Bukti cinta De Rossi untuk Roma
Rabu, 26 Desember 2012 - 04:15 WIB
Bukti cinta De Rossi untuk Roma
A
A
A
Sindonews.com - Isu rencana kepindahan Daniele De Rossi dari AS Roma terbantahkan. Sang pemain menyebut dirinya tak punya niatan untuk hengkang meski punya sedikit masalah dengan pelatih Roma, Zdenek Zeman.
De Rossi belakangan dikabarkan mulai gerah di Roma. Hal ini tak lepas dari minimnya kesempatan bermain yang dia dapat musim ini.
Gelandang asal Italia itu memang jarang bermain karena Zeman lebih suka memainkan Michael Bradley, Panagiotis Tachtsidis dan Alessandro Florenzi untuk mengisi lini tengah dalam skema 4-3-3 kesukaannya. Sejauh ini, De Rossi hanya bermain sebanyak 12 kali, itu pun tak semuanya sebagai starter.
Namun, itu tak membuatnya berniat untuk pergi. "Saya lahir di Rima. Untuk saya, itu sesuatu yang normal untuk bermain di sini. Saya tak pernah lelah, atau sangat menginginkan bermain di tim lain,"tuturnya.
"Presiden James Pallotta mengatakan saya tak masuk dalam bursam tidak untuk dijual. Saya ulangi, saya masih mencintai kota dan klub ini. Semua yang saya cintai ada di sini. Akan sangat sulit bagi saya jika saya harus berubah."
Ia menambahkan, "Jika beberapa klub menginginkan saya, manajer saya akan berbicara dengan mereka. Saya hidup untuk klub ini. Bagi saya meninggalkan klub ini bagaikan sebuah drama, drama yang besar."
De Rossi belakangan dikabarkan mulai gerah di Roma. Hal ini tak lepas dari minimnya kesempatan bermain yang dia dapat musim ini.
Gelandang asal Italia itu memang jarang bermain karena Zeman lebih suka memainkan Michael Bradley, Panagiotis Tachtsidis dan Alessandro Florenzi untuk mengisi lini tengah dalam skema 4-3-3 kesukaannya. Sejauh ini, De Rossi hanya bermain sebanyak 12 kali, itu pun tak semuanya sebagai starter.
Namun, itu tak membuatnya berniat untuk pergi. "Saya lahir di Rima. Untuk saya, itu sesuatu yang normal untuk bermain di sini. Saya tak pernah lelah, atau sangat menginginkan bermain di tim lain,"tuturnya.
"Presiden James Pallotta mengatakan saya tak masuk dalam bursam tidak untuk dijual. Saya ulangi, saya masih mencintai kota dan klub ini. Semua yang saya cintai ada di sini. Akan sangat sulit bagi saya jika saya harus berubah."
Ia menambahkan, "Jika beberapa klub menginginkan saya, manajer saya akan berbicara dengan mereka. Saya hidup untuk klub ini. Bagi saya meninggalkan klub ini bagaikan sebuah drama, drama yang besar."
(wir)