PBR kecewa cuma dapat satu poin (lagi)

Kamis, 10 Januari 2013 - 20:06 WIB
PBR kecewa cuma dapat...
PBR kecewa cuma dapat satu poin (lagi)
A A A
Sindonews.com - Pelita Bandung Raya (PBR) lagi-lagi gagal meraih poin penuh. Eka Ramdani dkk hanya menambah satu poin setelah bermain imbang 0-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (10/1/13) sore.

Sama-sama berambisi meraih kemenangan pertama dan meraih poin penuh, kedua tim saling mewaspadai tekanan dari setiap pemain. Di menit- menit awal laga, Persiba langsung menekan permainan PBR, namun setiap perlawanan pemain Persiba mampu dipatahkan Nova Arianto di lini belakang.

Beberapa kali Persiba mengancam penjaga gawang PBR, Tema Murasadat. Namun kecekatan Tema berhasil menahan tekanan tim lawan. Kedua tim di awal babak bermain terbuka. Eka Ramdhani dkk cukup tenang menguasai keadaan di lini tengah.

Kontrol dan mobilitas yang diperagakan pemain PBR bernomor punggung 14, M Arsyad cukup bagus dan sempat membuat kejutan. Tandangan kaki kanannya tertuju ke mulut gawang Persiba di menit ke 11 babak pertama. Namun sayang, tendangan kerasnya masih membentur tiang gawang Persiba.

Memasuki menit 16, pemain depan Persiba, Eki Nurhakim sempat memberikan tekanan ke gawang PBR dan hampir membuat peluang. Tapi Eki terlihat tergesa-gesa, sehingga gagal menciptakan gol saat itu.

Begitu juga dengan tendangan-tendangan spekulatif dari Obric yang masih melebar di tiang gawang Persiba hampir membuahkan gol bagi PBR. Mengandalkan sektor kanan yang cukup cepat terlihat menjadi tumpuan PBR di babak pertama.
Peran M. Arsad memberikan warna bagi tim "The Boys Are Back" saat itu. Umpan yang diberikannya di menit 22 yang disambut Eka Ramdhani sempat mengancam gawang lawan, namun lini belakang Persiba dengan tenang masih bisa membendung tekanan Eka.
Tendangan bola mati yang dilesatkan Yusar Fandy Djavar pada menit 35 di luar kotak finalty, hampir menjebol gawang Tema Mursadat, namun tendangannya masih membentur tiang kanan gawang.
Pemain asing Persiba, Mahmud El Ali menjadi ancaman bagi sektor belakang PBR di menit ke-39, bahkan tiga kali dirinya mengancam gawang PBR.
Babak pertama masih pertandingan antara PBR melawan Persiba tertahan imbang 0-0, kedua tim memperlihatkan permainan terbuka. Babak pertama memiliki banyak penguasaan bola bai PBR sebanyak 52% sedangkan penguasaan bola dari Persiba 48%.
Menit awal di babak ke dua, tendangan Eka Ramdani sempat mengagetkan Wawan Hendrawan, dan hanya menghasilkan sepak pojok bagi PBR. Serangan balik yang diperlihatkan dari Persiba masih belum efektif. Pasalnya, di babak ke dua PBR merubah strategi permainan dengan mempercepat skema permainan.
Gaston Castano yang menjadi tumpuan dari PBR masih belum bisa memberikan gol, namun pelatih PBR, McMenemy membuat strategi permainan lebih efktif dengan memperbanyak pergerakan di lini tengah untuk mendorong bola ke depan.
Kecerdikan Milovanovic melihat kesempatan yang ada, lesatan tendangan lambungya menuju gawang lawan, masih bisa di tepis di menit 58. Menit demi menit berlalu di babak kedua, ritme tinggi permainan masih cukup terasa. Peluang demi peluang diciptakan PBR. Sedangkan Persiba hanya mengandalkan serangan balik untuk menggedor serangan.
Begitu juga dengan heading Fandi menjadi peluang pertama "Beruang Madu" di babak kedua yang mampu ditepis Tema dan dimanfaatkan Mahmud El Ali, tapi masih belum sempurna cukup. 67 menit berlalu di babak kedua, Pemain PBR terus memberikan tekanan kepada tim lawan.
Berkali - kali wawan harus berjibaku menyelamatkan tendangan-tendangan dari pemain PBR. Mengganti strategi permainan, M. arsyad ditarik keluar dimenit 68 dan digantikan R. Gultom.
Babak kedua ini, beberapa aksi individu pemain asal Libanon, El Ali diperlihatkan untuk menekan PBR. Begitu juga dengan pemain sayap Persiba yang turun naik untuk membantu pertahanan. Precious Emuejeraye dan kawan-kawan mencoba bermain disiplin.
Pergantian pemain kembali dilakukan McMenemy di menit 72, Nemanja Obric diganti Adi untuk membantu Gaston menekan ke depan. Tendangan jarak jauh Frengky Tornando di menit 73 membuat tema kewalahan, namun penyelamatan dilakukan sektor belakang PBR. Begitu juga dengan tendangan dari Adi mampu dibaca oleh Wawan Hendrawan memasuki menit ke 75 babk kedua.
Beberapa kesalahan umpan sempat terjadi dari Edi yang berniat memberikan bola kepada Gaston. Sehingga kesalahan tersebut dimanfaatkan pemain Persiba untuk melakukan serangan balik.
Hingga menit 80 babak kedua tekanan bola-bola pendek yang dilakukan pemain PBR belum bisa menembus ketenangn lini belakang Persiba.

Pada menit ke-81 terjadi pelanggaran yang dilakukan alfian hadi menahan bola dengan tangan, bola mati yang dimanfaatkan Gaston yang sangat baik masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Persiba dan hanya mengahsilkan sepak pojok bagi PBR. Serangan balik yang dilakukan pemain-pemain Persiba juga menjadi ancaman bagi lini belakang PBR. Namun finishing yang diperlihatkan belum begitu efektif.

Lima menit terakhir Waktu regular di babak kedua, pemain Persiba, Erfin Museng diganjar kartu kuning. Dan menghasilkan tendangan bebas yang di eksekusi oleh Eka Ramdani di menit 87, sehingga menjadi kemelut di depan gawang Persiba.
Rizki P dimasukkan untuk menggantikan Asep Mulyana di dua menit terakhir waktu regular babak ke dua. Satu peluang di menit-menit akhir perpanjangan waktu kurang bisa dimanfaatkan pemain PBR.
Hingga akhirnya wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, dengan skor akhir 0-0. Dengan hasil ini PBR hanya mendapatkan satu poin saat menjamu Persiba tersebut dan menduduki peringkat empat dengan 2 poin. Persiba berada tepat di bawahnya dengan poin yang sama.
Pelatih PBR, Simon McMenemy mengatakan, untuk tim yang terbentuk tujuh minggu dinilainya cukup bagus. Ia juga menilai, hasil tersebut bukan karena masalah fisik pemain yang menurun, tapi karena ada hal lain. Menurutnya, para pemain sudah bekerja keras untuk meraih poin penuh, meskipun hasilnya belum maksimal.
McMenemy juga merasa kecewa atas hasilnya yang diraihnya saat melawan Persiba. Karena ada beberapa peluang yang gagal dimanfaatkan para pemain. Tapi secara umum apa yang diperlihatkan tim sudah cukup bagus.
''Rasa kecewa pasti ada, apalagi ada beberapa peluang yang belum berhasil dimanfaatkan pemain. Tapi secara keseluruhan permainan tim sudah cukup bagus,” ungkapnya.
Menurutnya, permainan yang diperlihatkan tim Persiba sama dengan saat melawan Sriwijaya. Tapi para pemain harus kembali beradaptasi saat menghadapi Persiba.
(aww)
Berita Terkait
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Abaikan Protes, Juventus...
Abaikan Protes, Juventus Ngotot di Liga Super Eropa
Jadwal Super League...
Jadwal Super League Dipastikan Tidak Berbenturan dengan Agenda Timnas Indonesia Senior
5 Pemain Timnas Naturalisasi...
5 Pemain Timnas Naturalisasi Indonesia yang Banting Setir Main di Super League
Arsenal Dukung European...
Arsenal Dukung European Super League, Arteta Kumpulkan Informasi
European Super League...
European Super League Demi Menyelamatkan Sepak Bola, Ini Alasan Florentino Perez
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
53 menit yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
2 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
4 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
5 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
7 jam yang lalu
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved