Modal positif Persija jelang tantang Persib
Rabu, 27 Februari 2013 - 21:57 WIB
Modal positif Persija jelang tantang Persib
A
A
A
Sindonews.com - Kemenangan Persija Jakarta atas Persita Tangerang dengan 1-0 di Stadion Jatidiri, Semarang, Selasa (26/2), berdampak positif. Tim berjuluk Macan Kemayoran percaya diri menghadapi Persib Bandung, Minggu (3/3).
Kemenangan atas Persita itu mengakhiri nasib sial Persija dalam empat laga terakhir di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013. Gol semata wayang Persija lewat aksi Rahmat Affandi pada menit ke-12 pun, mampu melepaskan tim Macan Kemayoran dari posisi juru kunci. Tiga poin yang diraih, menempatkan Persija diurutan ke- 13 klasemen sementara.
Ketua umum (ketum) Persija Ferry Paulus pun mengaku sangat gembira dengan hasil yang diraih Persija. Bagi manajemen, ini adalah modal berharga untuk terus menuai hasil positif dipertandingan-pertandingan selanjutnya. Dampak positif dalam waktu dekat, jadi modal penting saat menjalani laga klasik kontra Maung Bandung, julukan Persib.
''Paling tidak jadi hasil yang sangat menggembirakan bagi kami, untuk bisa kembali merangkak dan memenangkan partai-partai berikutnya. Mental pemain tentu akan lebih meningkat dan kepercayaan diri untuk mengahadapi Persib juga menjadi semakin mantap,” ungkap Ferry.
Adanya berbagai permasalahan didalam tubuh Persija, Ferry pun sangat berharap hasil ini menjadi titik balik dari penyelesaian semua problem yang ada. Menurutnya, jika masalah teknis sudah mulai bisa diatasi. Manajemen pun bisa fokus untuk menyelesaikan masalah yang lebih besar.
''Mudah-mudahan ini menjadi suatu aura yang sangat positif untuk memenangkan partai berikutnya. Dan Yang pasti dengan kemenangan tersebut beban teknis tim sudah teratasi,” harap mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI era kepemimpinan Nurdin Halid tersebut.
''Dan sekarang tinggal pengembangan-pengembangan lain yang kaitannya dengan bagaimana pengembangan tim ini kedepan. Itulah yang menjadi topik utama yang lebih sentra,” sambung Ferry.
Senada dengan apa yang disampaikan Ferry, Iwan pun menilai hasil positif tersebut sebagai titik awal bagi anak-anak asuhnya untuk bangkit. Hal itu memang menjadi fakta tersendiri, karena dalam delapan laga yang sudah dimainkan Persija baru meraup delapan akhir. Hasil dua kali menang, dua kali kimbang, dan empat kali dipecundangi lawan-lawannya.
''Semoga kemenangan ini menjadi titik awal kebangkitan Persija di partai-partai selanjutnya. Kemenangan tersebut sangat bermanfaat buat modal kami menjalani pertandingan-pertandingan selanjutnya, yang tentu akan lebih berat,” jelas mantan pelatih Persikabo Bogor dan Persiraja Banda Aceh tersebut.
Tapi Iwan mengaku tidak mau gelap mata, baginya masih banyak kekuarangan yang ditunjukan Fabiano Beltrame dkk di dalam lapangan. Untuk itu, berbagai evaluasi pun akan dilakukannya. Terutama sebagai persiapan jelang dijamu Persib yang kabarnya akan digelar tanpa penonton di Stadion Siliwangi.
''Organisasi saat menyerang dan bertahan masih belum kompak. Kami mengharapkan pemain semakin baik dalam penampilan selanjutnya. Dan yang pasti, kami akan sesegera mungkin mengevaluasi semua kekuarangan yang terjadi di pertandingan nanti,” tutup Iwan.
Kemenangan atas Persita itu mengakhiri nasib sial Persija dalam empat laga terakhir di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013. Gol semata wayang Persija lewat aksi Rahmat Affandi pada menit ke-12 pun, mampu melepaskan tim Macan Kemayoran dari posisi juru kunci. Tiga poin yang diraih, menempatkan Persija diurutan ke- 13 klasemen sementara.
Ketua umum (ketum) Persija Ferry Paulus pun mengaku sangat gembira dengan hasil yang diraih Persija. Bagi manajemen, ini adalah modal berharga untuk terus menuai hasil positif dipertandingan-pertandingan selanjutnya. Dampak positif dalam waktu dekat, jadi modal penting saat menjalani laga klasik kontra Maung Bandung, julukan Persib.
''Paling tidak jadi hasil yang sangat menggembirakan bagi kami, untuk bisa kembali merangkak dan memenangkan partai-partai berikutnya. Mental pemain tentu akan lebih meningkat dan kepercayaan diri untuk mengahadapi Persib juga menjadi semakin mantap,” ungkap Ferry.
Adanya berbagai permasalahan didalam tubuh Persija, Ferry pun sangat berharap hasil ini menjadi titik balik dari penyelesaian semua problem yang ada. Menurutnya, jika masalah teknis sudah mulai bisa diatasi. Manajemen pun bisa fokus untuk menyelesaikan masalah yang lebih besar.
''Mudah-mudahan ini menjadi suatu aura yang sangat positif untuk memenangkan partai berikutnya. Dan Yang pasti dengan kemenangan tersebut beban teknis tim sudah teratasi,” harap mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI era kepemimpinan Nurdin Halid tersebut.
''Dan sekarang tinggal pengembangan-pengembangan lain yang kaitannya dengan bagaimana pengembangan tim ini kedepan. Itulah yang menjadi topik utama yang lebih sentra,” sambung Ferry.
Senada dengan apa yang disampaikan Ferry, Iwan pun menilai hasil positif tersebut sebagai titik awal bagi anak-anak asuhnya untuk bangkit. Hal itu memang menjadi fakta tersendiri, karena dalam delapan laga yang sudah dimainkan Persija baru meraup delapan akhir. Hasil dua kali menang, dua kali kimbang, dan empat kali dipecundangi lawan-lawannya.
''Semoga kemenangan ini menjadi titik awal kebangkitan Persija di partai-partai selanjutnya. Kemenangan tersebut sangat bermanfaat buat modal kami menjalani pertandingan-pertandingan selanjutnya, yang tentu akan lebih berat,” jelas mantan pelatih Persikabo Bogor dan Persiraja Banda Aceh tersebut.
Tapi Iwan mengaku tidak mau gelap mata, baginya masih banyak kekuarangan yang ditunjukan Fabiano Beltrame dkk di dalam lapangan. Untuk itu, berbagai evaluasi pun akan dilakukannya. Terutama sebagai persiapan jelang dijamu Persib yang kabarnya akan digelar tanpa penonton di Stadion Siliwangi.
''Organisasi saat menyerang dan bertahan masih belum kompak. Kami mengharapkan pemain semakin baik dalam penampilan selanjutnya. Dan yang pasti, kami akan sesegera mungkin mengevaluasi semua kekuarangan yang terjadi di pertandingan nanti,” tutup Iwan.
(aww)