Musim depan, Arsenal tak naikkan harga tiket
Rabu, 30 Januari 2013 - 10:02 WIB
Musim depan, Arsenal tak naikkan harga tiket
A
A
A
Sindonews.com - Arsenal dipastikan tidak akan menaikkan harga tiket di musim depan. Hal ini dilakukan setelah adanya review dari Dewan direksi Arsenal yang mempertimbangkan beberapa hal, termasuk situasi ekonomi terkini dan masukan dari kelompok-kelompok suporter The Gunners.
Tahun lalu, harga tiket musiman Arsenal merupakan yang paling mahal di Liga Inggris, yakni mencapai 1955 poundsterling (setara Rp29,8 juta). Harga itu meliputi tujuh pertandingan tingkat Eropa atau Piala FA serta seluruh partai liga.
Dengan kapasitas stadion Emirates 60 ribu penonton, Arsenal memiliki jumlah pemegang tiket erusan sebanyak 40 ribu penonton.
Beberapa waktu lalu, fans Manchester City mengembalikan 912 tiket dalam laga Liga Inggris karena fnas menilai harga tersebut sangat mahal.
Suporter Arsenal juga mengkritik kebijakan klub yang menaikkan harga tiket. Para suporter menilai pihak klub cuma mementingkan keuntungan finansial dibandingkan penampilan timnnya.
Mereka juga mengeluhkan prestasi mengecewakan klubnya, yang tak sekali pun meraih trofi sejak pindah ke Emirates dari Highbury pada tahun 2006 silam
Tahun lalu, harga tiket musiman Arsenal merupakan yang paling mahal di Liga Inggris, yakni mencapai 1955 poundsterling (setara Rp29,8 juta). Harga itu meliputi tujuh pertandingan tingkat Eropa atau Piala FA serta seluruh partai liga.
Dengan kapasitas stadion Emirates 60 ribu penonton, Arsenal memiliki jumlah pemegang tiket erusan sebanyak 40 ribu penonton.
Beberapa waktu lalu, fans Manchester City mengembalikan 912 tiket dalam laga Liga Inggris karena fnas menilai harga tersebut sangat mahal.
Suporter Arsenal juga mengkritik kebijakan klub yang menaikkan harga tiket. Para suporter menilai pihak klub cuma mementingkan keuntungan finansial dibandingkan penampilan timnnya.
Mereka juga mengeluhkan prestasi mengecewakan klubnya, yang tak sekali pun meraih trofi sejak pindah ke Emirates dari Highbury pada tahun 2006 silam
(aww)