup peluit
Senin, 17 Desember 2012 - 00:04 WIB
Pelatih Swansea City geram wasit lupa meniup peluit
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Swansea City ini menyayangkan kelalaian Mike Dean yang lupa meniup peluit saat Michu terkapar di lapangan. Dalam kejadian tersebut terlihat di mana gelandang serang Swansea Michu terkapar dan tidak bergerak akibat berebut bola di udara dengan Hugo Lloris.
Mnurutnya, meski ada pemain yang tergeletak, wasit sama sekali tidak menggubrisnya dan hal itu membuat marah Laudrup.
“Saya sangat marah,” ujar Laudurp kepada Sky Sports. “Saya tidak meminta adanya free-kick atau penalti, namun jika seseorang terkapar seperti itu, dengan cedera kepala, maka harus ada tindakan yang dilakukan – wasit harus segera meniup peluit.
“Saya melihat ke arah dia ketika Michu terkapar, sang wasit melihatnya, hakim garis juga, dan mereka tetap melanjutkan permainan. Itu adalah keputusan yang sungguh buruk.
“Michu terlihat sudah baik, dia masih sedikit bingung--akibat benturan. Untungnya, hal itu tidak seriung, jadi saya begitu senang mengenai itu namun masih tetap marah dengan keputusan sang wasit.” Adapun, pertandingan itu sendiri dimenangkan oleh Tottenham melalui gol semata wayang Jan Vertonghen.
Mnurutnya, meski ada pemain yang tergeletak, wasit sama sekali tidak menggubrisnya dan hal itu membuat marah Laudrup.
“Saya sangat marah,” ujar Laudurp kepada Sky Sports. “Saya tidak meminta adanya free-kick atau penalti, namun jika seseorang terkapar seperti itu, dengan cedera kepala, maka harus ada tindakan yang dilakukan – wasit harus segera meniup peluit.
“Saya melihat ke arah dia ketika Michu terkapar, sang wasit melihatnya, hakim garis juga, dan mereka tetap melanjutkan permainan. Itu adalah keputusan yang sungguh buruk.
“Michu terlihat sudah baik, dia masih sedikit bingung--akibat benturan. Untungnya, hal itu tidak seriung, jadi saya begitu senang mengenai itu namun masih tetap marah dengan keputusan sang wasit.” Adapun, pertandingan itu sendiri dimenangkan oleh Tottenham melalui gol semata wayang Jan Vertonghen.
(wbs)