Penembakan Oscar terhadap kekasihnya diproses pembunuhan

Kamis, 14 Februari 2013 - 22:54 WIB
Penembakan Oscar terhadap...
Penembakan Oscar terhadap kekasihnya diproses pembunuhan
A A A
Sindonews.com - Kasus penembakan yang dilakukan atlet Paralimpiade asal Afrika Selatan, Oscar Pistorius, masuk dalam proses hukum. Namun, Juru bicara dari kepolisian setempat, Kolonel Katlego Mogale tidak ingin mengomentari motif penembakan tersebut. "Sebuah kasus pembunuhan telah dibuka," kata Mogale seperti dilansir The New York Times, Kamis (14/2/2013).

Henke Pistorius (ayahnya), tidak ingin mengeluarkan pernyataan sedikit pun terkait dengan kejadian ini. Menurutnya, hanya Oscar yang dapat menjelaskan kronologi yang sebenarnya. Tapi, saat ini dia masih dalam kondisi yang tidak stabil untuk dimintai keterangan. "Saya tidak ingin berspekulasi apa pun terkait peristiwa ini, karena saya tidak tahu apa-apa. Jika ada yang membuat komentar hanya Oscar yang dapat menjelaskannya,"tambah Henke.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pistorius harus berurusan dengan pihak kepolisian. Dia dilaporkan telah menembak mati pacarnya sendiri. Kejadian itu berlangsung pada pukul 4 pagi di kediamannya di Silver Lakes, Pretoria. Oscar dilaporkan menembak kekasihnya itu karena mengira sang pacar adalah seorang pencuri.

Pelari yang kini berusia 26 tahun tersebut menembak kekasihnya itu di bagian kepala dan tangan. Akibat kejadian tersebut sang pacar pun meninggal di tempat kejadian. Oscar sendiri sebenarnya merupakan atlet berprestasi. Pada Paralimpiade 2012 London, dia berhasil meraih medali emas di cabang lari nomor 400 meter dan 4x100 meter. Dia juga meraih medali perak di nomor 200 meter.

Dengan kejadian itu, Komite Paralimpik Internasional tidak ingin berkomentar terlalu jauh. Tetapi mereka tetap memberikan simpatinya kepada Pistorius. "Kami turut prihatin atas kejadian ini. Semoga pihak keluarga tabah," tulisnya dalam pernyataan resmi mereka.

Sementara itu, sebuah organisasi antikekerasan mengecam tindakan tersebut. Menurut juru bicara mereka Adele Kirsten, penembakan itu tidak pantas terjadi dan perlu untuk dihindari. "Rencana Anda memiliki senjata untuk melindungi keluarga dari tindak kejahatan merupakan keputusan yang tidak tepat. Memiliki senjata di rumah menempatkan Anda dan keluarga berisiko tertembak. Karena itu, saya meminta kepada pihak kepolisian mengusut kejadian tersebut," pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
Rikki Marthin Tercepat,...
Rikki Marthin Tercepat, Atletik Sumbang Emas Lagi di SEA Games 2023
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Kejuaraan Atletik Afrika...
Kejuaraan Atletik Afrika 2020, Tunggu Kesiapan Aljazair
Bali-Nusra Qualifiers...
Bali-Nusra Qualifiers Loloskan 32 Atlet Pelajar ke National Championships
PASI Jateng Berharap...
PASI Jateng Berharap Champion SAC Indonesia Motivasi Sekolah Kembangkan Atletik Pelajar
3 Rekor Nasional Tercipta...
3 Rekor Nasional Tercipta di Champion SAC Indonesia 2022–Central Java Qualifiers
Berita Terkini
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
43 menit yang lalu
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
1 jam yang lalu
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
1 jam yang lalu
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
3 jam yang lalu
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
4 jam yang lalu
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Universitas Florida Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved