Tim renang Australia hidup dalam budaya 'beracun'

Selasa, 19 Februari 2013 - 19:22 WIB
Tim renang Australia...
Tim renang Australia hidup dalam budaya 'beracun'
A A A
Sindonews.com - Perenang Australia untuk Olimpiade dikabarkan telah hidup dalam budaya 'beracun'. Istilah beracun ini diberikan karena mereka kerap terlibat tindakan seperti intimidasi, mabuk, menyalahgunakan resep obat, melanggar jam malam, serta menipu. Itu membuat badan olahraga di Australia diminta untuk melakukan pengkajian setelah tim tersebut menuai hasil buruk Olimpiade selama dua dekade terakhir termasuk Olimpiade London 2012.

Pemeriksaan tersebut menemukan jika standar dan disiplin terlalu longgar sehingga membuat hal itu kerap terjadi sementara untuk kasus intimidasi tidak pernah ditangani dengan baik. Beberapa laporan mengatakan, diperlukan kepemimpinan yang kuat untuk mengakhiri hal ini mengingat tim renang Australia hanya meraih satu medali emas di London, yang jauh di bawah perolehan medali mereka pada beberapa Olimpiade sebelumnya.

Asosiasi Olahraga Australia juga menemukan jika penyebab yang paling signifikan sehingga hal ini terjadi berulang kali karena kurangnya fokus dari orang-orang yang terlibat sehingga kasus ini terus terjadi yang berdampak kepada menurunnya prestasi tim renang. "Perenang kurang mendapatkan semangat untuk mendapatkan mendali emas, dan tidak serius untuk meraih medali emas, tidak ada motivasi, komunikasi, dan kolaborasi dari manajemen," terang pihak Asosiasi Olahraga Australia seperti dilansir BBC, Selasa (19/2/2013).

Ketidakmampuan manajemen juga dinilai membuat perenang merasa terasing, kesepian, dan tidak ada yang membela. "Para perenang menggambarkan pekan olahraga itu (Olimpiade London) sebagai 'Olimpiade Kesepian' dan 'Olimpiade Individual'. Sementara insiden kekerasan, intimidasi, perpeloncoan dilihat sebagai tindakan buruk sebuah tim bukan akibar dari kesalahan pelatih maupun individu,"tandasnya.
(akr)
Berita Terkait
Atlet Renang Indonesia...
Atlet Renang Indonesia Bersaing di Kejuaraan Internasional Oceanman 2022
Aksi Perenang Bersaing...
Aksi Perenang Bersaing di Opening Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Finswimming Indonesia...
Finswimming Indonesia Akhiri Kejuaraan Asia Tenggara dengan Peningkatan Medali
Limbang Tacik Taa, Kompetisi...
Limbang Tacik Ta'a, Kompetisi Renang Perairan Terbuka Tuntas Digelar
Limbang Tacik Ta’a...
Limbang Tacik Ta’a 2025: Perpaduan Adrenalin dan Pesona Surga Bawah Laut di Labuan Bajo
Antusiasme Tinggi, 1st...
Antusiasme Tinggi, 1st Nika Fun Relay Swimming Championships 2025 Tembus 170 Peserta
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
8 jam yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
9 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
12 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
17 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
18 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved