Mancini klaim dapat dukungan dari pemilik City
Sabtu, 16 Februari 2013 - 15:47 WIB
Mancini klaim dapat dukungan dari pemilik City
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Manchester City Roberto Mancini di tengah spekulasi pemecatan dirinya apabila City kalah dari Leeds United di ajang Piala FA pada akhir pekan nanti bersikeras bila posisinya sebagai arsitek The Citizens masih aman. Pasalnya pelatih asal Italia itu mengatakan jika hubungannya dengan pemilik City masih berjalan baik meski ia mengakui jika pihak klub gelisah dengan penurunan performa skuadnya.
Peluang City untuk mempertahankan gelar juara Liga Premier Inggris semakin sulit dengan selisih 12 poin dengan pemuncak klasemen sementara Manchester United. Pelatih yang biasa disapa Mancio itu juga menambahkan jika kritik yang menyebut dirinya semestinya dipecat jika kalah dari Leeds pekan nanti ''tidak paham sepak bola''. Mancini juga merasa dirinya tidak berada di bawah tekanan dari pemilik City Khaldoon Al Mubarak.
"Saya berbicara dengan Khaldoon setiap Minggu. Dia seperti saya ketika kami kehilangan mentalitas untuk meraih kemenangan, dia akan marah dan kecewa, hal itu normal dan benar dalam sepak bola," terang Mancini seperti dilansir Soccerway, Sabtu (16/2/2013).
"Setelah Anda menuai kekalahan, maka Anda akan marah selam 24 jam tetapi setelah itu Anda harus berpikir tentang masa depan. Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Saya pikir mereka tidak senang karena kami kalah tetapi mereka menyukai apa yang telah kami lakukan dalam tiga tahun terakhir," tutupnya.
Performa Mancini sendiri boleh dibilang sangat luar biasa, sejak dia menggantikan Mark Hughes di bulan Desember 2009, Mancio berhasil mengakhiri 35 tahun paceklik gelar City saat dia berhasil memenangkan Piala FA di tahun 2011 dan 12 bulan kemudian berhasil mempersembahkan gelar liga pertama bagi City dalam 44 tahun terakhir.
Peluang City untuk mempertahankan gelar juara Liga Premier Inggris semakin sulit dengan selisih 12 poin dengan pemuncak klasemen sementara Manchester United. Pelatih yang biasa disapa Mancio itu juga menambahkan jika kritik yang menyebut dirinya semestinya dipecat jika kalah dari Leeds pekan nanti ''tidak paham sepak bola''. Mancini juga merasa dirinya tidak berada di bawah tekanan dari pemilik City Khaldoon Al Mubarak.
"Saya berbicara dengan Khaldoon setiap Minggu. Dia seperti saya ketika kami kehilangan mentalitas untuk meraih kemenangan, dia akan marah dan kecewa, hal itu normal dan benar dalam sepak bola," terang Mancini seperti dilansir Soccerway, Sabtu (16/2/2013).
"Setelah Anda menuai kekalahan, maka Anda akan marah selam 24 jam tetapi setelah itu Anda harus berpikir tentang masa depan. Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Saya pikir mereka tidak senang karena kami kalah tetapi mereka menyukai apa yang telah kami lakukan dalam tiga tahun terakhir," tutupnya.
Performa Mancini sendiri boleh dibilang sangat luar biasa, sejak dia menggantikan Mark Hughes di bulan Desember 2009, Mancio berhasil mengakhiri 35 tahun paceklik gelar City saat dia berhasil memenangkan Piala FA di tahun 2011 dan 12 bulan kemudian berhasil mempersembahkan gelar liga pertama bagi City dalam 44 tahun terakhir.
(akr)