Everton paksa City jauhi gelar juara
Sabtu, 16 Maret 2013 - 21:59 WIB
Everton paksa City jauhi gelar juara
A
A
A
Sindonews - Everton berhasil membuat Manchester City semakin menjauh dari persaingan memperebutkan gelar juara Liga Premier Inggris usai tersungkur di Goodison Park, Sabtu (16/3/2013). Skuad asuhan David Moyes dapat memaksimalkan laga kandang mereka usai membungkam City dua gol tanpa balas melalui sumbangan gol dari Leon Osman dan Nikica Jelavic di menit akhir jelang laga bubar.
Pada laga yang berlangsung di markas besar Everton sejak menit pertama awal pertandingan tim tuan rumah langsung berinisiatif melakukan serangan terlebih dahulu dan laga juga berlangsung keras. Buktinya Edin Dzeko sempat melayangkan protes kepada wasit karena tidak melihat adanya sikutan kepada dirinya oleh Distin. Evertoi sejak awal terus menekan pertahanan City melalui kerjasama Baines dan Coleman.
Peluang emas tim tuan rumah terjadi pada menit ke 13 ketika Mirallas berhasil mencetak gol tetapi sayang ia terlebih dahulu berada di posisi offside saat menerima umpan Gibson. City juga bukan tanpa peluang melalui Tevez mereka membuka peluang melalui tendangan jarak jauhnya, tapi ternyata belum tepat sasaran.
Selanjutnya skuad asuhan Roberto Mancini berhasil menciptakan peluang kali ini melalui Dzeko yang mendapatkan umpan Barry langsung melesatkan tendangan keras kaki kirinya, tapi masih terlalu pelan dan mudah dipatahkan. Everton akhirnya mampu mencetak gol lebih dulu melalui tendangan keras Leon Osman yang memanfaatkan umpan Coleman untuk mengecoh Joe Hart.
Unggul satu gol ternyata tak membuat kubu tuan rumah melemahkan tekanan, mereka justru semakin gencar menyerang seolah mendapatkan tambahan semangat. Anichebe nyaris saja menggandakan keunggulan ketika menerima umpan dari Gibson, tapi tendangannya masih melambung di atas mistar gawang. Hingga babak pertama usai kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah Everton.
Memasuki paruh kedua City yang tertinggal satu gol mencoba tancap gas untuk mengejar ketertinggalan, tapi Everton sepertinya tak ingin pertandingan dikuasai oleh tim tamu. Peluang pertama kembali didapatkan tim tuan rumah ketika tendangan keras Osman hanya masih tipis di atas mistar gawang Joe Hart. Laga yang berlangsung semakin keras membuat Pienaar yang melanggar Javi Garcia harus mendapatkan kartu kuning kedua dan terpaksa keluar lapangan.
Kekurangan jumlah pemain tidak mempengaruhi permainan Everton yang bermain lugas dan taktis, tapi tekanan City yang unggul pemain memang semakin gencar. Buktinya tendangan Milner dari jarak dekat hampir menyamakan kedudukan tetapi penampilan gemilang Mucha membuat skor tidak berubah. Keunggulan jumlah pemain coba dimaksimalkan oleh City, yang kini perlahan mengambil alih kendali permainan dan mengurung pertahanan Everton.
Ditekan terus, Everton justru beberapa kali mampu melancarkan serangan balik dan kerap membahayakan gawang City. Skuad asuhan Mancini memang terus menekan tetapi hingga laga berakhir, tim tamu belum mampu mencetak gol. Kesalahan yang dibuat pemain City sehingga bola berhasil dicuri oleh pemain Everton pada masa injury time berhasil dimaksimalkan Marouane Fellaini untuk memberikan umpan kepada Nikica Jelavic untuk mengubah skor menjadi 2-0 melalui tendangan kerasnya.
Hingga wasit meniup peluit tanda laga berakhir kedudukan 2-0 tetap untuk kemenangan Everton dan membuat City gagal memperpendek selisih poin dengan Manchester United di puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris.
Susunan pemain
Everton: Mucha, Baines, Gibson, Heitinga, Mirallas, Distin, Osman, Pienaar, Coleman, Fellaini, Anichebe
Cadangan: Springthorpe, Oviedo, Jelavic, Naismith, Neville, Barkley, Duffy
Manchester City: Hart, Zabaleta, Kolo Toure, Nastasic, Milner, Garcia, Barry, Kolarov, Silva, Tevez, Dzeko
Cadangan: Pantilimon, Razak, Nasri, Sinclair, Lescott, Clichy, Lopes.
Pada laga yang berlangsung di markas besar Everton sejak menit pertama awal pertandingan tim tuan rumah langsung berinisiatif melakukan serangan terlebih dahulu dan laga juga berlangsung keras. Buktinya Edin Dzeko sempat melayangkan protes kepada wasit karena tidak melihat adanya sikutan kepada dirinya oleh Distin. Evertoi sejak awal terus menekan pertahanan City melalui kerjasama Baines dan Coleman.
Peluang emas tim tuan rumah terjadi pada menit ke 13 ketika Mirallas berhasil mencetak gol tetapi sayang ia terlebih dahulu berada di posisi offside saat menerima umpan Gibson. City juga bukan tanpa peluang melalui Tevez mereka membuka peluang melalui tendangan jarak jauhnya, tapi ternyata belum tepat sasaran.
Selanjutnya skuad asuhan Roberto Mancini berhasil menciptakan peluang kali ini melalui Dzeko yang mendapatkan umpan Barry langsung melesatkan tendangan keras kaki kirinya, tapi masih terlalu pelan dan mudah dipatahkan. Everton akhirnya mampu mencetak gol lebih dulu melalui tendangan keras Leon Osman yang memanfaatkan umpan Coleman untuk mengecoh Joe Hart.
Unggul satu gol ternyata tak membuat kubu tuan rumah melemahkan tekanan, mereka justru semakin gencar menyerang seolah mendapatkan tambahan semangat. Anichebe nyaris saja menggandakan keunggulan ketika menerima umpan dari Gibson, tapi tendangannya masih melambung di atas mistar gawang. Hingga babak pertama usai kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah Everton.
Memasuki paruh kedua City yang tertinggal satu gol mencoba tancap gas untuk mengejar ketertinggalan, tapi Everton sepertinya tak ingin pertandingan dikuasai oleh tim tamu. Peluang pertama kembali didapatkan tim tuan rumah ketika tendangan keras Osman hanya masih tipis di atas mistar gawang Joe Hart. Laga yang berlangsung semakin keras membuat Pienaar yang melanggar Javi Garcia harus mendapatkan kartu kuning kedua dan terpaksa keluar lapangan.
Kekurangan jumlah pemain tidak mempengaruhi permainan Everton yang bermain lugas dan taktis, tapi tekanan City yang unggul pemain memang semakin gencar. Buktinya tendangan Milner dari jarak dekat hampir menyamakan kedudukan tetapi penampilan gemilang Mucha membuat skor tidak berubah. Keunggulan jumlah pemain coba dimaksimalkan oleh City, yang kini perlahan mengambil alih kendali permainan dan mengurung pertahanan Everton.
Ditekan terus, Everton justru beberapa kali mampu melancarkan serangan balik dan kerap membahayakan gawang City. Skuad asuhan Mancini memang terus menekan tetapi hingga laga berakhir, tim tamu belum mampu mencetak gol. Kesalahan yang dibuat pemain City sehingga bola berhasil dicuri oleh pemain Everton pada masa injury time berhasil dimaksimalkan Marouane Fellaini untuk memberikan umpan kepada Nikica Jelavic untuk mengubah skor menjadi 2-0 melalui tendangan kerasnya.
Hingga wasit meniup peluit tanda laga berakhir kedudukan 2-0 tetap untuk kemenangan Everton dan membuat City gagal memperpendek selisih poin dengan Manchester United di puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris.
Susunan pemain
Everton: Mucha, Baines, Gibson, Heitinga, Mirallas, Distin, Osman, Pienaar, Coleman, Fellaini, Anichebe
Cadangan: Springthorpe, Oviedo, Jelavic, Naismith, Neville, Barkley, Duffy
Manchester City: Hart, Zabaleta, Kolo Toure, Nastasic, Milner, Garcia, Barry, Kolarov, Silva, Tevez, Dzeko
Cadangan: Pantilimon, Razak, Nasri, Sinclair, Lescott, Clichy, Lopes.
(akr)