European Super League Demi Menyelamatkan Sepak Bola, Ini Alasan Florentino Perez
Selasa, 20 April 2021 - 11:02 WIB
loading...
Florentino Perez meyakini Liga Super Eropa akan menyelamatkan dunia sepak bola/Foto/marca.com
A
A
A
MADRID - Ketua European Super League atau Liga Super Eropa Florentino Perez meyakini liga bentukannya justru akan menyelamatkan dunia sepak bola. Perez yang juga Presiden Real Madrid itu mengungkap, lewat Liga Super Eropa, masalah yang dialami sejumlah klub saat ini bisa teratasi.
Liga Super Eropa membuat heboh sepak bola dunia. Kompetisi yang diprakarsai 12 klub elite Eropa itu ditengarai akan merusak kompetisi Eropa yang kini sudah mapan seperti Liga Champions Eropa dan Liga Europa.
Baca juga: Diancam UEFA, Klub Pencetus European Super League Siapkan Langkah Hukum .
Perez pun angkat bicara soal munculnya pertentangan besar pembentukan Liga Super Eropa. Menurut Perez, lewat Liga Super Eropa, masalah yang dialami sejumlah klub saat ini bisa teratasi. Salah satunya adalah masalah finansial yang kini tengah menimpa sejumlah klub elite di Eropa. Masalah ini khususnya muncul sejak pandemi Covid-19 melanda kehidupan masyarakat dunia.
Beberapa klub bahkan diketahui terlilit utang besar, contohnya Barcelona. Utang mereka yang mencapai 630 juta euro atau sekitar Rp10,7 triliun dikabarkan telah memaksa klub menjual beberapa pemainnya di musim panas 2021. Hal ini terjadi karena menurun drastisnya pendapatan.
Liga Super Eropa membuat heboh sepak bola dunia. Kompetisi yang diprakarsai 12 klub elite Eropa itu ditengarai akan merusak kompetisi Eropa yang kini sudah mapan seperti Liga Champions Eropa dan Liga Europa.
Baca juga: Diancam UEFA, Klub Pencetus European Super League Siapkan Langkah Hukum .
Perez pun angkat bicara soal munculnya pertentangan besar pembentukan Liga Super Eropa. Menurut Perez, lewat Liga Super Eropa, masalah yang dialami sejumlah klub saat ini bisa teratasi. Salah satunya adalah masalah finansial yang kini tengah menimpa sejumlah klub elite di Eropa. Masalah ini khususnya muncul sejak pandemi Covid-19 melanda kehidupan masyarakat dunia.
Beberapa klub bahkan diketahui terlilit utang besar, contohnya Barcelona. Utang mereka yang mencapai 630 juta euro atau sekitar Rp10,7 triliun dikabarkan telah memaksa klub menjual beberapa pemainnya di musim panas 2021. Hal ini terjadi karena menurun drastisnya pendapatan.
Lihat Juga :