AFC bantu PSM Makassar jadi klub profesional
Senin, 17 Desember 2012 - 19:36 WIB
AFC bantu PSM Makassar jadi klub profesional
A
A
A
Sindonews.com - Asian Footbal Confederation (AFC) siap membantu PSM Makassar agar bisa lolos verifikasi sebagai klub profesional. Ada sejumlah bantuan yang siap diberikan AFC yakni workshop, termasuk pelatihan dan konsultasi untuk kelengkapan verifikasi klub menjelang kompetisi musim mendatang.
CEO PSM Makassar Rully Habibie mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti untuk klub terutama dalam penyusunan kelengkapan verifikasi. ''Banyak klub yang belum mengetahui teknisnya,” jelasnya.
Akibatnya, beberapa klub di Indonesia, kesulitan membuat program yang berhubungan dengan lima aspek yang dipersyaratkan. ''Kelima aspek tersebut adalah legal, finansial, infrastruktur, personel, dan sporting,” katanya.
Menurut dia, untuk melengkapi syarat verifikasi tersebut, harus ada bimbingan langsung dari AFC agar klub tidak salah dalam menyusun program. ''Kalau ada kekurangan tentunya bisa langsung dikoordinasikan dengan AFC,” tukasnya.
Rully menjelaskan, khusus PSM, sudah melengkapi sekitar 80% dari syarat-syarat yang diharuskan tersebut. ''Saat ini, kami masih terus jalan dan melakukan persiapan,” ucapnya.
Dia mengatakan, jika mengacu dari verifikasi musim lalu, PSM sudah tidak ada masalah. ''Tapi kami yakin, aturan yang dikeluarkan di musim lalu, tidak sepenuhnya sama dengan musim depan,” jelasnya.
Karena bisa jadi, akan ada beberapa poin tambahan baru dan harus dilengapi klub lain termasuk PSM. ''Untuk waktu workshop dan pelatihan, belum ada kepastian,” ucapnya.
Pasalnya, jadwalnya akan dikoordinasikan langsung dengan pengelola liga yakni PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) termasuk PSSI. ''Klub hanya menunggu undangan dan siap hadir kapan saja,” katanya.
Mantan Manajer Teknik PSM Yopie Lumeindong mengakui, saat klub tersebut masih di Indonesia Super League (ISL), kelima aspek tersebut sudah dilengkapi. ''Dasar-dasarnya sudah dibuat dan lengkap,” jelasnya.
Dia mencotohkan, untuk aspek supporting sudah berjalan yakni pembinaan pemain muda. Tapi saat PSM pindah ke Indonesia Premier League (IPL), tidak ada yang dilanjutkan. ''Tapi saya yakin pengurus saat ini sudah menyiapkan semuanya,” pungkasnya.
CEO PSM Makassar Rully Habibie mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti untuk klub terutama dalam penyusunan kelengkapan verifikasi. ''Banyak klub yang belum mengetahui teknisnya,” jelasnya.
Akibatnya, beberapa klub di Indonesia, kesulitan membuat program yang berhubungan dengan lima aspek yang dipersyaratkan. ''Kelima aspek tersebut adalah legal, finansial, infrastruktur, personel, dan sporting,” katanya.
Menurut dia, untuk melengkapi syarat verifikasi tersebut, harus ada bimbingan langsung dari AFC agar klub tidak salah dalam menyusun program. ''Kalau ada kekurangan tentunya bisa langsung dikoordinasikan dengan AFC,” tukasnya.
Rully menjelaskan, khusus PSM, sudah melengkapi sekitar 80% dari syarat-syarat yang diharuskan tersebut. ''Saat ini, kami masih terus jalan dan melakukan persiapan,” ucapnya.
Dia mengatakan, jika mengacu dari verifikasi musim lalu, PSM sudah tidak ada masalah. ''Tapi kami yakin, aturan yang dikeluarkan di musim lalu, tidak sepenuhnya sama dengan musim depan,” jelasnya.
Karena bisa jadi, akan ada beberapa poin tambahan baru dan harus dilengapi klub lain termasuk PSM. ''Untuk waktu workshop dan pelatihan, belum ada kepastian,” ucapnya.
Pasalnya, jadwalnya akan dikoordinasikan langsung dengan pengelola liga yakni PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) termasuk PSSI. ''Klub hanya menunggu undangan dan siap hadir kapan saja,” katanya.
Mantan Manajer Teknik PSM Yopie Lumeindong mengakui, saat klub tersebut masih di Indonesia Super League (ISL), kelima aspek tersebut sudah dilengkapi. ''Dasar-dasarnya sudah dibuat dan lengkap,” jelasnya.
Dia mencotohkan, untuk aspek supporting sudah berjalan yakni pembinaan pemain muda. Tapi saat PSM pindah ke Indonesia Premier League (IPL), tidak ada yang dilanjutkan. ''Tapi saya yakin pengurus saat ini sudah menyiapkan semuanya,” pungkasnya.
(aww)