Kinerja wasit kembali dipertanyakan
Senin, 31 Desember 2012 - 10:12 WIB
Kinerja wasit kembali dipertanyakan
A
A
A
Sindonews.com - Duel Sheffield Wednesday dengan Huddersfield Town yang berakhir 0-0 di John Smith’s Stadium,Sabtu (29/12),tidak akan mendapat perhatian besar jika wasit Mick Russell tak berulah.
Laga Championship tersebut jadi disorot setelah Russell memberikan dua kartu kuning bagi pemain tapi tidak mengusirnya. Kesalahan Russell tersebut pun berdampak fatal bagi kariernya.Dia dipanggil Komite Wasit Profesional Inggris (PGMOL) untuk memberikan keterangan.”Russell membuat blunderbesar.Kami menunggu penjelasannya sebelum mengambil keputusan,”tulis keterangan PGMOL,dikutip Daily Mail.
Polemik bermula ketika Russell memberi tendangan bebas bagi Huddersfield atas pelanggaran yang dilakukanwinger Sheffield Jeremy Helan.Russell mengeluarkan kartu kuning.Namun,sang pengadil justru mencatat nama Michail Antonio. Helan lalu kembali membuat ulah dan memaksa Russell merogoh kantungnya lagi, tapi dia tidak mengusirnya ke luar lapangan. Russell baru menyadari blunder-nya itu seusai laga.Dia langsung meminta maaf kepada Pelatih Huddersfield Simon Grayson.
” Wasit salah identifikasi.Semestinya para asistennya membantu.Efek kesalahan ini sangat besar.Siapa tahu kami bisa menang jika bermain melawan 10 orang,” kata Grayson. Keteledoran Russell ini mengulang kontroversi Graham Poll pada Piala Dunia 2006. Di laga Kroasia melawan Australia,pengadil yang sudah pensiun tersebut sampai memberi kartu kuning Josip Simunic tiga kali sebelum mengeluarkannya.Poll kemudian dipulangkan dan berhenti di level internasional. Insiden di John Smith’s juga memperbesar sorotan terhadap PGMOL.
Maklum,kinerja wasit belakangan ini sedang disorot. Pada duel Liga Primer Norwich City versus Manchester City (Man City),penampilan Mike Jones dipertanyakan menyusul keputusannya mengusir Samir Nasri. Pelatih Man City Roberto Mancini kesal dengan kebijakan tersebut.Dia pun berencana mengajukan banding. ”Nasri dan lawan (Sebastien Bassong) saling beradu kepala.Maka jika pengadil mengeluarkan Nasri,dia menjatuhkan hukuman serupa ke pelaku lain,”tandas Mancini.
Laga Championship tersebut jadi disorot setelah Russell memberikan dua kartu kuning bagi pemain tapi tidak mengusirnya. Kesalahan Russell tersebut pun berdampak fatal bagi kariernya.Dia dipanggil Komite Wasit Profesional Inggris (PGMOL) untuk memberikan keterangan.”Russell membuat blunderbesar.Kami menunggu penjelasannya sebelum mengambil keputusan,”tulis keterangan PGMOL,dikutip Daily Mail.
Polemik bermula ketika Russell memberi tendangan bebas bagi Huddersfield atas pelanggaran yang dilakukanwinger Sheffield Jeremy Helan.Russell mengeluarkan kartu kuning.Namun,sang pengadil justru mencatat nama Michail Antonio. Helan lalu kembali membuat ulah dan memaksa Russell merogoh kantungnya lagi, tapi dia tidak mengusirnya ke luar lapangan. Russell baru menyadari blunder-nya itu seusai laga.Dia langsung meminta maaf kepada Pelatih Huddersfield Simon Grayson.
” Wasit salah identifikasi.Semestinya para asistennya membantu.Efek kesalahan ini sangat besar.Siapa tahu kami bisa menang jika bermain melawan 10 orang,” kata Grayson. Keteledoran Russell ini mengulang kontroversi Graham Poll pada Piala Dunia 2006. Di laga Kroasia melawan Australia,pengadil yang sudah pensiun tersebut sampai memberi kartu kuning Josip Simunic tiga kali sebelum mengeluarkannya.Poll kemudian dipulangkan dan berhenti di level internasional. Insiden di John Smith’s juga memperbesar sorotan terhadap PGMOL.
Maklum,kinerja wasit belakangan ini sedang disorot. Pada duel Liga Primer Norwich City versus Manchester City (Man City),penampilan Mike Jones dipertanyakan menyusul keputusannya mengusir Samir Nasri. Pelatih Man City Roberto Mancini kesal dengan kebijakan tersebut.Dia pun berencana mengajukan banding. ”Nasri dan lawan (Sebastien Bassong) saling beradu kepala.Maka jika pengadil mengeluarkan Nasri,dia menjatuhkan hukuman serupa ke pelaku lain,”tandas Mancini.
(wbs)