Semprotan air, picu keributan Wilshere dan Mirallas
Kamis, 18 April 2013 - 00:49 WIB
Semprotan air, picu keributan Wilshere dan Mirallas
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang Arsenal Jack Wilshere terlibat keributan dengan Kevin Mirallas pada laga The Gunners-julukan Arsenal kontra Everton pada lanjutan Liga Premier Inggris, Selasa (16/4). Insiden tersebut bermula saat berjalan menuju lorong ke kamar ganti, Mirallas menerima botol minuman dari staf pelatih Everton, membukanya, dan menyemprotkan air minuman tepat ke arah Wilshere yang sedang berjalan di belakangnya.
Kontan perbuatan Mirallas itu memicu kemarahan Wilshere yang membuatnya langsung mencekik leher Mirallas sehingga harus ditahan oleh kapten Everton Phil Neville dan Seamus Coleman. Beruntung keduanya cepat dilerai sehingga mencegah keributan yang lebih luas. Sementara itu pelatih Arsenal, Arsene Wenger menanggapinya hal itu sebagai ulah Everton untuk mengacaukan taktik.
"Saya tidak mau menyalahkan wasit, tapi kami sebenarnya memiliki peluang meraih kemenangan. Mereka melakukan melakukan upaya fisik terhadap kami untuk mengganggu taktik permainan kami. Terkadang berlebihan, tapi wasit harus mengambil keputusan yang tepat. Kalau memang cekcok di lorong pemain itu tertangkap kamera televisi, semua orang akan segera mengetahuinya," terang Wenger seperti dilansir The Sun, Kamis (18/4/2013).
Aroma persaingan memang terasa mengingat kedua tim masih memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Sementara terkait jalannya pertandingan, Wenger mengaku tetap optimis timnya mampu mengamankan posisi di empat besar pada akhir musim. "Secara keseluruhan kami mampu mempertahankan trend positif kami tanpa kebobolan dan kami seharusnya dapat mencetak gol," tandasnya.
Kontan perbuatan Mirallas itu memicu kemarahan Wilshere yang membuatnya langsung mencekik leher Mirallas sehingga harus ditahan oleh kapten Everton Phil Neville dan Seamus Coleman. Beruntung keduanya cepat dilerai sehingga mencegah keributan yang lebih luas. Sementara itu pelatih Arsenal, Arsene Wenger menanggapinya hal itu sebagai ulah Everton untuk mengacaukan taktik.
"Saya tidak mau menyalahkan wasit, tapi kami sebenarnya memiliki peluang meraih kemenangan. Mereka melakukan melakukan upaya fisik terhadap kami untuk mengganggu taktik permainan kami. Terkadang berlebihan, tapi wasit harus mengambil keputusan yang tepat. Kalau memang cekcok di lorong pemain itu tertangkap kamera televisi, semua orang akan segera mengetahuinya," terang Wenger seperti dilansir The Sun, Kamis (18/4/2013).
Aroma persaingan memang terasa mengingat kedua tim masih memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Sementara terkait jalannya pertandingan, Wenger mengaku tetap optimis timnya mampu mengamankan posisi di empat besar pada akhir musim. "Secara keseluruhan kami mampu mempertahankan trend positif kami tanpa kebobolan dan kami seharusnya dapat mencetak gol," tandasnya.
(akr)