Mudik ke Pakistan, Khan dikawal pasukan bersenjata
Kamis, 07 Februari 2013 - 18:57 WIB
Mudik ke Pakistan, Khan dikawal pasukan bersenjata
A
A
A
Sindonews.com - Pada minggu ini, mantan juara kelas welter junior WBC dan WBA, Amir Khan pulang kampung di desa Matore, Pakistan. Tapi selama di kampung halamannya, petinju berkebangsaan Inggris itu harus dikawal dengan pasukan bersenjata. Meskipun King Khan, begitu sapaan karibnya, lahir di Bolton, Inggris, tetapi ia menghabiskan sebagian masa kecilnya di Pakistan sebelum kembali ke Inggris dan memulai karir tinjunya di saat remaja.
King Khan, yang berkeliling di Pakistan, membutuhkan waktu luang sebelum pertandingan untuk mempersiapkan pernikahannya dengan Makhdoom Faryal tahun ini. "Saya terkejut dengan Pakistan, tapi saya melihat tidak ada masalah keamanan, tidak ada ancaman kepada saya," ujar Khan saat berada di ibukota Pakistan, Lahore.
Kendati ia tidak mengkhawatirkan masalah keamanan, namun tetap saja ia membutuhkan pengawalan pasukan keamanan bersenjata lengkap selama berada di Pakistan. Seperti terlihat dalam foto yang ia posting di jejaring sosial Instagram miliknya. Dalam postingan foto itu, Khan menyertai kalimat, "Dengan penjaga 24 (jam)/7 (hari) bersenjata saya di Pakistan."
Sementara di akun Twitternya ia menuliskan, "Mengunjungi desa saya (Matore) di sana kami semua dibesarkan di Pakistan. Tidak sejak usia muda. (Tapi) menjadi luar biasa. Melihat ke depan untuk itu."
King Khan, yang berkeliling di Pakistan, membutuhkan waktu luang sebelum pertandingan untuk mempersiapkan pernikahannya dengan Makhdoom Faryal tahun ini. "Saya terkejut dengan Pakistan, tapi saya melihat tidak ada masalah keamanan, tidak ada ancaman kepada saya," ujar Khan saat berada di ibukota Pakistan, Lahore.
Kendati ia tidak mengkhawatirkan masalah keamanan, namun tetap saja ia membutuhkan pengawalan pasukan keamanan bersenjata lengkap selama berada di Pakistan. Seperti terlihat dalam foto yang ia posting di jejaring sosial Instagram miliknya. Dalam postingan foto itu, Khan menyertai kalimat, "Dengan penjaga 24 (jam)/7 (hari) bersenjata saya di Pakistan."
Sementara di akun Twitternya ia menuliskan, "Mengunjungi desa saya (Matore) di sana kami semua dibesarkan di Pakistan. Tidak sejak usia muda. (Tapi) menjadi luar biasa. Melihat ke depan untuk itu."
(nug)