Status nggak jelas, Persebaya konfirmasi PT LI dan PT LPIS

Senin, 18 Maret 2013 - 15:07 WIB
Status nggak jelas,...
Status nggak jelas, Persebaya konfirmasi PT LI dan PT LPIS
A A A
Sindonews.com - Nasib Persebaya IPL makin buram setelah tidak mendapatkan pengakuan dalam putusan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Senin (18/3), manajemen meliburkan latihan dengan dalih jadwal laga melawan Persibo Bojonegoro di kompetisi Indonesian Super League (IPL) diundur.

Namun, Corporate Secretary PT Pengelola Persebaya Indonesia, Ram Surahman membatah jika libur latihan sebagai imbas dari hasil KLB. "Memang latihan masih libur, tapi tidak ada sangkut pautnya dengan KLB. Libur karena Coach Ibnu masih berada di Jakarta," bantahnya.

Keberadaan Ibnu di Jakarta, lanjut Ram, karena menemui CEO Persebaya, I Gede Widiade untuk membahas persiapan Persebaya di dua laga kandang berikutnya. Terutama laga lawan Persibo Bojonegoro yang terancam ditunda. "Kita membahas permintaan Persibo dan bagaimana bersikap tentang larangan dari pihak keamanan," ujarnya.

Ditambahkan Ram, laga melawan Persibo yang dijadwalkan digelar 26 Maret terancam mundur setelah manajemen Bajul Ijo mendapat surat resmi dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), terkait penundaan laga derby Jawa Timur (Jatim) ini.

"Katanya, Persibo ingin fokus pertandingan mereka di AFC Cup. Soal ditundanya sampai tanggal berapa, kami belum tahu. Kami masih menunggu surat lanjutan dari LPIS," ujarnya.

Permintaan penundaan laga dari Persibo sebanarnya cukup janggal. Sebab, dalam jadwal IPL, setelah dikalahkan tim asal Maladewa, New Radiant, 12 Maret lalu, Laskar Angling Dharma memiliki jeda cukup panjang, lebih dari tiga pekan, sebelum menghadapi pertandingan berikutnya lawan Sun Hei asal Hongkong, 3 April nanti.

Dari rentan watu tiga pekan itu, Laskar Angling Dharma dijadwalkan menjalani dua laga di IPL, yakni lawan Persebaya (26 Maret) dan away ke kandang Bontang FC (30 Maret). Lebih tepat, bila pertandingan lawan Bontang FC yang ditunda. Sebab, jadwal Persibo melawan Bontang FC lebih dekar dengan jadwalAFC Cup.

Anehnya lagi, pihak Persebaya ternyata tak keberatan dengan permintaan Persibo. Sebab, Persebaya juga masih menunggu kejelasan izin pertandingan dari pihak keamanan. "Kita kan belum tahu larangan dari pihak kepolisian ini berlaku sampai kapan. Semoga larangan itu segera dicabut," ujar Ram.

Amburadulnya jadwal IPL semakin menguatkan signal jika kompetisi akan terhenti di tengah jalan setelah sebagai besar klub IPL tidak mendapatkan pengakuan di KLB PSSI. Dua di antaranya, Persebaya dan Arema yang tidak mendapatkan tempat dalam penyatuan liga musim depan karena dianggap ilegal.

Terpisah, CEO I Gede Widiade mengatakan belum bisa bersikap karena masih melakukan koordinasi dengan PT Liga Prima Sportindo Indonesia dan PT Liga Indonesia. "Kita masih konfirmasi sama IPL dan ISL, baru kita ambil langkah berikutnya," ucapnya.
(aww)
Berita Terkait
Bruno Moreira Gabung...
Bruno Moreira Gabung Persebaya, Netizen: Duh Manisnya
Masakan Khas Arab Jadi...
Masakan Khas Arab Jadi Menu Favorit Mahmoud selama Ramadhan
Protes Kinerja Wasit...
Protes Kinerja Wasit Liga 1, Persebaya Tuntut PT LIB Segera Evaluasi
Resmi! Paul Munster...
Resmi! Paul Munster Jadi Pelatih Anyar Persebaya Surabaya
Bonek: Eri Kemana saat...
Bonek: Eri Kemana saat Persebaya Terusir dari Mess Karanggayam?
Jalan Rendi Irwan Merintis...
Jalan Rendi Irwan Merintis Karir Kepelatihan dari Kampung
Berita Terkini
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
6 menit yang lalu
Menit ke-95! Martinelli...
Menit ke-95! Martinelli Tulis Rekor Baru Piala Dunia
40 menit yang lalu
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
2 jam yang lalu
Kejutan! Paraguay Singkirkan...
Kejutan! Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved