Ivanovic alami kesulitan di masa transisi

Selasa, 18 Juni 2013 - 20:26 WIB
Ivanovic alami kesulitan...
Ivanovic alami kesulitan di masa transisi
A A A
Sindonews.com - Dalam masa transisi dari lapangan tanah liat menuju rumput, Ana Ivanovic mungkin telah mengalami kegagalan untuk menaklukkan lapangan rumput Eastbourne Internasional tahun ini, namun petenis nomor 12 dunia itu kini menuju grand slam lapangan rumput, Wimbledon, yang di sana Ivanovic pernah menembus hingga semifinal pada 2007.

Menempati unggulan ketujuh, Ivanovic justru menyerah kepada Elena Vesnina di babak pertama, Senin (17/6) waktu setempat. Meski kalah 2-6, 6-4, 6-3 dari wakil Rusia tersebut, namun Ivanovic mendapatkan beberapa pertanda menggemberikan. Mantan petenis nomor satu dunia itu merasa bermain sangat luar biasa di set pembuka, dia mampu memukul 11 aces, dan sempat memimpin di set penentuan. "Saya benar-benar merasa saya bermain bagus di awal, itu beberapa poin di sana-sini, yang benar-benar memutuskan hasil pertandingan," tandas Ivanovic, Selasa.

"Saya pikir di set kedua dan ketiga, ia melakukan servis yang jauh lebih baik dibanding set pertama, dan itu membuat perbedaan besar di (lapangan) rumput. Dan selalu sulit ketika Anda memainkan pertandingan pertama di lapangan rumput, terkadang semuanya terjadi terlalu cepat. Tapi saya masih merasa sepertinya saya memiliki banyak peluang," jelas gadis asal Serbia itu, dikutip laman resmi WTA.

"Secara keseluruhan saya sangat senang dengan servis saya, dan di set pertama saya melakukan beberapa hal yang cukup baik."

Sebelumnya, Ivanovic berhasil memenangkan dua pertemuannya dengan Vesnina secara straight set, namun laga itu digelar di lapangan keras dan tanah liat. "Sangat sulit untuk mendapatkan ritme di lapangan rumput. Anda tidak mendapatkan banyak poin yang panjang. Saya pasti lebih memilih untuk memiliki ritme dan membangun poin. Itulah mengapa saya menikmati lapangan tanah liat begitu banyak."

"Segala sesuatu terjadi lebih lambat. Tapi menyenangkan bisa bermain di lapangan rumput, karena Anda harus cepat dan bereaksi. Saya juga memiliki gaya permainan yang bisa membawa saya untuk melakukan pukulan yang hebat. Jadi ini hanya masalah keseimbangan. Ini hanya masalah permukaan pertandingan dan saya mulai terbiasa untuk itu."
(nug)
Berita Terkait
Daniela Hantuchova,...
Daniela Hantuchova, Petenis Imut Nan Cantik Ini Beralih Profesi Jadi Komentator
Profil Steffi Graf,...
Profil Steffi Graf, Ratu Tenis yang Melegenda
Sejarah, Petenis Muda...
Sejarah, Petenis Muda Indonesia Rebut Dua Gelar di Singapura
Dirilis Forbes, Atlet...
Dirilis Forbes, Atlet Tenis Ternyata Paling Tajir
SEA Games 2023, Tim...
SEA Games 2023, Tim Tenis Indonesia Bertolak ke Kamboja Hari Ini
131 Petenis Cilik Ramaikan...
131 Petenis Cilik Ramaikan West Tennis Academy (WTA) Pigeon Teens Series 2023
Berita Terkini
Alexis Mac Allister...
Alexis Mac Allister Cetak Gol, Argentina Unggul atas Swiss 1-0
21 menit yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Dibuka, 144 Pegolf Ambil Bagian
54 menit yang lalu
5 Fakta Menarik Inggris...
5 Fakta Menarik Inggris Singkirkan Norwegia di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Bellingham Antar Inggris...
Bellingham Antar Inggris ke Semifinal, Norwegia Tersingkir Lewat Drama Extra Time
2 jam yang lalu
Norwegia vs Inggris...
Norwegia vs Inggris Imbang 1-1: Laga Lanjut ke Extra Time
3 jam yang lalu
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved