Persib permak kekuatan jelang derby Bandung
Senin, 10 Juni 2013 - 14:57 WIB
Persib permak kekuatan jelang derby Bandung
A
A
A
Sindonews.com - Persib Bandung tidak main-main dalam mempersiapkan skuadnya menjelang Derby Bandung, besok sore di Stadion si Jalak Harupat. Hampir semua aspek permainan dibenahi tim pelatih yang dipimpin head coach Djadjang 'Djanur' Nurdjaman.
Memiliki waktu persiapan sekitar lima hari, Persib terlebih dahulu melakukan perbaikan mental Atep dkk. Hasil mengecewakan di Jawa Timur memang menuntut Djanur bekerja keras mendongkrak motivasi bertanding anak asuhnya. Setelah itu, lini per lini skuad Pangeran Biru disoroti secara bertahap.
Beberapa hari pertama, tim pelatih fokus menggodok sektor pertahanan. Mayoritas sesi latihan digunakan untuk memperagakan simulasi permainan dari lini yang dipimpin Abanda Herman tersebut.
Itu dilakukan Djanur, mengingat akan adanya perubahan komposisi defender di derby Bandung nanti. Seperti diberitakan sebelumnya, central back Naser Al Sebai hampir dipastikan absen karena harus mengurus Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas) ke Suriah.
Setelah itu, pembenahan yang dilakukan Djanur sedikit demi sedikit beranjak ke sektor penyerangan. Di lini tengah, M Ridwan dkk sempat mendapatkan sorotan tajam. Terlebih saat Persib tidak berkutik di Stadion Petrokimia Gresik, pekan lalu. Para gelandang Pangeran Biru kalah total dalam pertarungan dengan lini tengah tuan rumah.
Melawan PBR, Persib pun bertumpu pada agresivitas striker-striker mereka. Target memenangi derby putaran kedua Indonesia Super League (ISL) ini tentu mensyaratkan terciptanya gol-gol penentu. Sergio van Dijk, Airlangga Sucipto, dan Kenji Adachihara, yang kemungkinan dipasang dalam komposisi lini depan, mendapatkan fokus latihan lebih dalam beberapa hari ini.
Menyadari lawannya sudah lebih tangguh dari putaran pertama lalu, Pangeran Biru berusaha memperbanyak variasi serangan. Dalam sesi latihan beberapa hari ini, simulasi skema offensif dengan kombinasi sisi lapangan dan sektor tengah kembali dimatangkan. Peran dua sayap Persib juga diprediksi kembali jadi andalan saat menjamu saudara mudanya itu.
"Ya, beberapa hari ini kami fokus latihan menyerang. Aliran bola juga mendapat perhatian lebih, bagaimana caranya agar bisa sampai ke sektor depan. Setelah itu, tentu finishing para striker yang latihannya ditingkatkan. Beberapa bentuk latihan lainnya juga dilakukan, seperti umpan crossing dan tendangan jarak jauh, " tutur Djanur.
Selain memperbanyak variasi serangan, Djanur pun berharap karakter bermain Tony Sucipto dkk bisa kembali muncul sore ini. Di laga terakhir, umpan satu-dua dengan tempo cepat sama sekali tak terlihat. Kali ini, Pangeran Biru berkesempatan mengembalikan permainan 'tik-tak' yang sudah menjadi ciri khas Persib sejak dulu.
"Para pemain diminta untuk memainkan bola dalam tempo cepat, hanya dalam satu atau dua sentuhan. Kami sudah matangkan strategi dan semua yang disiapkan jelang partai lawan PBR. Tentu kami mengincar kemenangan, apalagi kali ini bermain sebagai tuan rumah," pungkas Djanur.
Memiliki waktu persiapan sekitar lima hari, Persib terlebih dahulu melakukan perbaikan mental Atep dkk. Hasil mengecewakan di Jawa Timur memang menuntut Djanur bekerja keras mendongkrak motivasi bertanding anak asuhnya. Setelah itu, lini per lini skuad Pangeran Biru disoroti secara bertahap.
Beberapa hari pertama, tim pelatih fokus menggodok sektor pertahanan. Mayoritas sesi latihan digunakan untuk memperagakan simulasi permainan dari lini yang dipimpin Abanda Herman tersebut.
Itu dilakukan Djanur, mengingat akan adanya perubahan komposisi defender di derby Bandung nanti. Seperti diberitakan sebelumnya, central back Naser Al Sebai hampir dipastikan absen karena harus mengurus Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas) ke Suriah.
Setelah itu, pembenahan yang dilakukan Djanur sedikit demi sedikit beranjak ke sektor penyerangan. Di lini tengah, M Ridwan dkk sempat mendapatkan sorotan tajam. Terlebih saat Persib tidak berkutik di Stadion Petrokimia Gresik, pekan lalu. Para gelandang Pangeran Biru kalah total dalam pertarungan dengan lini tengah tuan rumah.
Melawan PBR, Persib pun bertumpu pada agresivitas striker-striker mereka. Target memenangi derby putaran kedua Indonesia Super League (ISL) ini tentu mensyaratkan terciptanya gol-gol penentu. Sergio van Dijk, Airlangga Sucipto, dan Kenji Adachihara, yang kemungkinan dipasang dalam komposisi lini depan, mendapatkan fokus latihan lebih dalam beberapa hari ini.
Menyadari lawannya sudah lebih tangguh dari putaran pertama lalu, Pangeran Biru berusaha memperbanyak variasi serangan. Dalam sesi latihan beberapa hari ini, simulasi skema offensif dengan kombinasi sisi lapangan dan sektor tengah kembali dimatangkan. Peran dua sayap Persib juga diprediksi kembali jadi andalan saat menjamu saudara mudanya itu.
"Ya, beberapa hari ini kami fokus latihan menyerang. Aliran bola juga mendapat perhatian lebih, bagaimana caranya agar bisa sampai ke sektor depan. Setelah itu, tentu finishing para striker yang latihannya ditingkatkan. Beberapa bentuk latihan lainnya juga dilakukan, seperti umpan crossing dan tendangan jarak jauh, " tutur Djanur.
Selain memperbanyak variasi serangan, Djanur pun berharap karakter bermain Tony Sucipto dkk bisa kembali muncul sore ini. Di laga terakhir, umpan satu-dua dengan tempo cepat sama sekali tak terlihat. Kali ini, Pangeran Biru berkesempatan mengembalikan permainan 'tik-tak' yang sudah menjadi ciri khas Persib sejak dulu.
"Para pemain diminta untuk memainkan bola dalam tempo cepat, hanya dalam satu atau dua sentuhan. Kami sudah matangkan strategi dan semua yang disiapkan jelang partai lawan PBR. Tentu kami mengincar kemenangan, apalagi kali ini bermain sebagai tuan rumah," pungkas Djanur.
(aww)