Rela akur demi negara

Jum'at, 07 Juni 2013 - 09:39 WIB
Rela akur demi negara
Rela akur demi negara
A A A
Sindonews.com - Gengsi kerap jadi taruhan setiap duel tim sekota digelar. Tak terkecuali laga derby Bandung yang mempertemukan Persib Bandung dengan Pelita Bandung Raya (PBR) yang bakal kembali di helat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, 11 Juni nanti. Namun, tidak selamanya laga derby berkonotasi permusuhan akut.

Meski sempat jadi topik hangat akibat kericuhan yang melibatkan kapten Bandung Raya, Adjat Sudrajat dengan Ketua Umum Persib kala itu, Wahyu Hamijaya pada laga derby Bandung di Stadion Siliwangi, 23 Juni 1996./ Maung Bandung dan PBR sempat akur demi Negara.

Cerita menarik itu terjadi pada tahun 1996 ketika PBR yang kala itu identik dengan nama Bandung Raya berlaga di pentas Piala Winners Asia musim 1996/1997. PSSI dibawah kepemimpinan Azwar Anas, secara spontan menunjuk Bandung Raya dan PSM Makasar yang berstatus juara Wilayah Barat dan Timur tampil di ajang antarklub Asia. PSM kebagian jatah bermain di Piala Champions Asia, sedangkan Bandung Raya di ajang Piala Winners Asia.

Penunjukan kedua tim awalnya menimbulkan pro dan kontra. Sebab keduanya tidak benar-benar merepresentasikan wakil Indonesia karena ketika kejuaraan antarklub Asia dilaksanakan kompetisi Liga Indonesia musim 1995/1996 masih berjalan. Meski pada akhirnya kedua tim secara de facto memang pantas tampil di Asia setelah lolos ke partai puncak Ligina edisi II.

Adalah Yadi Mulyadi, bek tangguh milik Persib yang membuat duo Bandung bersatu. Karena pertimbangan kekurangan pemain serta demi menghindari kelelahan, Bandung Raya meminjam Yadi dari Persib untuk tampil di babak pertama Piala Winners Asia menghadapi wakil Malaysia, Pahang FA.

Selain Yadi, kala itu Bandung Raya yang ditangani pelatih asal Belanda, Henk Wullems juga meminjam sejumlah pemain dari klua lain. Diantaranya, Emanuel Maboang Kessack (Pelita Jaya), Sudirman (Arseto Solo) dan Agus Suparman (Persita Tangerang).

Setelah melewati hadangan Pahang dengan skor aggregat 5-1. Langkah Bandung Raya terhenti di babak kedua usai disingkirkan wakil Hongkong, South China dengan skor aggregat 1-5. Terlepas dari hasil buruk di pentas Asia, kesuksesan Bandung Raya pada musim 1995/1996 mempertegas julukan sepak bola Bandung sebagai kekuatan paling disegani kala itu bersama saudara tuanya Persib yang tampil dominan sejak pertengahan 1980’an hingga 1990’an
(wbs)
Berita Terkait
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Persib Bandung Keok...
Persib Bandung Keok Dibungkam Barito Putera
Keyakinan Kuat Andrew...
Keyakinan Kuat Andrew Jung Persib Bisa Juara Liga
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Kisah Mantan Pemain...
Kisah Mantan Pemain Persib Bergabung dengan Real Madrid
Doa Kapten Persib Jelang...
Doa Kapten Persib Jelang Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
2 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
5 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
18 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved