Kekuatan komplet, momentum poin absolut
Selasa, 16 April 2013 - 16:34 WIB
Kekuatan komplet, momentum poin absolut
A
A
A
Sindonews.com - Persegres Gresik United memiliki momentum bagus dalam menggapai angka absolut kala menyambut Persepam Madura United (P-MU) di Stadion Petrokimia, Rabu (17/4). Rapuhnya kekuatan tim tamu menjadi salah satu faktor yang bisa melempangkan misi kemenangan tuan rumah.
P-MU datang ke Gresik dengan kondisi masih pincang karena tiga pemain vital masih dibekap cedera, yakni Kristian Adelmund, Zaenal Arif, dan Michael Orah. Ketiganya sudah absen kala P-MU diempaskan Arema Cronous pekan lalu dan terbukti mereduksi kekuatan Sapeh kerap.
Sedangkan Persegres dalam situasi sebaliknya. Walau belum dinaungi kemenangan dalam sembilan laga, paling tidak di pertarungan nanti komposisi tim relatif komplet. Bek Park Chul yang absen kala ditahan Persela Lamongan, sudah bisa bermain.
Pelatih Persegres Widodo C Putro menginginkan kans mereguk kemenangan nanti bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Sekalipun P-MU tanpa sejumlah pilar, dia meyakinan karakter permainan tim asuhan Daniel Roekito masih cukup membahayakan.
''Saat melawan Arema, mereka masih bisa membuat beberapa peluang. Itu membuktikan kekuatan mereka tidak sepenuhnya lemah karena banyak pemain yang absen. Saya yakin P-MU masih memberikan ancaman dan tak boleh membuat kami lengah,” ucap Widodo C Putro, Selasa (16/4).
Dia meminta pemain belakangnya fokus karena potensi serangan balik yang bakal diterapkan Osas Saha dkk. Serangan balik cepat yang diperagakan pemain seperti Osas Saha maupun Busari bisa menjadi momok bagi lini pertahanan Persegres. Karena itulah disiplin tinggi bakal diterapkan di jantung pertahanan.
Karena diperkirakan P-MU juga bakal bermain sedikit bertahan, Widodo juga mengingatkan pentingnya bermain sabar sekaligus kreatif. ''Kalau tim menumpuk pemain di pertahanan, jauh lebih sulit masuk kotak pinalti. Jadi perlu kesabaran dan kreativitas untuk membongkarnya,” terang Widodo.
Pola 4-2-3-1 tampaknya bakal menjadi pilihan mantan asisten pelatih timnas ini untuk menyeimbangkan penetrasi sekaligus pertahanan. Aldo Baretto yang menjadi target man, disokong gelandang serang seperti April Hadi, Siswanto, hingga Gustavo Chena.
Sementara, Pelatih P-MU Daniel Roekito berniat mematahkan suplai bola yang mengarah pada Aldo Baretto. Terutama bola-bola silang dari sayap, coba diantisipasi lebih dini karena Aldo selama ini terbukti macet tanpa mendapatkan layanan bola atas.
Ada beberapa pemain penting di Persegres, di antaranya Aldo (Baretto), Siswanto dan April Hadi. Mereka bisa melakukan tusukan sekaligus crossing berbahaya ke depan gawang. Jadi inilah yang akan kami antisipasi agar tidak banyak peluang diciptakan Persegres,” terang Daniel.
Tanpa tiga pemain utama diakuinya sedikit menyulitkan dalam menyeimbangkan kekuatan. Namun dia optmistis bisa membendung niat Persegres memperoleh kemenangan dengan pola 4-5-1. Berdasar laga kontra Arema, Daniel menganggap pemain alternatif masih bisa diandalkan.
Pola menumpuk pemain di lapangan tengah diprediksi bakal bisa menyulitkan pergerakan tuan rumah. Busari bakal menjadi striker kedua yang menopang Osas Saha di posisi paling depan. Formasi ini pernah menyulitkan Arema dalam membongkar pertahanan P-MU.
''Kehilangan tiga pemain sebenarnya terlalu banyak untuk pertandingan away. Memang tidak menguntungkan bagi kami, tapi bagaimana pun saya harus percaya kepada pemain pelapis yang nanti diturunkan. Kami merasa kualitas pemain cukup setara dan bakal bermain tenang dan tidak tertekan,” tandasnya.
Prakiraan Formasi Pemain:
Persegres Gresik (4-2-3-1):
Hery Prasetya (gk), Habib Syukron, Sasa Zecevic, Park Chul Hyung, Supandi (belakang), Ahmad Sembiring,Agus Indra, Siswanto, April Hadi, Gustavo Chena (tengah), Aldo Baretto (depan).
Persepam MU (4-5-1):
Alfonsius K (kipper), Firly Apriansyah, Fachrudin Wahyudi, Rossy Niprihanis, Kokok Roniarto (belakang), Denny Rumba, Ali Khadaffi, Khoirul Mashuda, Anton Samba, Busari (tengah), Osas Saha (depan).
P-MU datang ke Gresik dengan kondisi masih pincang karena tiga pemain vital masih dibekap cedera, yakni Kristian Adelmund, Zaenal Arif, dan Michael Orah. Ketiganya sudah absen kala P-MU diempaskan Arema Cronous pekan lalu dan terbukti mereduksi kekuatan Sapeh kerap.
Sedangkan Persegres dalam situasi sebaliknya. Walau belum dinaungi kemenangan dalam sembilan laga, paling tidak di pertarungan nanti komposisi tim relatif komplet. Bek Park Chul yang absen kala ditahan Persela Lamongan, sudah bisa bermain.
Pelatih Persegres Widodo C Putro menginginkan kans mereguk kemenangan nanti bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Sekalipun P-MU tanpa sejumlah pilar, dia meyakinan karakter permainan tim asuhan Daniel Roekito masih cukup membahayakan.
''Saat melawan Arema, mereka masih bisa membuat beberapa peluang. Itu membuktikan kekuatan mereka tidak sepenuhnya lemah karena banyak pemain yang absen. Saya yakin P-MU masih memberikan ancaman dan tak boleh membuat kami lengah,” ucap Widodo C Putro, Selasa (16/4).
Dia meminta pemain belakangnya fokus karena potensi serangan balik yang bakal diterapkan Osas Saha dkk. Serangan balik cepat yang diperagakan pemain seperti Osas Saha maupun Busari bisa menjadi momok bagi lini pertahanan Persegres. Karena itulah disiplin tinggi bakal diterapkan di jantung pertahanan.
Karena diperkirakan P-MU juga bakal bermain sedikit bertahan, Widodo juga mengingatkan pentingnya bermain sabar sekaligus kreatif. ''Kalau tim menumpuk pemain di pertahanan, jauh lebih sulit masuk kotak pinalti. Jadi perlu kesabaran dan kreativitas untuk membongkarnya,” terang Widodo.
Pola 4-2-3-1 tampaknya bakal menjadi pilihan mantan asisten pelatih timnas ini untuk menyeimbangkan penetrasi sekaligus pertahanan. Aldo Baretto yang menjadi target man, disokong gelandang serang seperti April Hadi, Siswanto, hingga Gustavo Chena.
Sementara, Pelatih P-MU Daniel Roekito berniat mematahkan suplai bola yang mengarah pada Aldo Baretto. Terutama bola-bola silang dari sayap, coba diantisipasi lebih dini karena Aldo selama ini terbukti macet tanpa mendapatkan layanan bola atas.
Ada beberapa pemain penting di Persegres, di antaranya Aldo (Baretto), Siswanto dan April Hadi. Mereka bisa melakukan tusukan sekaligus crossing berbahaya ke depan gawang. Jadi inilah yang akan kami antisipasi agar tidak banyak peluang diciptakan Persegres,” terang Daniel.
Tanpa tiga pemain utama diakuinya sedikit menyulitkan dalam menyeimbangkan kekuatan. Namun dia optmistis bisa membendung niat Persegres memperoleh kemenangan dengan pola 4-5-1. Berdasar laga kontra Arema, Daniel menganggap pemain alternatif masih bisa diandalkan.
Pola menumpuk pemain di lapangan tengah diprediksi bakal bisa menyulitkan pergerakan tuan rumah. Busari bakal menjadi striker kedua yang menopang Osas Saha di posisi paling depan. Formasi ini pernah menyulitkan Arema dalam membongkar pertahanan P-MU.
''Kehilangan tiga pemain sebenarnya terlalu banyak untuk pertandingan away. Memang tidak menguntungkan bagi kami, tapi bagaimana pun saya harus percaya kepada pemain pelapis yang nanti diturunkan. Kami merasa kualitas pemain cukup setara dan bakal bermain tenang dan tidak tertekan,” tandasnya.
Prakiraan Formasi Pemain:
Persegres Gresik (4-2-3-1):
Hery Prasetya (gk), Habib Syukron, Sasa Zecevic, Park Chul Hyung, Supandi (belakang), Ahmad Sembiring,Agus Indra, Siswanto, April Hadi, Gustavo Chena (tengah), Aldo Baretto (depan).
Persepam MU (4-5-1):
Alfonsius K (kipper), Firly Apriansyah, Fachrudin Wahyudi, Rossy Niprihanis, Kokok Roniarto (belakang), Denny Rumba, Ali Khadaffi, Khoirul Mashuda, Anton Samba, Busari (tengah), Osas Saha (depan).
(aww)