Tanpa dua pemain bintang, Afsel tetap pede
Kamis, 21 Maret 2013 - 05:18 WIB
Tanpa dua pemain bintang, Afsel tetap pede
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang pertandingan menghadapi Polandia di babak kedua Grup I zona Eropa/Afrika Piala Davis, Afrika Selatan ditinggalkan dua penggawa andalannya, Kevin Anderson dan Izak van der Merwe. Anderson absen karena kesibukannya di turnamen ATP dan sedang menjalani pemulihan dari operasi siku, sedangkan Van der Merwe, baru saja tertimpa masalah cedera.
Ketidakhadiran kedua pemain itu dalam skuad Tim Davis Afsel, tidak serta merta membuat Presiden TSA (asosiasi tenis Afsel), Bongani Zondi, merasa pesimistis. Sebaliknya, Zondi yakin bahwa Afsel akan tampil mengagumkan melawan Polandia. "Kami yakin dengan skuad yang kami miliki saat ini," tegasnya dalam sebuah pernyataan yang dikutip Super Sport.
Pemain veteran Rik de Voest akan memimpin tim yang diperkuat oleh Klaasen Raven, Ruan Roelofse dan Jean Andersen. Sementara, John-Laffnie de Jager tetap akan bertindak sebagai kapten tim Afsel.
Dalam usahanya untuk menembus Grup Dunia, Afsel selalu tersandung dalam melintasi rintangannya itu selama empat tahun terakhir berturut-turut. "Polandia akan menjadi lawan sulit untuk dikalahkan di rumah mereka sendiri, tapi skuad kami telah memenangkan tantangan sebelumnya dan kami menjaga harapan tetap tinggi untuk tim kami demi membuat kejutan," kata De Jager.
Ketidakhadiran kedua pemain itu dalam skuad Tim Davis Afsel, tidak serta merta membuat Presiden TSA (asosiasi tenis Afsel), Bongani Zondi, merasa pesimistis. Sebaliknya, Zondi yakin bahwa Afsel akan tampil mengagumkan melawan Polandia. "Kami yakin dengan skuad yang kami miliki saat ini," tegasnya dalam sebuah pernyataan yang dikutip Super Sport.
Pemain veteran Rik de Voest akan memimpin tim yang diperkuat oleh Klaasen Raven, Ruan Roelofse dan Jean Andersen. Sementara, John-Laffnie de Jager tetap akan bertindak sebagai kapten tim Afsel.
Dalam usahanya untuk menembus Grup Dunia, Afsel selalu tersandung dalam melintasi rintangannya itu selama empat tahun terakhir berturut-turut. "Polandia akan menjadi lawan sulit untuk dikalahkan di rumah mereka sendiri, tapi skuad kami telah memenangkan tantangan sebelumnya dan kami menjaga harapan tetap tinggi untuk tim kami demi membuat kejutan," kata De Jager.
(nug)