Mancini ingin Tevez ditangkap polisi setiap hari
Minggu, 10 Maret 2013 - 18:47 WIB
Mancini ingin Tevez ditangkap polisi setiap hari
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Manchester City Roberto Mancini dengan nada bercanda menginginkan agar striker Carlos Tevez ditangkap polisi setiap hari.
Hal itu dikatakannya menyinggung hattrick gol yang dilakukan Tevez ke gawang Barnsley di perempat final Piala FA. Hattrick tersebut dicetak Tevez setelah sehari sebelumnya dia ditangkap polisi karena melanggar larangan mengendari mobil yang dikenakannya.
Tevez kemudian dilepaskan dengan uang tebusan sehingga bisa bermain di Piala FA. “Jika itu bisa memengaruhi penampilannya, saya ingin polisi setiap hari menangkapnya. Saya berharap itu terjadi lagi pada laga akhir pekan ini,”ujar Mancini dilansir sportvibe, Minggu (10/3/2013).
Sementara itu mengenai respon tidak senang Tevez ketika ditarik keluar di menit ke-76, Mancini menanggapi dengan santai. “Saya kira dia mendapat cedera tapi ternyata tidak. Dia baik-baik saja.”
“Mungkin itu karena dia sudah mencetak tiga gol. Tidak, dia memang meminta untuk diganti. Dia mengatakan lebih baik diganti mungkin karena dia kelelahan,”jelas Mancini.
Hal itu dikatakannya menyinggung hattrick gol yang dilakukan Tevez ke gawang Barnsley di perempat final Piala FA. Hattrick tersebut dicetak Tevez setelah sehari sebelumnya dia ditangkap polisi karena melanggar larangan mengendari mobil yang dikenakannya.
Tevez kemudian dilepaskan dengan uang tebusan sehingga bisa bermain di Piala FA. “Jika itu bisa memengaruhi penampilannya, saya ingin polisi setiap hari menangkapnya. Saya berharap itu terjadi lagi pada laga akhir pekan ini,”ujar Mancini dilansir sportvibe, Minggu (10/3/2013).
Sementara itu mengenai respon tidak senang Tevez ketika ditarik keluar di menit ke-76, Mancini menanggapi dengan santai. “Saya kira dia mendapat cedera tapi ternyata tidak. Dia baik-baik saja.”
“Mungkin itu karena dia sudah mencetak tiga gol. Tidak, dia memang meminta untuk diganti. Dia mengatakan lebih baik diganti mungkin karena dia kelelahan,”jelas Mancini.
(irc)