Aguirre berharap lolos dari jurang degradasi
Senin, 24 Desember 2012 - 12:32 WIB
Aguirre berharap lolos dari jurang degradasi
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Espanyol Javier Aguirre yakin timnya dapat mampu selamat dari zona degradasi setelah pada pertengahan musim ini mereka hanya menempati posisi ke 18 klasemen sementara La Liga dengan raihan 15 poin dari 17 laga. Tim berjuluk Periquitos itu sejauh ini hanya mampu memenangkan tiga laga, tapi pelatih asal Meksiko itu mengklaim dengan kerja keras mereka dapat terhindar dari degradasi.
"Kami hanya bisa berharap untuk keselamatan dari zona degradasi. Banyak pesaing yang telah mengungguli kami, tapi tak satu pun dari mereka memiliki sikap, solidaritas atau komitmen yang lebih baik," ungkap Aguirre seperti dilansir Football-Espana, Senin (24/12/2012).
"Tim telah tumbuh secara kolektif serta pada tingkatan individu. Kami telah mampu tampil menjadi lebih baik, dan saya senang dengan apa yang pernah saya lihat dan yang ditampilkan tim. Kami harus mempertajam dalam serangan, tapi hal ini harus dilakukan dengan kerja keras, waktu, tenaga dan jam latihan yang lebih ekstra," sambungnya.
"Tim telah menunjukkan adanya tanda gangguan dan pengambilan keputusan yang buruk di saat-saat terakhir pertandingan. Hal itu sudah terjadi untuk kami dan itu tidak bisa terjadi lagi," tandasnya.
"Kami hanya bisa berharap untuk keselamatan dari zona degradasi. Banyak pesaing yang telah mengungguli kami, tapi tak satu pun dari mereka memiliki sikap, solidaritas atau komitmen yang lebih baik," ungkap Aguirre seperti dilansir Football-Espana, Senin (24/12/2012).
"Tim telah tumbuh secara kolektif serta pada tingkatan individu. Kami telah mampu tampil menjadi lebih baik, dan saya senang dengan apa yang pernah saya lihat dan yang ditampilkan tim. Kami harus mempertajam dalam serangan, tapi hal ini harus dilakukan dengan kerja keras, waktu, tenaga dan jam latihan yang lebih ekstra," sambungnya.
"Tim telah menunjukkan adanya tanda gangguan dan pengambilan keputusan yang buruk di saat-saat terakhir pertandingan. Hal itu sudah terjadi untuk kami dan itu tidak bisa terjadi lagi," tandasnya.
(akr)