Roma ingin jadi klub borju
Minggu, 03 Maret 2013 - 07:18 WIB
Roma ingin jadi klub borju
A
A
A
Sindonews.com - Mimpi Manajemen Roma-Ingin Menjadi Klub borju (Elite) Italia Kelas Dunia
Para pemain Roma merayakan gol yang dicetak ke gawang Juventus pada laga 16 Februari. Masuknya investor baru membuat manajemen optimistis.
Para petinggi AS Roma sesumbar akan menjadikan tim kebanggaan masyarakat Ibu Kota Italia itu sebagai klub terbesar di dunia.Modalnya adalah rencana taipan minyak asal Yordania Sheikh Adnan Adel Aref al-Qaddumi al-Shtewi menginvestasikan 100 juta euro.
Kepada Roma Channel,CEO Italo Zanzi berjanji proyek tersebut akan segera terwujud.Dengan suntikan dana besar,Zanzi sangat yakin SerigalaIbu Kota akan memiliki skuad yang berkualitas.Menurut dia, penggemar yang loyal serta direksi yang profesional akan menjadi modal utama Roma untuk segera berubah menjadi tim terbesar di dunia.Dalam waktu yang tidak terlalu lama,Zanzi yakin suntikan dana besar akan segera didapatkan.
“Roma adalah tim yang hebat dan akan mampu menarik mitra baru.Saya sedang berusaha menemukan perusahaan baru yang ingin berbagi proyek dengan kami. Itu adalah satu-satunya cara agar Roma mencapai puncak kejayaan,” ujar Zanzi,dikutip Football Italia. Orang kepercayaan Presiden James Pallotta itu menilai Roma saat ini sudah sangat siap mengalami perubahan.
Zanzi menegaskan kepada jajaran direksi dan manajemen Roma untuk terus bekerja secara inovatif demi meningkatkan perkembangan tim, salah satunya dengan membangun stadion berstandar internasional. Dengan stadion baru yang mampu menampung ribuan suporter,Zanzi yakin Roma akan mendapatkan sumber-sumber pemasukan baru. Menariknya,kabar bahagia dalam hal keuangan ternyata juga diikuti membaiknya masalah teknis.
Sejak Aurelio Andreazzoli mengambil alih kursi allenatore, Roma terus menunjukkan performa bagus.Kemenangan 1-0 atas Juventus dan 3-2 dari Atalanta Bergamo mampu dihasilkan setelah sempat kalah 1-3 dari Sampdoria. Dengan dua kemenangan itu,Roma kini kembali memiliki asa untuk tampil di kompetisi Benua Biru musim depan. “Mengganti Zdenek Zeman dengan Andreazzoli adalah keputusan yang tepat.
Andreazzoli adalah seorang pelatih profesional yang dikagumi semua orang.Ada optimisme tinggi yang muncul setelah kehadirannya di Stadio Olimpico,”kata Zanzi. Kemampuan Andreazzoli akan kembali diuji dalam lanjutan Seri A dini hari nanti. Menjamu Genoa di Olimpico,Francesco Totti dkk tidak boleh lengah.Meski hanya bercokol di peringkat 17 klasmen sementara, tim besutan Davide Ballardini ini tetap tidak bisa diremehkan.
Terbukti,Genoa belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir. Marco Rossi dkk juga sempat menaklukkan Lazio 3-2 dan menahan imbang Juventus 1-1. Namun,bermain di kandang, Roma seharusnya mampu mendapatkan poin penuh.Meski pada lima pertandingan terakhir hanya bisa menggondol dua kemenangan,satu seri,dan tiga kekalahan,di atas kertas pasukan Roma jauh lebih diunggulkan.
Apalagi,dari lima pertemuan terakhir, Roma mengalahkan Genoa tiga kali.Sebaliknya,Genoa hanya meraih dua kemenangan. “Perbedaan Andreazzoli dengan Zeman? Zeman memiliki sistem yang baku.Pemain harus menyesuaikannya. Sementara Andreazzoli memiliki sistem yang menyesuaikan lawan maupun materi pemain yang akan ditampilkan.Persamaannya, keduanya orang yang baik,”pungkas Marco Antonio de Mattos Filho alias Marquinho.
Para pemain Roma merayakan gol yang dicetak ke gawang Juventus pada laga 16 Februari. Masuknya investor baru membuat manajemen optimistis.
Para petinggi AS Roma sesumbar akan menjadikan tim kebanggaan masyarakat Ibu Kota Italia itu sebagai klub terbesar di dunia.Modalnya adalah rencana taipan minyak asal Yordania Sheikh Adnan Adel Aref al-Qaddumi al-Shtewi menginvestasikan 100 juta euro.
Kepada Roma Channel,CEO Italo Zanzi berjanji proyek tersebut akan segera terwujud.Dengan suntikan dana besar,Zanzi sangat yakin SerigalaIbu Kota akan memiliki skuad yang berkualitas.Menurut dia, penggemar yang loyal serta direksi yang profesional akan menjadi modal utama Roma untuk segera berubah menjadi tim terbesar di dunia.Dalam waktu yang tidak terlalu lama,Zanzi yakin suntikan dana besar akan segera didapatkan.
“Roma adalah tim yang hebat dan akan mampu menarik mitra baru.Saya sedang berusaha menemukan perusahaan baru yang ingin berbagi proyek dengan kami. Itu adalah satu-satunya cara agar Roma mencapai puncak kejayaan,” ujar Zanzi,dikutip Football Italia. Orang kepercayaan Presiden James Pallotta itu menilai Roma saat ini sudah sangat siap mengalami perubahan.
Zanzi menegaskan kepada jajaran direksi dan manajemen Roma untuk terus bekerja secara inovatif demi meningkatkan perkembangan tim, salah satunya dengan membangun stadion berstandar internasional. Dengan stadion baru yang mampu menampung ribuan suporter,Zanzi yakin Roma akan mendapatkan sumber-sumber pemasukan baru. Menariknya,kabar bahagia dalam hal keuangan ternyata juga diikuti membaiknya masalah teknis.
Sejak Aurelio Andreazzoli mengambil alih kursi allenatore, Roma terus menunjukkan performa bagus.Kemenangan 1-0 atas Juventus dan 3-2 dari Atalanta Bergamo mampu dihasilkan setelah sempat kalah 1-3 dari Sampdoria. Dengan dua kemenangan itu,Roma kini kembali memiliki asa untuk tampil di kompetisi Benua Biru musim depan. “Mengganti Zdenek Zeman dengan Andreazzoli adalah keputusan yang tepat.
Andreazzoli adalah seorang pelatih profesional yang dikagumi semua orang.Ada optimisme tinggi yang muncul setelah kehadirannya di Stadio Olimpico,”kata Zanzi. Kemampuan Andreazzoli akan kembali diuji dalam lanjutan Seri A dini hari nanti. Menjamu Genoa di Olimpico,Francesco Totti dkk tidak boleh lengah.Meski hanya bercokol di peringkat 17 klasmen sementara, tim besutan Davide Ballardini ini tetap tidak bisa diremehkan.
Terbukti,Genoa belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir. Marco Rossi dkk juga sempat menaklukkan Lazio 3-2 dan menahan imbang Juventus 1-1. Namun,bermain di kandang, Roma seharusnya mampu mendapatkan poin penuh.Meski pada lima pertandingan terakhir hanya bisa menggondol dua kemenangan,satu seri,dan tiga kekalahan,di atas kertas pasukan Roma jauh lebih diunggulkan.
Apalagi,dari lima pertemuan terakhir, Roma mengalahkan Genoa tiga kali.Sebaliknya,Genoa hanya meraih dua kemenangan. “Perbedaan Andreazzoli dengan Zeman? Zeman memiliki sistem yang baku.Pemain harus menyesuaikannya. Sementara Andreazzoli memiliki sistem yang menyesuaikan lawan maupun materi pemain yang akan ditampilkan.Persamaannya, keduanya orang yang baik,”pungkas Marco Antonio de Mattos Filho alias Marquinho.
(wbs)