Managemen PSM tak tinggal diam

Sabtu, 25 Mei 2013 - 14:23 WIB
Managemen PSM tak tinggal...
Managemen PSM tak tinggal diam
A A A
Sindonews.com -- Di tengah permasalahan finansial, yang saat ini menghinggapi sejumlah klub yang berkompetisi di Indonesia Primer League (IPL) termasuk PSM, membuat pengurus PSM tidak patah arang.

Apalagi saat ini, para pemain melakukan aksi mogok latihan rutin, karena sudah dua bulan gaji mereka tidak terbayarkan yakni pada bulan April hingga Mei. Bukan hanya itu janji pihak managemen untuk membayar bonus empat kemenangan yang telah dijalani skuad Juku Eja julukan PSM hingga kemarin belum terselesaikan.

Pihak managemen yang dimotori Shadikin Aksa, terus berupaya agar supaya klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini, mendapatkan sponsor dari para pengusaha yang berkantong tebal. Beberapa hari yang lalu pihak managemen berhasil menggandeng Kompas TV sebagai salah satu televisi nasional swasta untuk menyiarkan secara langsung pertandingan yang dijalani para punggawa PSM di kompetisi IPL musim ini.

Hal ini juga menjadi sebuah prestasi buat managemen PSM, pasalnya Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai penyelenggara liga tak mampu menggaet hati para sponsor karena sampai saat ini belum ada televisi yang menyiarkan secara langsung pertandingan klub yang berkompetisi di IPL. Namun PSM mampu membuktikan dengan menandatanganinya kontrak kerja sama dengan pertelevisian tersebut.

Melalui Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan bahwa, saat ini managemen PSM telah memenuhi janjinya kepada sponsor perihal akan disiarkannya secara langsung pertandingan PSM. "Dan sekarang menunggu dana sponsor yang akan dicairkan untuk membayar gaji para pemain, karena managemen telah memenuhi kewajibannya kepada sponsor," kata dia.

Wina sapaan akrabnya juga menjelaskan bahwa, seharusnya semua pihak terkait harus bersabar menghadapi persoalan ini. "Managemen tak pernah mogok bekerja, meskipun gaji juga belum dibayarkan. Managemen terus berusaha mencari uang demi membayar gaji pemain," ungkapnya.

Dalam hal prestasi, Pasukan Ramang ini masih tertinggal pada posisi ke tujuh klasemen sementara IPL, meski demikian tim asuhan Petar Segrt ini tetap optimis bisa finish diempat besar puncak klasemen. Namun tim ini harus bekerja keras, untuk itu pada laga tur pertengahan Juni mendatang PSM harus mencuri poin di kandang lawan.

Hingga kemarin, Andi Oddang dkk masih melakukan mogok, saat ini sudah empat hari para punggawa PSM tidak menjalani latihan rutin seperti biasanya di lapangan Karebosi. "Kami tetap akan melakukan aksi mogok sampai gaji terbayarkan, karena ini tuntutan kami," kata Oddang yang juga kapten keseblasan pasukan Laskar Ayam Jantan dari Timur.
(wbs)
Berita Terkait
Aksi Nyata Suporter...
Aksi Nyata Suporter PSM Makassar Perangi Pandemi Corona
Donasi Lawan Covid-19,...
Donasi Lawan Covid-19, Red Gank PSM Lelang Jersey Ferdinand Sinaga
Suporter PSM Makassar...
Suporter PSM Makassar Harap Ada Solusi Terbaik Untuk Liga 1
Mengenal Duo Kartini...
Mengenal Duo 'Kartini' di Tribun Suporter PSM Makassar
Perbandingan Sepak Bola...
Perbandingan Sepak Bola Indonesia dan Malaysia di Mata Pelatih PSM Makassar
Pelatih PSM Sebut Stamina...
Pelatih PSM Sebut Stamina Pemain Indonesia Hanya Bertahan 60 Menit
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
3 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
10 menit yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
17 menit yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
2 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved