Persaingan sehat dua Spaso

Rabu, 20 Februari 2013 - 19:02 WIB
Persaingan sehat dua...
Persaingan sehat dua Spaso
A A A
Sindonews.com - Dua bersaudara; Ilija Spasojevic dan Mirko Spasojevic, berusaha tetap profesional, walaupun bermain di posisi yang sama. Ilija menceritakan, bergabungnya Mirko ke PSM, tidak menjadi beban untuk dirinya. Justru dengan kehadiran anak terkecil dari keluarga Spasojevic tersebut, bisa saling menguatkan saat jauh dari orang tua yang saat ini tinggal di Montenegro.

Menurut Spaso, awal bergabungnya Mirko di PSM saat libur Natal tahun 2012 lalu. Saat itu, Mirko dikontak oleh salah satu klub asal Thailand untuk melakukan ujicoba.

Karena Thailand dan Indonesia sama-sama di Asia Tenggara, Mirko memutuskan untuk singgah ke Makassar menemui kakaknya Ilija. ''Beberapa hari dia berada di Makassar, Mirko langsung betah dan tidak ingin lagi ke Thailand,” tuturnya.

Disaat yang sama, PSM juga sedang mencari satu striker asing. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Mirko ikut tes dan langsung direkrut sebagai pemain. ''Mirko ngotot tinggal di Makassar karena ingin bersama saya. Kalau di Thailand dia harus sendiri,” katanya.

Spaso menceritakan, dalam keluarga Spasojevic, Mirko adalah anak paling kecil. Kakak pertamanya bernama Krsto adalah seorang pesepakbola. Anak kedua adalah Spaso dan paling bungsu, Mirko.

Menurutnya, Mirko baru pertama kali keluar dari Montenegro dan langsung merantau jauh ke Indonesia. ''Kalau tidak ada saya di sini, mungkin orang tua khawatir. Mirko anak paling kecil di rumah,” tuturnya.

Selama bersama Mirko, Spaso mengaku lebih enjoy. Karena disaat-saat senggang, mereka berdua keliling Kota Makassar atau makan. ''Mirko sering ke Trans Studio saat libur latihan. Kadang juga kami istrahat di rumah,” tuturnya.

Makanan yang paling disukai Mirko adalah Martabak. Selain itu, adiknya tersebut juga mulai menyukai coto Makassar. ''Dia mulai terbiasa makan makanan Indonesia, seperti coto,” kata Spaso.

Saat ini, Mirko masih tinggal bersama Spaso. Namun setelah mes pemain rampung diperbaiki, Mirko diminta pindah. ''Saya minta dia pindah ke mes supaya belajar bahasa Indonesia dan bisa berbaur dengan teman-teman lainnya,” ucapnya.

Spaso mengaku, saat di rumah Mirko dan Spaso bersaudara. Namun ketika di lapangan, keduanya profesional. ''Saya pasti tegur dia kalo main tidak maksimal. Saya juga tidak ragu untuk bersaing dengan Mirko,” ucapnya.

Dia menceritakan, untuk melepas rindu dengan orang tua, dua bersaudara ini menggunakan fasilitas skype. ''Setiap malam kami komunikasi dan menceritakan pengalaman kami selama di Makassar,” katanya sambil tersenyum.
(aww)
Berita Terkait
Aksi Nyata Suporter...
Aksi Nyata Suporter PSM Makassar Perangi Pandemi Corona
Donasi Lawan Covid-19,...
Donasi Lawan Covid-19, Red Gank PSM Lelang Jersey Ferdinand Sinaga
Suporter PSM Makassar...
Suporter PSM Makassar Harap Ada Solusi Terbaik Untuk Liga 1
Mengenal Duo Kartini...
Mengenal Duo 'Kartini' di Tribun Suporter PSM Makassar
Hasil PSM vs Persija:...
Hasil PSM vs Persija: Dahaga Kemenangan Juku Eja Berlanjut
Preview PSS Sleman vs...
Preview PSS Sleman vs PSM: Bangkit Atau Kian Terbenam
Berita Terkini
Pesan Menyentuh dan...
Pesan Menyentuh dan Akhir Perjalanan Jordan Henderson di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
IRRA 2026 Usung Semangat...
IRRA 2026 Usung Semangat Rally Dakar, Targetkan 100 Kendaraan
3 jam yang lalu
Aksi Sengit MotoGP Jerman...
Aksi Sengit MotoGP Jerman 2026 Siap Dimulai, Simak Jadwal Balapannya di VISION+
3 jam yang lalu
WorldSBK Inggris Siap...
WorldSBK Inggris Siap Digelar, Cek Jadwal dan Link Nontonnya di VISION+
3 jam yang lalu
AS dan Portugal Tersingkir,...
AS dan Portugal Tersingkir, Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Ambruk
4 jam yang lalu
Jurnalis Argentina Dituding...
Jurnalis Argentina Dituding Jadi Pelakor, Istri Messi: Abaikan Omong Kosong Itu!
5 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved