Fans berharap pemain PSM bisa latihan kembali
Sabtu, 25 Mei 2013 - 11:19 WIB
Fans berharap pemain PSM bisa latihan kembali
A
A
A
Sindonews.com -- Permasalahan finansial yang terus menerpa Skuad Juku Eja julukan PSM, hingga mengakibatkan para pemainnya melakukan aksi mogok latihan, juga mengundang perhatian kelompok suporter.
Kelompok suporter yang juga merupakan pemain ke 12 dalam setiap laga Pasukan Ramang ini berharap agar para pemain bisa menghentikan aksi mogoknya. "Kami berharap agar semua permasalahan bisa terjadi, pemain kembali berlatih, managemen berbenah dan suporter lega," kata Uki Nugraha kordinator kelompok Suporter Laskar Ayam Jantan dari Timur ini.
Aksi mogok para punggawa PSM kembali dilakukan oleh Andi Oddang dkk, pasalnya hingga saat ini gaji kontrak mereka sudah dua bulan belum dibayarkan oleh pihak managemen, belum lagi janji bonus saat meraih kemenangan diempat pertandingan pada kompetisi Indonesia Supuer League (IPL) musim ini yang belum dibayarkan.
Selama Pasukan Ramang menjalani kompetisi di IPL, masalah finansial terus membelit hampir seluruh klub yang bertabding, pasalnya PT LIPS belum mendapatkan kerjasama hak siar untuk mempublikasikan pertandingan. Akibatnya para sponsor yang bermodal tebal juga enggan menjadi sponsor klub yang berlaga.
Bukan hanya itu, di klub tertua di Indonesia ini, PSM juga terkena imbasnya, hingga para punggawanya sudah melakukan aksi mogok latihan selama akhir putara pertama musim ini. Paling parah aksi mogok para pemain saat mempersiapkan pertandingan kandang di Gelora Stadion Andi Mattalatta, menjamu tamunya Semen Padang. Karena kurang persiapan PSM harus kalah tipis 0-1 dari tamunya, hingga PSM terbenam pada posisi ke 12.
Selanjutnya, setelah berhasil menundukkan Pro Duta yang berada di posisi tiga klasemen sementara, PSM berhasil naik ke peringkat Tujuh dengan raihan 12 poin. Kali ini aksi mogok kembali terjadi, saat pasukan Laskar Ayam Jantan dari Timur ini mempersiapkan dirinya untuk mencuri poin saat menjalani tur ke Jawan pertengahan Juni mendatang, karena PSM harus finis pada posisi empat klasemen sementara jika akan berlaga di Indonesia Super Leage (ISL) tahun depan.
Bukan hanya itu, Uky juga mengatakan dirinya tetap akan meberikan dukungan penuh terhadap klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini. "Tentu kami tetap akan menberikan dukungan, apalagi saat ini PSM dalam kondisi yang terpuruk. PSM is my life," ungkapnya pada KORAN SINDO.
Diketahui saat ini, pihak managemen PSM telah menandatangani perjanjian kerja sama bersama telepisi swasta nasional yakni Kompas TV untuk menyiarkan pertandingan PSM, hal ini juga memberikan angin segar pada skuad Juku Eja, karena diharap dengan disiarkannya pertandingan PSM maka akan mendatangkan berbagai sponsor hingga masalah finansial bisa teratasi.
Kelompok suporter yang juga merupakan pemain ke 12 dalam setiap laga Pasukan Ramang ini berharap agar para pemain bisa menghentikan aksi mogoknya. "Kami berharap agar semua permasalahan bisa terjadi, pemain kembali berlatih, managemen berbenah dan suporter lega," kata Uki Nugraha kordinator kelompok Suporter Laskar Ayam Jantan dari Timur ini.
Aksi mogok para punggawa PSM kembali dilakukan oleh Andi Oddang dkk, pasalnya hingga saat ini gaji kontrak mereka sudah dua bulan belum dibayarkan oleh pihak managemen, belum lagi janji bonus saat meraih kemenangan diempat pertandingan pada kompetisi Indonesia Supuer League (IPL) musim ini yang belum dibayarkan.
Selama Pasukan Ramang menjalani kompetisi di IPL, masalah finansial terus membelit hampir seluruh klub yang bertabding, pasalnya PT LIPS belum mendapatkan kerjasama hak siar untuk mempublikasikan pertandingan. Akibatnya para sponsor yang bermodal tebal juga enggan menjadi sponsor klub yang berlaga.
Bukan hanya itu, di klub tertua di Indonesia ini, PSM juga terkena imbasnya, hingga para punggawanya sudah melakukan aksi mogok latihan selama akhir putara pertama musim ini. Paling parah aksi mogok para pemain saat mempersiapkan pertandingan kandang di Gelora Stadion Andi Mattalatta, menjamu tamunya Semen Padang. Karena kurang persiapan PSM harus kalah tipis 0-1 dari tamunya, hingga PSM terbenam pada posisi ke 12.
Selanjutnya, setelah berhasil menundukkan Pro Duta yang berada di posisi tiga klasemen sementara, PSM berhasil naik ke peringkat Tujuh dengan raihan 12 poin. Kali ini aksi mogok kembali terjadi, saat pasukan Laskar Ayam Jantan dari Timur ini mempersiapkan dirinya untuk mencuri poin saat menjalani tur ke Jawan pertengahan Juni mendatang, karena PSM harus finis pada posisi empat klasemen sementara jika akan berlaga di Indonesia Super Leage (ISL) tahun depan.
Bukan hanya itu, Uky juga mengatakan dirinya tetap akan meberikan dukungan penuh terhadap klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini. "Tentu kami tetap akan menberikan dukungan, apalagi saat ini PSM dalam kondisi yang terpuruk. PSM is my life," ungkapnya pada KORAN SINDO.
Diketahui saat ini, pihak managemen PSM telah menandatangani perjanjian kerja sama bersama telepisi swasta nasional yakni Kompas TV untuk menyiarkan pertandingan PSM, hal ini juga memberikan angin segar pada skuad Juku Eja, karena diharap dengan disiarkannya pertandingan PSM maka akan mendatangkan berbagai sponsor hingga masalah finansial bisa teratasi.
(wbs)